SERANG – Nyawa Siti Nurjanah (15) tidak tertolong. Remaja putri asal Kampung Kayak, Desa/Kecamatan Baros, Kabupaten Serang, itu menjadi korban tabrak lari.
Insiden yang merenggut nyawa Siti Nurjanah terjadi di Jalan Serang-Pandeglang, tepat di depan Diler Yamaha, kemarin (28/4) sekira pukul 11.00 WIB.
Di ruas jalan di Kampung Pertanian, Desa/Kecamatan Baros itu, korban terjatuh bersama Supriani (16) dan sepeda motor yang mereka kendarai, Honda Beat A 4696 HE. Kedua anak baru gede (ABG) ini disenggol sebuah mobil yang belum diketahui identitasnya.
Sebelumnya, Siti Nurjanah dibonceng Supriani. Mereka melaju dari arah Kabupaten Pandeglang menuju Kota Serang.
Dari arah yang sama, sebuah mobil menyalip Supriani dan Siti Nurjanah. Namun, jelas Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Serang Kota Ajun Komisaris Polisi (AKP) Rifki Setriawan, “(Mobil yang hendak menyalip-red) menyenggol spion sepeda motor korban sehingga oleng dan terjatuh”.
Nahas bagi Siti Nurjanah, kepalanya membentur aspal ketika terjatuh. Korban sempat dibawa ke klinik kesehatan terdekat. Namun, petugas medis klinik disebutkan angkat tangan akibat luka yang diderita Siti Nurjanah terbilang parah. Korban kemudian dirujuk ke RS dr Drajat Prawiranegara, Kota Serang.
“Setelah sampai di rumah sakit (RS dr Drajat Prawiranegara-red), korban meninggal dunia,” ujar Rifki.
Unit Kecelakaan Lalu Lintas Polres Serang Kota masih menyelidiki tabrak lari maut ini. Polisi sedang mencari mobil yang menyenggol korban. “Masih diselidiki,” tegas Rifki. (Merwanda/Radar Banten)









