SERANG – Lebih dari 1.000 warga Kota Serang mengikuti fun bike, yang merupakan rangkaian perayaan HUT Bank BJB ke-56, HUT Kodam III Siliwangi ke-71, dan Korem Maulana Yusuf Ke-51, Kamis (25/5).
Acara yang dimulai pukul 06.15 WIB di depan Kantor Cabang Khusus Bank BJB Banten di Jalan Veteran, Kota Serang, ini menuju Banten Lama di Kecamata Kasemen, dan kembali lagi ke Alun-Alun Barat Kota Serang.
Acara dihadiri Direktur Utama Bank BJB Ahmad Irfan, Danrem 064/MY Kolonel Czi Ito Hediarto, Ketua DPRD Banten Asep Rahmatullah, Dandim 062 Letkol Inf Oki Andriansyah Adiwirya, Wakil Walikota Serang Sulhi, dan jajaran pimpinan Bank BJB KCK Banten.
Saat tiba di Banten Lama disambut oleh Ketua Kenadziran Banten Lama Tb Abbas Wase. Pimpinan Bank BJB menyerahkan bantuan untuk renovasi pembangunan Masjid Agung Banten.
“Mengapa kami pilih acara fun bike? Ini karena kami sadar bahwa secara tidak sadar kami juga harus menciptakan generasi muda, karena generasi muda yang sehat akan berdampak menjadi generasi muda yang memiliki kualitas yang bagus dan akan berguna bagi persaingan di dunia internasional,” kata Direktur Utama Bank BJB Ahmad Irfan saat diwawancarai.
Sementara itu, pemberian dana CSR ini untuk memperbaiki keramik dan pengecatan Masjid Agung Banten Lama menjelang Ramadan.
“Selain kami berikan bantuan tersebut, kami juga akan berikan bantuan bagi 1.000 anak yatim di Banten. Yang kami berikan seluruh Indonesia sudah hampir 8.500 anak yatim, namun kami masih menargetkan sebanyak 15.000 anak yatim,” terangnya.
Acara yang bertemakan Tandamata untuk Negeri, Membangun Indonesia Untuk Negeri tersebut memiliki alasan kuat menggelar perayaan HUT BJB ke-56 di Banten.
“Di usia ke-56 ini juga berkat doa masyarakat Banten, Bank BJB tetap berkiprah bahkan menjadi 14 bank terbesar di Indonesia,” ungkapnya.
Rencananya, Bank BJB akan menambah potensi baru di Banten yakni Branchless Banking dan Laku pandai yang akan ditambah hinggal 1.000 khusus di Banten.
“Saat ini di Banten baru ada sekitar 100 laku pandai dan rencananya nomor 1 di Jabar dan Banten. Kami berharap BJB tetap menyatu dengan masyarakat Banten,” harapnya. (Wirda Gariza Haq)










