SERANG – Kebakaran hebat melanda perkampungan suku adat Baduy Luar, di Cisaban, Kanekes, Leuwidamar, Lebak, Banten, Selasa (23/5) malam. Musibah tersebut menghanguskan lebih ari 60 rumah tinggal Suku Baduy Luar. Kondisi perkampungan tersebut, kini rata dengan tanah, dan seluruh Suku Baduy Luar dalam proses evakuasi pengungsian.
Melihat kondisi tersebut, Dompet Dhuafa Banten, langsung merespons cepat musibah tersebut. Tim relawan Dompet Dhuafa Banten berkolaborasi dengan tim respon cepat Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa, sigap terjun di lokasi kebakaran perkampungan Suku Baduy Luar.
“Kami saat ini menerjunkan tim relawan yang berkolaborasi dengan tim DMC dan Lembaga Pelayan Masyarakat Dompet Dhuafa pusat. Sembari menunggu data kebutuhan di lapangan, tim kami juga menyiapkan sembako dan beberapa kebutuhan dasar yang dibutuhkan pengungsi, terutama untuk balita dan lansia. Upaya sinergi antar divisi juga kami upayakan,” ungkap Abdurahman Usman, Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Banten, Rabu (24/5), melalui siaran pers.
Upaya sinergi antardivisi dipersiapkan guna menyiasati pembagian tim untuk respon dan persiapan Ramadhan. Sehingga respon dapat berjalan dengan cepat dan efektif untuk #LoveBaduy.
Sebanyak 84 rumah adat milik warga Baduy Luar, Kampung Cisaban RT 02 RW 06, Desa Kanekes, Leuwidamar, Lebak, Banten, habis terbakar, Selasa (23/5). Akibatnya, sekitar 105 keluarga harus mengungsi ke kampung-kampung di sekitarnya. (Aas Arbi)









