SERANG – Mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Serang Lalu Atharussalam menunjukan keseriusannya untuk menitih karir perpolitikan sebagai salah satu dari 17 bakal calon Walikota Serang yang mendaftar ke DPD PAN Kota Serang.
Keseriusannya tersebut ditunjukan dengan mengembalikan formulir pendaftaran penjaringan bakal calon walikota dan wakil walikota yang digelar partai tersebut.
Mengenakan batik lengan panjang berwarna biru, Lalu tiba di kantor DPD PAN Kota Serang di Kecamatan Kaujon, Kota Serang sekira pukul 14:00 menggunakan kendaraan jenis SUV warna hitam.
Dalam kesempatan tersebut Lalu tidak sendiri, mantan birokrat tersebut datang didampingi sejumlah simpatisan pendukungnya dengan pakaian lengan panjang warna putih dengan gambar silued wajah Lalu di dada bagian kiri.
“Sebagai manusia saya harus optimis, tapi saya tidak mau mendahului sesuatu yang belum terjadi,” ujar Lalu menjawab pertanyaan awak media setelah penyerahan formulir pendaftaran bakal calon walikota dan wakil walikota Serang di Kantor DPD PAN Kota Serang, Jumat (2/6).
Lalu merasa mempunyai kesamaan visi misi dengan partai yang telah berdiri sejak 23 Agustus 1998 tersebut. Satu kesamaan yang paling mendasar adalah semangat membangun Kota Serang dengan menjalankan amanah sebaik mungkin.
Terkait pembangunan Kota Serang, Lalu soroti kondisi infrastruktur di ibu kota Provinsi Banten tersebut. Kemacetan yang kerap terjadi di sejumlah ruas jalan di Kota Serang menunjukan jika infrastruktur masih sangat membutuhkan perhatian.
“Perkembangan show room mobil di Kota Serang sangat pesat, tapi tidak diimbangi dengan pembangunan infrastruktur. Kedepan perlu dibuka jalan-jalan baru untuk mengurai kemacetan tersebut,” katanya.
Kota Serang selain sebagai kota jasa dan perdagangan, Lalu ingin menjadikan Kota Serang sebagai kota pendidikan. Untuk mewujdukan itu, pembangunan infrastruktur sangat diperlukan.
Sementara itu, Ketua Tim Pemilu DPD PAN Kota Serang Teguh Prinaryanto menjelaskan, dengan Lalu, sudah ada 10 bakal calon walikota dan wakil walikota yang telah mengembalikan formulir. Diantaranya, Ahmad Roasadi, Edi Sumatirta, Muqodas Suhada, Syafrudin, Wahyu Papat JR, Purbo Asmoro, Agus setiawan, Najib Hamas, Subadri, dan Lalu.
“Kita berikan waktu sampai hari Sabtu besok, ada beberapa yang belum mengembalikan tapi menkonfirmasi akan mengembalikan. Hari ada dua orang lagi dan sisa lima kemungkinan besok,” ujarnya.
Menurut Teguh, PAN merupakan partai yang terbuka, sehingga siapapun mempunyai kesempatan yang sama untuk mendapatkan dukungan dari PAN pada Pilwalkot 2018 mendatang.
“Kita menyadari jika kita harus koalisi, penentuan bukan pada tahapan ini, namun nanti pada tahapan-tahapan selanjutnya, salah satunya penyampaian visi dan misi,” kata Teguh. (Bayu Mulyana/coffeandchococake@gmail.com)









