CILEGON – Pemasangan pipa jaringan gas bumi dari Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk rumah tangga di tiga kelurahan di Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon telah rampung.
Camat Citangkil, Kota Cilegon Joko Purwanto mengatakan dari Kelurahan Warnasari, Kelurahan Kebonsari, dan Kelurahan Deringo yang menjadi pilot project penerapan program tersebut sudah ada sudah sekitar 2.300 sambungan Rumah Tangga (SR) yang teraliri gas. Sedangkan sebagian lainnya masih tahap penghidupan jaringan.
“Pemasangannya (pipa) sudah selesai. Dari target 4.066 sambungan jaringan rumah tangga itu. Cuma sekarang masih gas in yaitu menghidupkan jaringannya. Karena tidak bisa 4.066 rumah itu hidup sekaligus,” ujar Joko Purwanto usai menghadiri sosialisasi layanan kenotariatan di aula Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon, Kamis (8/6).
Dijelaskannya, penghidupan jaringan gas dilakukan oleh tim pertamina pusat dengan mengunjungi setiap rumah untuk membuka saluran tersebut. Sampai saat ini proses tersebut masih berlangsung. “Dari 4000 jaringan gas rumah tangga itu dibagi dari sembilan titik pengendali atau station regulation. Dari 9 station regulation itu sudah ada 5 station regulation yang mengiliri gas. Tinggal 4 lagi,” katanya.
Joko menargetkan pada bulan Juli nanti sebanyak 4.066 jaringan gas bumi rumah tangga tersebut sudah dapat dimanfaatkan. Teraliri gas, api sudah dapat dinyalakan. “Ini program pemerintah peralihan dari elpiji ke gas bumi. Siapa saja yang mau silahkan. Kalau minat dipasang, tapi harus membuat surat pernyataan diatas materai,” tuturnya. (Riko Budi Santoso/rikosabita@gmail.com)









