• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Bisnis

Dari Tugas Kuliah Jadi Lahan Penghasilan Jutaan Rupiah

Aas Arbi by Aas Arbi
Rabu, 2 Agustus 2017 01:42
in Bisnis, Featured, Pendidikan, Wirausaha
Dari Tugas Kuliah Jadi Lahan Penghasilan Jutaan Rupiah

LEBAK – Berkat ketekunan serta keseriusan, enam mahasiswa La Tansa Mashiro berhasil menjadikan tugas kuliahnya menjadi lahan penghasilan jutaan rupiah.

Kisah inspiratif ini berawal dari Kuliah Kerja Usaha – Karya Alternatif Mahasiswa (KKU-KAM) sebagai salah satu syarat kelulusan di kampus yang berada di Kabupaten Lebak tersebut.

RelatedPosts

Sekolah gratis

Pemprov Banten Targetkan Sekolah Gratis Jangkau 120 Ribu Anak

Selasa, 6 Oktober 2026 10:49
tenaga kerja Banten

Pengangguran Banten Tinggi, Guru Besar Uniba Dorong Anak Muda Bidik Pasar Kerja Global

Selasa, 6 Oktober 2026 10:41
PT Kostec Indonesia Mandiri Raih Akreditasi SNI ISO/IEC 17020:2012

PT Kostec Indonesia Mandiri Raih Akreditasi SNI ISO/IEC 17020:2012

Selasa, 6 Oktober 2026 08:01
Batik Indra Loka

Batik Indra Loka Hadirkan 30 Koleksi Modern Lewat Saun Tara Collection

Senin, 5 Oktober 2026 13:27

Mendapatkan tugas itu, enam mahasiwa memutuskan untuk membuat produk makanan berbahan dasar singkong. Produk tersebut mereka beri nama Cassava Chips. Tak disangka produk tersebut banyak diminati sehingga keenam mahasiswa tersebut menjadikan tugas kuliahnya itu sebagai usaha.

Keenam mahasiswa kreatif tersebut adalah Elsa Arizkia, Dely Fauziah, Novi Nurul Fadilah, Seli Aprianti, Resi Wadianti, dan Hizwati Hasanah.

Elsa Arizkia mengatakan, nama produknya diambil dari bahasa Inggris yang artinya keripik singkong. Produk hasil kesepakatan bersama itu memiliki berbagai macam pilihan rasa, diantaranya, rasa original, balado, barbaque dan keju.

“Dari varian banyak rasa itu yang paling laris adalah rasa Balado. Karena pembeli menyukai rasa manis dengan bercampur rasa pedas,” ujar Elsa, Selasa (1/8).

Elsa dan kawan-kawan memutuskan tugasnya tersebut menjadi bahan pembelajaran berwirausaha karena ingin belajar mandiri dan belajar mencari uang meski belum lulus kuliah. “Kita semua ini, ingin belajar mencari uang sendiri, yang katanya mencari uang itu susah. Nah dari sini kita ingin mengurangi beban orang tua kita masing-masing,” ujar wanita semester akhir ini ketika sedang memasak dirumah Novi salah satu dari ke-enam mahasiswa di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Selasa (1/8).

Elsa menjelaskan, bahwa penjualan setiap hari cukup memuaskan dan menjadi cemilan mahasiswa Latansa Mashiro di sela-sela tidak adanya jam perkuliahan. Lanjut Elsa, setiap harinya Cassava Chip habis sekitar 100 pack bahkan sampai 200 pack lebih.

Cassava Chips dijual dengan harga Rp 5.000 per packnya. Dengan harga tersebut diperkirakan pendapatan bersih perbulannya sekitar Rp. 6 juta.

Menurutnya, produk ini sengaja dijual terjangkau menyesuaikan dengan kantong mahasiswa. “Tadinya kita berpikir untuk menjual di bawah harga Rp 5.000, setelah tidak adanya komentar dari pembeli kita memutuskan untuk menjual lima ribu rupiah satu packnya. Padahal kalau di jual di bawah lima ribu kita masih punya untung,” tuturnya.
Hal senada diungkapkan Novi Nurul Fadilah, ia mengaku, ingin bekerja sendiri dan cita-citanya ingin jadi pengusaha sukses. Menurutnya, dari usaha kecil-kecilan ini bisa jadi pembelajaran untuk tahap awal menjadi pengusaha yang lebih baik dan ini proses dari tujuan itu.

“Kita sepakat untuk meneruskan usaha yang tadinya ini adalah syarat kelulusan kuliah. Selain itu cita-cita saya ingin jadi Entrepreneur sejati, bagusnya lagi untuk jadi Job Creator,” ujar wanita berkulit putih ini.

Terpisah, Hanifah,dosen pembimbing kegiatan KKU-KAM merasa bersyukur ada mahasiswa yang meneruskan usahanya. Sehingga, program dan tujuan kampus untuk menjadikan mahasiswa sebagai Entrepreneurship tercapai dengan adanya mahasiswa pencipta usaha sendiri.

“Jadi tujuan kita tercapai untuk memberikan bekal pengetahuan seperti keterampilan, sikap atau jiwa wirausaha kepada mahasiswa, apabila mereka susah mencari kerja. Pasalnya, persaingan dalam mencari kerja sekarang ini sangat sulit didapatkan. Saya berharap mahasiswa lain mencontoh kakak-kakak tingkat ini, agar menjadi pencipta lapangan kerja (Job creator) serta menjadi pengusaha yang tangguh dan sukses menghadapi persaingan global,” tutur Hanifah. (Omat/twokhe@gmail.com).

Tags: karya mahasiswaLa tansa mashiroMahasiswa Wiraswasta
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Kasus CCTV di Kamar Mandi Kos Mahasiswi UIN Banten Dihentikan

Next Post

Nuraeni Paparkan Hal-hal Prioritas Untuk Kota Serang

Next Post
Nuraeni Paparkan Hal-hal Prioritas Untuk Kota Serang

Nuraeni Paparkan Hal-hal Prioritas Untuk Kota Serang

Stasiun Cipocok Jaya Berpotensi Kembali Beroperasi Seiring Elektrifikasi Rangkasbitung-Merak

Stasiun Cipocok Jaya Berpotensi Kembali Beroperasi Seiring Elektrifikasi Rangkasbitung-Merak

Minggu, 4 Oktober 2026 10:33
Kapolda Banten Hendra Kurniawan

Jabat Kapolda Banten, Irjen Pol Hendra Kurniawan Harapkan Dukungan Semua Pihak

Selasa, 6 Oktober 2026 11:15
PPPK Paruh Waktu Dialihkan ke Pusat, Pemprov Banten Alihkan Anggaran untuk Pembangunan

PPPK Paruh Waktu Dialihkan ke Pusat, Pemprov Banten Alihkan Anggaran untuk Pembangunan

Rabu, 7 Oktober 2026 06:30
Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Berziarah ke Makam Leluhurnya di Pandeglang

Minggu, 4 Oktober 2026 17:29
Kapolri Jendra Suyudi Ario Seto

Empat Hari Dilantik, Kapolri Jendral Suyudi Ziarah ke Makam Leluhur di Rangkasbitung

Minggu, 4 Oktober 2026 17:08
Visual Film Indonesia Disebut ‘Selevel Dunia’, Film Na Willa Bikin Warganet Penasaran

Visual Film Indonesia Disebut ‘Selevel Dunia’, Film Na Willa Bikin Warganet Penasaran

Selasa, 17 Maret 2026 14:02
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang

Potensi Wisata di Kabupaten Tangerang Belum Optimal Sumbang PAD

Selasa, 6 Oktober 2026 13:50

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Sekolah Adiwiyata di Tangsel

Pilar Saga Targetkan Hampir 200 Sekolah Tangsel Terapkan Program Adiwiyata 2027

by Syaiful Adha
Rabu, 7 Oktober 2026 12:33
0

KOTA TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menargetkan hampir 200 sekolah menerapkan program Adiwiyata pada 2027. Program...

Kru Kapal Asal Cina Sakit di Perairan Merak, Dievakuasi Tim SAR

Kru Kapal Asal Cina Sakit di Perairan Merak, Dievakuasi Tim SAR

by Adam Fadillah
Rabu, 7 Oktober 2026 11:15
0

Tim SAR mengevakuasi kru kapal MV Guo Yuan 26 asal China yang mengalami gangguan kesehatan di Perairan Merak-Suralaya, Kota Cilegon,...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.