SERANG – Tim tinju Banten sukses meraih medali perunggu pertama pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tinju Junior and Youth 2017. Medali perunggu diraih Febri M Yunus (kelas 48 kilogram junior) usai di babak semifinal kalah angka atas petinju Cloudio Surati (Jawa Barat) pada laga di GOR Flobamora, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (3/7) sore.
Jejak Febri gagal diikuti rekannya, Tarsono yang kalah di babak delapan besar atas Alvin (Kalimantan Timur) dan Fariz kalah dari Sandi Nirwana (Sulawesi Selatan). Namun, peluang Banten untuk menambah pundi medali masih terbuka mengingat masih ada beberapa petinju lainnya yang akan bertanding, yakni M Juliansyah (kelas 49 kilogram), Yohanes (kelas 52 kilogram), dan Akhzan Novandri (kelas 64 kilogram).
Pelatih Tinju Junior Banten, Sunarto mengatakan, medali perunggu yang diraih Febri patut diapresiasi mengingat perjuangannya tidak mudah. “Saya bangga walaupun Febri kalah angka dari Cloudio. Febri sudah tampil habis-habisan. Hari ini (kemaren-red) dia bermain dua kali,” kata Sunarto kepada wartawan.
Ia menuturkan, peluang petinju Banten untuk menambah medali masih terbuka. Tiga petinju terbaik lainnya akan bertarung di babak semifinal. Untuk menghadapi partai semifinal ini, ia akan memberikan instruksi kepada anak didiknya agar tetap tampil fokus dan maksimal. “Semoga besok (hari ini-red) anak-anak main lepas dan meraih hasil yang terbaik,” tuturnya.
Manajer Tinju Banten Yosa Sayata meminta kepada seluruh petinju untuk tampil fight pada saat bertanding. “Kita baru dapat medali perunggu pertama. Semoga besok (hari ini-red) kita dapat medali lagi, mudah-mudahan medali emas. Saya berharap anak-anak bertanding dengan maksimal dan percaya diri,” ucapnya. (RBG)







