SERANG – Untuk mengukur tingkat elektabilitas delapan Bakal Calon (Balon) Walikota dan Wakil Walikota Serang 2018-2023, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kota Serang bekerjasama dengan Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA.
Ketua Tim Penjaringan DPC Partai Demokrat Hidayat Tudin menyatakan kerja sama ini dilakukan seperti biasa, survei lapangan untuk mengukur elektabilitas masing-masing kandidat.
“Jadi nanti akan ada yang dipasang-pasangkan, ada yang sendiri,” katanya melalui sambungan telepon, Rabu (30/8).
Sesuai instruksi dari DPP, kata dia, penilaian pun dilihat dari atribut, visi misi dan hasil survei.
“Semua calon harus membawa Partai Demokrat, baligo, spanduk, banner harus ada logo Demokrat-nya,” katanya.
Kata Hidayat, penilaian tersebut akan menjadi catatan bagi DPC, ketika ada salah satu calon yang ratingnya tinggi dalam survei itu, tidak serta merta mendapat rekomendasi. Akan tetapi dari dua kegiatan sebelumnya, penyampaian visi misi dan pemakaian atribut yang diintruksikan oleh DPP itu menjadi poin tersendiri bagi kandidat.
“Kami akan kirim tiga besar. Nanti DPP, DPD dan DPC akan merumuskan siapa yang mendapatkan rekomendasi, kami cari pemenang, bukan cari yang kalah,” tegasnya.
Dari delapan kandidat itu, kata dia, semua satu visi misi dan bagus, tinggal poin penilaian akan diakumulasi dengan dua kegiatan atribut dan survei.
Survei dilakukan mulai tanggal 5-15 September 2017. Tambah dia, 25 september sudah mendapat hasil survei, tanggal 26 September LSI akan menyampaikan pada DPC dan tim penjaringan. Semua kandidat dikumbulkan dan pihaknya akan mempresentasikan secara terbuka supaya tidak penasaran.
Ia berharap para kandidat segera melakukan sosialisasi pada masyarakat, baik program tatap muka dan sebagainya.
Untuk diketahui delapan kandidat tersebut diantaranya, Amanudin Toha, Nuraeni, Subadri Usuludin, Lalu Atharussalam R, Ranta Soeharta, Yhannu Setyawan, Wahyudin Djahidi dan Vera Nurlaela Jaman. (Anton Sutompul/antonsutompul1504@gmail.com).









