CILEGON – Ratusan siswa dari 140 sekolah Taman Pendidikan Alquran (TPA) di Kota Cilegon memeriahkan pawai peringatan tahun baru Islam, Kamis (21/9). Selain menyemarakkan syiar Islam, tujuan pawai ini untuk mengenalkan tentang kalender Islam (hijriyah).
Sekertaris Dinas Pendidikan Kota Cilegon Nikmatullah melepas pawai yang rutenya dari Masjid Nurul Iman di Kantor Pemkot Cilegon hingga Masjd Agung Kota Cilegon ini.
Direktur Utama Badan Kordinasi Pendidikan Alquran dan Keluarga Sakinah Indonesia (BKPAKSI) Kota Cilegon Bayu Panatagama mengaku prihatin dengan masih banyakny masyarakat Islam yang tidak mengetahui perhitungan kalender hijriyah.
Bahkan kata dia, yang lebih miris masyarakat Cilegon yang dikenal sebagai Kota Santri lebih memilih memeriahkan tahun baru masehi daripada tahun baru Islam. “Ormas-ormas Islam dan dunia pendidikan Islam seharusnya memasyarakatkan penggunaan kalender hijriyah kepada masyarakat. Kalender Islam harus tersosialisasikan,” ujarnya.
Ia mengungkapkan BKPAKSI Cilegon melalui TKA TPA dengan metode pembelajarannya telah mengenalkan hitungan kalender Islam. “Di TPA sudah ada kurikulum pembelajarannya. TKA TPA sekarang sudah mendapatkan izin operasional dari Kemenag,” katanya.
Usai menggelar pawai tahun baru Islam, rombongan memasuki Masjid Agung Cilegon untuk melaksanakan dia bersama “Ini hanya perwakilan-perwakilannya saja dari 140 sekolah TPA di Cilegon,” ucapnya. (Riko Budi Santoso/rikosabita@gmail.com)









