PANDEGLANG – Direktur Pengembangan Kawasan Permukiman (PKP) Direktorat Jenderal Cipta Karya pada Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Rina Farida melakukan peninjauan ke lokasi bakal pusat wisata, Kampung Cikadu, Desa Tanjungjaya, Kecamatan Panimbang, Jumat (3/11). Kegiatan itu sengaja dilakukan guna mengetahui perkembangan pembangunan area wisata sebagai penunjang Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung.
Hadir Bupati Irna Narulita, Kepala Dinas Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Permukiman (PRKP) Provinsi Banten M Yanuar, Asda Bidang Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Indah Dinarsiani, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pandeglang Girgi Jantor, Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PKPP) Kabupaten Pandeglang Syarif Hidayat, dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) Anwari Husnira.
Direktur PKP Rina Farida mengatakan, kunjungan yang dilakukan lembaganya bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi area penyangga KEK Tanjung Lesung. “Monitoring yang dilakukan bersama ini untuk pengembangan wisata dengan konsep kolaborasi dan pemerintah daerah sebagai nakhodanya. Kita sama-sama untuk mengembangkan wilayah KEK Tanjung Lesung agar ekonomi masyarakat berkembang dan devisa negara dari sektor pariwisata meningkat,” katanya, kemarin.
Rina mengaku, pemerintah pusat mengalokasikan anggaran sebesar Rp 89 miliar untuk kegiatan pembangunan di kawasan penyangga tersebut. Anggaran sebesar itu, lanjutnya, dipergunakan untuk penataan Kampung Cikadu menjadi desa wisata yang di dalamnya akan dibangun restoran apung, ruang terbuka publik, lapangan sepak bola, dan pusat kerajinan batik. “Kita akan ubah kawasan ini menjadi desa wisata. Dengan begitu, ekonomi masyarakat juga akan mengalami peningkatan,” katanya.
Kepala Dinas PRKP Provinsi Banten M Yanuar mengklaim, Kampung Cikadu, Desa Tanjungjaya, Kecamatan Panimbang, merupakan salah satu lokasi yang disiapkan untuk mendukung KEK Tanjung Lesung. “Kita (Pemprov Banten-red) sudah mulai mengintervensi di tahun 2017, salah satu program unggulan Provinsi Banten, yaitu pengembangan pariwisata. Dan, kampung itu menjadi salah satu sentra pembangunan kita, mulai dari jalan lingkungan, drainase, hingga tempat pembuangan sampah. Mudah-mudahan tahun 2018 dapat terlihat karena pengembangan pariwisata merupakan program unggulan Provinsi Banten,” katanya.
Terpisah, Asda Ekbang Pemkab Pandeglang Indah Dinarsiani mengatakan, selama ini Pemkab terus melakukan berbagai upaya agar kawasan penyangga KEK Tanjung Lesung bisa menjadi kawasan penunjang peningkatan perekonomian masyarakat. “Hal ini sudah kita bahas sejak jauh-jauh hari. Nah, dengan adanya bantuan dana dari pemerintah pusat ini diharapkan bisa mempermudah penataan kawasan penunjang KEK Tanjung Lesung,” katanya. (Adib F/RBG)









