CILEGON – Jajaran Satlantas Polres Cilegon bersama warga sekitar melakukan pengurugan terhadap sejumlah titik jalan protokol dan arteri di Kota Cilegon yang mengalami kerusakan cukup parah, Selasa (30/1).
Jalan yang berlubang tersebut ditambal menggunakan bahan material seadanya seperti batu split yang bercampur tanah. Gotong royong ini berlangsung di perempatan Sucofindo, Simpang Tiga Cilegon, dan perempatan ADB Kota Cilegon.
Kasat Lantas Polres Cilegon AKP Fikry Ardiansyah mengaku pengurugan jalan berlubang tersebut untuk memberikan rasa aman kepada para pengguna jalan yang menggunakan kendaraan. Kata dia, kecelakaan lalu lintas bisa terjadi karena dampak kerusakan jalan.
“Kita hanya menutup lubangnya saja, sebagai rasa kepedulian terhadap masyarakat. Kebetulan kita masih ada sisa material. Apalagi saat ini musim penghujan, jalan berlubang yang tergenang air tidak terlihat dan sangat membahayakan,” ujarnya.
Sementara itu, Kanit Pendidikan dan Rekayasa (Dikyasa) Satlantas Polres Cilegon, Aiptu Yosmana mengungkapkan sedikitnya ada 17 titik jalan berlubang yang dilakukan pengurugan tersebut. Kata dia, bukan hanya mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas, penambalan jalan berlubang juga bertujuan agar dapat mencegah terjadinya kemacetan lalu lintas yang cukup panjang.
“Supaya kemacetan akibat jalan berlubang ini dapat teratasi. Seperti di perempatan Sucofindo, kalau lagi di jam sibuk kemudian kondisi jalannya tergenang air itu dipastikan menimbulkan kemacetan parah. Karena para pengguna jalan menghindari jalan berlubang tersebut,” katanya. (Riko Budi Santoso/rikosabita@gmail.com)










