TANGERANG – Kim Liong (53), tukang ayam keliling meregang nyawa lantaran tersengat listrik mesin pemotong ayam yang hendak diperbaikinya, Kamis (1/3) petang.
Ia tewas di rumahnya di Kampung Cikahuripan RT 03, RW 05, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Neglasari, sepulang dari aktivitas kesehariannya berdagang ayam keliling di Jakarta.
Istrinya, yang sempat mendengar teriakan sang suami tak mampu menyelamatkan jiwanya. Meski ia sudah berupaya menarik suaminya yang saat itu menggenggam kabel mesin pemotong ayam.
Peristiwa tewasnya Kim Liong berawal dari sepulangnya ia berdagang sekira pukul 14.00 WIB. Setelah istirahat sejenak, Kim Liong beranjak ke belakang rumahnya untuk memperbaiki mesin pemotong itu. Ia memang sudah berencana untuk memperbaiki alat bantu mata pencahariannya tersebut usai kembali dari berdagang.
Rupanya, ia tak sadar kalau kabel dari alat pemotong ayam tersebut ada yang terkelupas. Sesaat ia memasukkan ke kontak listrik untuk mengetes alat pemotong, peristiwa nahas itu pun terjadi. Teriakan mengundang istrinya berlari menuju ke arah suara.
Kapolsek Neglasari Kompol Ubaidillah mengatakan, istri korban melihat suaminya dalam posisi tersetrum memegang bodi mesin pemotong ayam. Istrinya yang segera mencabut stop kontak mesin pemotong itu ternyata tak bisa berbuat banyak. ”Korban langsung terjatuh dan tidak sadarkan diri,” kata Ubaidillah, Jumat (2/3).
Kendati demikian, istrinya terus berupaya. Ia kemudian mencari pertolo- ngan tetangga. Sesegera mungkin, ia da tetangga membawa suaminya ke Rumah sakit Kusta (RSK) Dr Sitanala, yang lokasinya tak jauh dari rumah korban.
Namun, malang tak bisa dicegah. Nyawa Kim Liong tak tertolong. Diduga, ketika dalam perjalanan menuju RSK Dr Sitanala, pria berusia 53 tahun ini sudahj tak ada.
Setelah dicek pernapasannya, dokter rumah sakit tersebut menyatakan bahwa korban meninggal dunia. Korban pun kemudian dibawa pihak keluarganya.
Jenazah korban kemudian dibawa ke rumah duka pada pukul 20.00 WIB. Setelah melakukan penyelidikan, Kapolsek Neglasari menerangkan bahwa korban tersengat listrik karena ada bagian kabel yang terkelupas.” katanya.
”Keluarga menolak untuk divisum. Mereka menerima kepergian korban. Keluarga menganggap kejadian ini adalah musibah,” ujarnya. (te/dai/sub/RBG)









