slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Bisnis Ekonomi

Utang Indonesia Nyaris Tembus Rp 5.000 Triliun, Mampukah Membayarnya?

Aas Arbi by Aas Arbi
17-03-2018 11:29:12
in Ekonomi
Utang Indonesia Nyaris Tembus Rp 5.000 Triliun, Mampukah Membayarnya?

Mata uang Rupiah. Foto Dok. Jawapos.com

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

JAKARTA – Utang Indonesia hingga Januari 2018 sebesar USD 357,5 miliar atau sebesar Rp 4.897,7 triliun. Besarnya jumlah utang itu pun menimbulkan banyak pertanyaan bagi masyarakat, mampukah pemerintah untuk membayarnya?

Direktur Strategi dan Portfolio Pembiayaan Kementerian Keuangan Scheneider Siahaan memberikan jawabannya. Dia menyebut dalam pengelolaan utang, pemerintah harus melakukannya secara hati-hati dengan mempertimbangkan jatuh tempo terhadap utang tersebut.

Secara sederhananya, Indonesia bisa meminjam utang sebesar Rp 4 ribu triliun lebih walau hanya dengan penghasilan dalam hal ini penerimaan negara dari pajak (yang diperkirakan) Rp 1.800 triliun. Dengan penghasilan itu, pemerintah harus mampu menyisihkan sebagian pendapatannya untuk membayar utang.

Asumsinya, jika pendapatan pemerintah selama setahun Rp 1800 triliun dan pembayaran utang jatuh tempo setiap tahun yang harus dibayarkan sebesar Rp 450 triliun, maka utang Indonesia bisa lunas dalam jangka waktu 8-9 tahun.

“Jadi, kita bawa saja dengan kehidupan sehari-hari. Yang kami lakukan adalah mengelola utang. Sederhananya, kita bisa pinjam Rp 4.000 triliun ini, kalau nggak dikelola dengan baik ya kita nggak bisa bayar. Karena penerimaan pajak kita hanya Rp 1.800 triliun di tahun ini perkiraannya. Apa yang kami lakukan dengan mengelola ini, kita lakukan adalah kita struktur jatuh temponya. Kira-kira kita hampir 9 tahun lah,” ujarnya di komplek BI, Jakarta, Kamis (15/3), sebagaimana dilansir Jawa Pos.

“Utang rata-rata akan lunas sepanjang 9 tahun, setiap tahun yang kita bayar itu kira-kira Rp 4.000 triliun dibagi 9 tahun. Jadi sekitar Rp 450 triliun. Kalau kita punya penerimaan Rp 1.800 triliun dan utang jatuh tempo Rp 450 triliun, itu kita bisa bayar nggak? Ya bisa. Jadi itu namanya mengelola,” sambungnya.

Namun, Scheneider tidak bisa memastikan jumlah utang aman atau tidak. Sebab, jika pendapatan negara ternyata rendah, maka sulit rasanya mengatakan aman. Sebaliknya, jika pendapatan negara berada dalam kategori yang baik, maka kemampuan itu juga akan baik.

Baca Juga :

Indonesia Perlu Pawang Utang Tidak Hanya Pawang Hujan, Kata Fadli Zon

Utang Luar Negeri Naik Jadi Rp5.426 Triliun

Utang Indonesia USD 358,7 Miliar

Hingga Mei, Utang Pemerintah Capai Rp 3.672,33 T

Sebagai contoh, anda meminjam utang sebesar Rp 40 juta kepada perbankan, namun penghasilan anda hanya sebesar Rp 3 juta per bulan dengan pembayaran jatuh tempo sebesar Rp 2 juta per bulan. Itu artinya, uang anda hanya tersisa Rp 1 juta per bulan. Jumlah itu terbilang tidak sehat mengingat banyak kebutuhan yang harus dipenuhi setiap harinya.

Sebaliknya, jika anda memiliki penghasilan sebesar Rp 15 juta per bulan, maka anda bisa mengelolanya dengan sangat baik. Bahkan, kategori pinjaman utang yang anda lakukan termasuk aman.

“Utang ini akan naik terus sepanjang budget kita masih defisit kebijakannya. Apa itu aman? Utang Rp 4.000 triliun tadi tidak aman kalau tenyata penghasilan kita itu pajak kita misalnya Rp 100 triliun. Tapi kalau penghasilan kita, misalnya utang yang harus kita bayar Rp 6 juta, tapi penghasilan kita cuma Rp 7 juta. itu besar sekali. tapi kalau penghasilan kita Rp 40 juta, menurut saya itu kecil. Karena utang nominal yang sama, kalau penghasilannya berbeda itu akan berbeda,” pungkasnya. (hap/JPC/JPG)

Tags: Utang Luar Negeri
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Indeks Kepuasan Jemaah Haji Indonesia Meningkat

Next Post

Kemenhub Larang Penumpang Bawa Powerbank ke Dalam Pesawat

Related Posts

Fadli Zon: Prabowo-Sandi Menang Tipis
Berita Utama

Indonesia Perlu Pawang Utang Tidak Hanya Pawang Hujan, Kata Fadli Zon

by Redaksi
Senin, 21 Maret 2022 09:07

RADARBANTEN.CO.ID - Aksi pawang hujan di ajang MotoGP Mandalika 2022 pada Minggu, 20 Maret 2022, menarik perhatian banyak orang. Termasuk...

Read moreDetails

Utang Luar Negeri Naik Jadi Rp5.426 Triliun

Utang Indonesia USD 358,7 Miliar

Hingga Mei, Utang Pemerintah Capai Rp 3.672,33 T

Pemerintah Bakal Tambah Utang Puluhan Triliun

Utang Pemerintah Tembus Rp230 Triliun di Semester Pertama

Sektor Swasta Dominasi Utang Luar Negeri Indonesia

Wah, Utang Luar Negeri Indonesia Capai Rp3.263,52 Triliun

Next Post
Kemenhub Larang Penumpang Bawa Powerbank ke Dalam Pesawat

Kemenhub Larang Penumpang Bawa Powerbank ke Dalam Pesawat

Xi Jinping Pemimpin China Tiada Tanding (1): Sejarah Baru Tiongkok

Xi Jinping Pemimpin China Tiada Tanding (2): Kungfu Panda dan Rambo Iseng

Kartu ATM dengan Chip Lebih Aman

Kartu ATM dengan Chip Lebih Aman

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Libur Akhir Pekan di Kota Tangerang? Ini 5 Landmark Ikonik yang Wajib Dikunjungi

Libur Akhir Pekan di Kota Tangerang? Ini 5 Landmark Ikonik yang Wajib Dikunjungi

Sabtu, 18 Juli 2026 14:02
Lihat Jalan Rusak di Kota Tangerang? Segera Lapor Lewat LAKSA

Lihat Jalan Rusak di Kota Tangerang? Segera Lapor Lewat LAKSA

Sabtu, 18 Juli 2026 13:55
Kemenkum Banten: Sertifikat Indikasi Geografis Talas Beneng Perkuat Daya Saing Produk Lokal

Kemenkum Banten: Sertifikat Indikasi Geografis Talas Beneng Perkuat Daya Saing Produk Lokal

Sabtu, 18 Juli 2026 13:48
Tak Lagi Rogoh Rp150 Ribu Sehari, Bus Sekolah Gratis Ringankan Beban Orang Tua Siswa Disabilitas

Tak Lagi Rogoh Rp150 Ribu Sehari, Bus Sekolah Gratis Ringankan Beban Orang Tua Siswa Disabilitas

Sabtu, 18 Juli 2026 12:16
Lampu LED Dipakai untuk PJU, Pemkot Tangsel Klaim Lebih Hemat dan Aman

Lampu LED Dipakai untuk PJU, Pemkot Tangsel Klaim Lebih Hemat dan Aman

Sabtu, 18 Juli 2026 12:13
Krisis Air Bersih Ancam Warga, Benyamin Perintahkan Penambahan Sumur Bor

Krisis Air Bersih Ancam Warga, Benyamin Perintahkan Penambahan Sumur Bor

Sabtu, 18 Juli 2026 11:54
Libur Akhir Pekan di Kota Tangerang? Ini 5 Landmark Ikonik yang Wajib Dikunjungi

Libur Akhir Pekan di Kota Tangerang? Ini 5 Landmark Ikonik yang Wajib Dikunjungi

Sabtu, 18 Juli 2026 14:02
Lihat Jalan Rusak di Kota Tangerang? Segera Lapor Lewat LAKSA

Lihat Jalan Rusak di Kota Tangerang? Segera Lapor Lewat LAKSA

Sabtu, 18 Juli 2026 13:55
Kemenkum Banten: Sertifikat Indikasi Geografis Talas Beneng Perkuat Daya Saing Produk Lokal

Kemenkum Banten: Sertifikat Indikasi Geografis Talas Beneng Perkuat Daya Saing Produk Lokal

Sabtu, 18 Juli 2026 13:48
Tak Lagi Rogoh Rp150 Ribu Sehari, Bus Sekolah Gratis Ringankan Beban Orang Tua Siswa Disabilitas

Tak Lagi Rogoh Rp150 Ribu Sehari, Bus Sekolah Gratis Ringankan Beban Orang Tua Siswa Disabilitas

Sabtu, 18 Juli 2026 12:16
Lampu LED Dipakai untuk PJU, Pemkot Tangsel Klaim Lebih Hemat dan Aman

Lampu LED Dipakai untuk PJU, Pemkot Tangsel Klaim Lebih Hemat dan Aman

Sabtu, 18 Juli 2026 12:13
Krisis Air Bersih Ancam Warga, Benyamin Perintahkan Penambahan Sumur Bor

Krisis Air Bersih Ancam Warga, Benyamin Perintahkan Penambahan Sumur Bor

Sabtu, 18 Juli 2026 11:54

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Libur Akhir Pekan di Kota Tangerang? Ini 5 Landmark Ikonik yang Wajib Dikunjungi

Libur Akhir Pekan di Kota Tangerang? Ini 5 Landmark Ikonik yang Wajib Dikunjungi

by Syaiful Adha
Sabtu, 18 Juli 2026 14:02

KOTA TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID-Menghabiskan waktu libur akhir pekan di Kota Tangerang kini semakin mudah. Dalam satu hari, masyarakat maupun wisatawan dapat...

Lihat Jalan Rusak di Kota Tangerang? Segera Lapor Lewat LAKSA

Lihat Jalan Rusak di Kota Tangerang? Segera Lapor Lewat LAKSA

by Syaiful Adha
Sabtu, 18 Juli 2026 13:55

KOTA TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mengajak masyarakat berperan aktif melaporkan jalan rusak melalui fitur LAKSA (Layanan Aspirasi Kotak Saran...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak