TANGERANG – Jumlah pengamanan langsung (pamsung) Pilkada Kota Tangerang masih jauh dari ideal. Untuk gelaran hajatan pilkada ini, dibutuhkan sekitar 6.200 personel untuk pengamanan di 3.100 tempat pemungutan suara. Satpol PP Kota Tangerang hanya memiliki sekitar 2.600 personel. Ini artinya, personel itu kurangnya mencapai 3.600 orang.
Kepala Bidang Pembinaan Satuan Perlindungan Masayarakat (Satlinmas) Kota Tangerang Wawan Fauzi mengatakan, personel yang berasal dari perlindungan masyarakat (linmas) tidak mencukupi. ”Informasinya tiap TPS ada dua pamsung. Namun jumlah linmas yang ada kurang dari setengah jumlah yang diperlukan,” kata Wawan, Jumat (30/3).
Wawan mengatakan, menurut Permendagri Nomor 84 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Perlindungan Masyarakat tugas Linmas salah satunya untuk mengamankan jalannya penyelenggaran pemilu. ”Baik itu pilkada, pileg ataupun pilpres,” katanya.
Kata Wawan, menurut data Linmas Kota Tangerang jumlah personel yang ada saat ini sekitar 2.600 orang. Sedangkan melihat jumlah yang dibutuhkan untuk 3.100 TPS sekitar 6.200 petugas. ”Karena jumlah personel kurang, kami akan berkoordinasi dengan lurah dan camat untuk meminta warganya ikut serta terlibat dalam pemilu,” ungkapnya.
Saat ini, pihaknya sudah melakukan pembinaan perwakilan linmas di 13 kecamatan untuk penanganan pengamanan pemilu. Ia berharap, perwakilan yang ikut pembinaan dapat ikut serta menyosialisasikan kepada anggota linmas lainnya. ”Untuk pembinaannya, kami bekerja sama dengan KPU, Panwas dan kepolisian yang terlibat dalam Gakumdu,” ujarnya.
Wawan menambahkan, dalam waktu dekat pihaknya akan mendata ulang dan merekrut warga untuk menjadi linmas. ”Namun, belakangan ini minat warga untuk menjadi linmas minim lantaran tidak ada honornya. Nanti kami minta lurah dan camat untuk merekrut warga yang masih bisa ikut mengabdi menjadi linmas,” pungkasnya.
Penjabat Walikota Tangerang HM Yusuf meminta Satpol PP dan linmas terlibat langsung dalam pengamanan Pilkada Kota Tangerang. ”Satpol PP dan linmas harus menjaga kondusivitas pilkada. Potensi gangguan tentu nanti akan meningkat,” kata Yusuf saat menghadiri peringatan HUT ke-68 Satpol PP dan HUT ke-65 Linmas di Lapangan Ahmad Yani, Kelurahan Sukarasa, Kecamatan Tangerang, Kamis (29/3) lalu.
Yusuf mengharapkan, aparat Satpol PP dan Satlinmas dapat mengembangkan komunikasi dengan seluruh stakeholder untuk mencegah dan menyelesaikan potensi ganguan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat dengan mengutamakan prinsip-prinsip adat istiadat. (mg-08/dai/sub/RBG)










