slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Gara-Gara “Apel Washington”

Redaksi by Redaksi
18-04-2018 19:01:26
in Berita Utama, Catatan Dahlan Iskan
Toilet dan Kecepatan Kereta
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

Oleh Dahlan Iskan

Konglomerat yang satu ini mencoba berkelit. Dia tidak mau langsung kooperatif. Tidak mau seperti bos Wanda, Wang Jianglin.

Baca Juga :

Sayap Ekonom

Copot Kursi

Penasihat Komisaris

Hakka

Tapi juga tidak mau terang-terangan “mbalelo”. Seperti bos Anbang, Wu Xiaohui.

Cara berkelitnya juga canggih. Jadi warga negara Kanada. Juga pemegang green card penduduk Hong Kong.

Bahkan dia baru saja diberi paspor negara Antigua dan Barbuda. Paspor diplomatik pula.

Dengan empat senjata itu sebenarnya dia bisa berlindung di balik hukum negara lain. Hukum Kanada maupun hukum Hongkong. Bahkan bisa sembunyi di negara mini itu. Di tengah Samudra Atlantik.

Nama konglomerat ini: Xiao Jianhua. Umur 45 tahun. Kelahiran Provinsi Shandong. Pantai timur Tiongkok. Nama grup usahanya: Tomorrow Group. Masuk bursa Shanghai dan Hongkong.

Pendidikannya istimewa: Beijing University. Sering disebut sebagai Harvardnya Tiongkok. Umur 14 tahun Xiao sudah masuk universitas elite itu: ilmu hukum.

Kariernya dimulai dari sales komputer: IBM dan Dell. Lantas gabung Microsoft. Baru mendirikan perusahaan sendiri. Merangkul universitasnya.

Nama perusahaannya pun boleh mencantumkan nama universitas: Tomorrow Beda Technology. ‘Beda’ singkatan Beijing Daxue. Beijing University.

Bisnis Xiao berkembang amat pesat. Merambah perbankan, asuransi, securitas, industri semen, batubara dan apa saja.

Kekhasan uniknya: semua bodyguard-nya wanita. Delapan orang setiap pergantian waktu.

Baru dia konglomerat yang lakukan kebiasaan itu. Sejak Kolonel Muamar Qadafi tewas ditembak Amerika di Libya.

Yang juga membuat Xiao sakti adalah rumor yang beredar kuat: adik presiden Xi Jinping ikut dalam grup ini.

Tapi Xi Jinping tidak peduli. Konglomerat ini masuk daftar incar. Xiao termasuk yang harus menyelesaikan kredit besarnya. Di bank pemerintah.

Dia juga dinilai terlalu agresif menanam uang di luar negeri. Dengan mengeruk sumber dana dalam negeri.

Xiao dapat bocoran gawat itu: akan ditangkap. Dia pun kabur ke Hong Kong. Tinggal di bagian khusus di hotel Four Seasons yang mewah.

Berlindung di bawah hukum Hong Kong: hanya polisi Hong Kong yang boleh menangkap orang di Hong Kong.

Tapi di malam tahun baru Imlek tahun lalu sejumlah orang mendatangi hotelnya. Semua berpakaian necis.

Tak lama kemudian dia meninggalkan hotel itu. Bersama orang-orang tadi. Seperti mau pergi biasa. Entah mau bermalam tahun baru di mana.

Lenyap. Tidak ada yang tahu. Semua keluarganya bingung. Apalagi ratusan perusahaannya. Dicari ke mana-mana tidak ketemu.

Lapor polisi. Tidak ada yang tahu. Kantor perusahaannya hanya mengumumkan ini: tidak diketahui keberadaannya.

Media mengendus raibnya bos besar ini. Bursa saham Hong Kong geger. New York Times pun ikut memberitakan hilangnya konglomerat besar. Polisi Hong Kong bungkam. Tidak tahu apa-apa.

Beberapa bulan kemudian baru jelas: dia ditangkap oleh petugas dari Beijing. Di malam tahun baru Imlek itu. Dibawa ke wilayah Tiongkok. Untuk diusut.

Yang lebih spektakuler adalah kisah konglomerat lebih muda lagi: Ye Jianming. Umur baru 39 tahun. Kelahiran: Xiamen. Kota yang saya kunjungi pekan lalu.

Usahanya di bidang minyak. Merambah ke seantero jagat raya. Nama perusahaannya: China Energy Company.

Untuk melihat betapa besar perusahaan Ye sangat gampang: China Energy Company masuk daftar Fortune 500. Nomor 229. Salah satu perusahaan terbesar di dunia.

Ye lantas membeli perusahaan minyak di Kazakatan. Di Senegal. Di Chad. Di Republik Ceko. Di … sebut saja nama negara penghasil minyak.

Yang fenomenal saat membeli perusahaan minyak Rusia. Hampir Rp 150 triliun. Bahkan akhirnya Ye berhasil membeli bank di Eropa Timur.

Sejak awal kariernya Ye memang lapang. Umur 22 tahun Ye kenal orang Hong Kong. Dipakai. Diminta ikut tender di Xiamen. Untuk membeli aset perusahaan bobrok yang disita dari pengusaha bernama Lai Changxing.

Semua orang Xiamen tahu nama Lai satu itu. Dan kenapa asetnya disita.

Lai adalah pengusaha minyak. Importir. Juga distributor BBM. Lebih tepatnya: penyelundup BBM. Kayanya bukan main. Dan betapa royalnya.

Suatu saat di depan umum Lai sesumbar: kalau Dong Wenhua mau buka baju sampai telanjang di depannya diberi hadiah 10 juta yuan. Kalau sekarang setara Rp 20 miliar.

Penyanyi terkemuka itu melakukannya. Demi uang. Lalu menghilang dari publik. Tiga tahun kemudian Dong Wenhua baru berani muncul lagi di TV.

Tentu Lai juga punya hobi lain: nyogok. Dia bisa beli apa saja: mobil mewah, rumah mewah, nite club, restoran. Dan yang utama dia banyak membeli aparat. Termasuk pejabat pusat. Dari polisi sampai imigrasi. Yang kira-kira sulit disogok dia jebak. Dia pasang kamera di nite clubnya.

Hampir semua orang tahu siapa Lai. Terutama apa pekerjaannya. Lebih khusus lagi bagaimana dia menyelundup. Tapi orang juga tahu Lai tidak akan bisa ditangkap.

Sampailah akhirnya kejadian ini: Beijing kirim pasukan khusus. Tidak ada yang tahu. Info kedatangan mereka tidak lagi bocor.

Tapi Lai bisa lari. Ke Kanada. Oknum imigrasi melancarkan pelariannya. Pembelanya terlalu banyak. Tembak-menembak terjadi. Seperti perang.

Ratusan pejabat polisi dan tentara Xiamen dirungkus. Termasuk pejabat Pemda sampai propinsi. Sampai pusat.

Banyak yang merasa kehilangan dengan larinya Lai. Terutama para hostess di niteclub.

Pemerintah Tiongkok terus menekan Kanada. Akhirnya Kanada setuju kirim balik Lai dengan syarat tidak dihukum mati. Lai dihukum seumur hidup.

Ye Jianming, anak muda suruhan pengusaha Hongkong tadi memenangkan tender. Aset Lai yang disita jatuh ke tangan Ye.

Ye dapat komisi besar. Dia jadikan modal usaha. Tetap di bidang minyak. Sampai begitu suksesnya. Masuk Fortune 500. Dalam waktu singkat. Tentu dengan dukungan pendanaan dari bank pemerintah.

Masalahnya: kegemarannya menyogok pejabat di luar negeri terbongkar. Oleh hukum Amerika.

Mirip dengan terbongkarnya kasus Keppel, raksasa BUMN-nya Singapura. Yang menyogok pejabat tinggi di Brazil. Ketahuan hukum Amerika. Karena aliran uangnya pakai “apel Washington”.

Kini Ye menempuh jalan yang dirintis Wang Jianglin dari Grup Wanda: kooperatif. Jual, jual, jual. Asetnya banyak dilepas. Untuk menyelesaikan kredit banknya.

Ye, seperti juga Wang, tidak sekaya tahun lalu. Tapi masih kaya raya. Sikap kooperatif adalah senjatanya.

Perusahaannya memang sudah diambil alih pemerintah tapi Ye kelihatannya akan selamat. Selamat?

Entahlah.

Konglomerat Tiongkok kini banyak menyimak empat temannya itu: Wu Jianghui dari grup Anbang, Wang Jianlin dari grup Wanda, Xiao Jianhua dari grup Tomorrow dan Ye Jianming dari grup China Energy.

Semua pesta memiliki batas masa kemeriahannya. (***)

Tags: Catatan Dahlan Iskan
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Kasus Kekerasan Anak Dominan Terjadi di Daerah Perdesaan

Next Post

Atlet Woodball Banten Ahris Kokoh di Puncak Dunia

Related Posts

Sayap Ekonom
Catatan Dahlan Iskan

Sayap Ekonom

by Agung S Pambudi
Rabu, 30 Juli 2025 08:11

Oleh:Dahlan Iskan DALAM hidup saya ada dua Tionghoa terkenal yang sengaja tidak mau mengubah nama: Kwik Kian Gie dan Goh...

Read moreDetails

Copot Kursi

Penasihat Komisaris

Hakka

Untung Ada Komentar

Dosa Ultah

Ultah

Penyelamatan

Guo Nian

Andrian

Next Post
Atlet Woodball Banten Ahris Kokoh di Puncak Dunia

Atlet Woodball Banten Ahris Kokoh di Puncak Dunia

Bidang Guru Bisa Diisi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja

Aturan Baru, PNS Boleh Cuti Sebelum dan Sesudah Lebaran

Satu Keluarga Tertabrak Kereta Api, Satu Tewas

Satu Keluarga Tertabrak Kereta Api, Satu Tewas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Minta Jatah Pengamanan di Kramatwatu, Oknum Ormas Ancam Kontraktor dengan Senjata Api

Rabu, 29 April 2026 07:43

Disperindag Kabupaten Tangerang Buka Warung Tekan Inflasi di Dua Lokasi

Rabu, 29 April 2026 07:39

Realisasi Pajak Catering di Kecamatan Cisauk dan Pagedangan Tangerang Anjlok

Rabu, 29 April 2026 07:37
RUPST bank bjb Sepakat Tebar Dividen sebesar Rp 900 miliar

RUPST bank bjb Sepakat Tebar Dividen sebesar Rp 900 miliar

Selasa, 28 April 2026 19:40
Genjot Target E20, Pertamina Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Domestik

Genjot Target E20, Pertamina Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Domestik

Selasa, 28 April 2026 18:28
Dinilai Tidak Transparan Gunakan Dana Desa Rp14 Juta, Pelatihan KDMP di Pandeglang Ricuh

Dinilai Tidak Transparan Gunakan Dana Desa Rp14 Juta, Pelatihan KDMP di Pandeglang Ricuh

Selasa, 28 April 2026 18:09

Minta Jatah Pengamanan di Kramatwatu, Oknum Ormas Ancam Kontraktor dengan Senjata Api

Rabu, 29 April 2026 07:43

Disperindag Kabupaten Tangerang Buka Warung Tekan Inflasi di Dua Lokasi

Rabu, 29 April 2026 07:39

Realisasi Pajak Catering di Kecamatan Cisauk dan Pagedangan Tangerang Anjlok

Rabu, 29 April 2026 07:37
RUPST bank bjb Sepakat Tebar Dividen sebesar Rp 900 miliar

RUPST bank bjb Sepakat Tebar Dividen sebesar Rp 900 miliar

Selasa, 28 April 2026 19:40
Genjot Target E20, Pertamina Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Domestik

Genjot Target E20, Pertamina Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Domestik

Selasa, 28 April 2026 18:28
Dinilai Tidak Transparan Gunakan Dana Desa Rp14 Juta, Pelatihan KDMP di Pandeglang Ricuh

Dinilai Tidak Transparan Gunakan Dana Desa Rp14 Juta, Pelatihan KDMP di Pandeglang Ricuh

Selasa, 28 April 2026 18:09

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Minta Jatah Pengamanan di Kramatwatu, Oknum Ormas Ancam Kontraktor dengan Senjata Api

by Fahmi
Rabu, 29 April 2026 07:43

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID - JH (28) warga Terate, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang ditangkap petugas Reskrim Polsek Kramatwatu. Oknum organisasi masyarakat (ormas)...

Disperindag Kabupaten Tangerang Buka Warung Tekan Inflasi di Dua Lokasi

by Mulyadi
Rabu, 29 April 2026 07:39

KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) meluncurkan program Warteksi (Warung Tekan Inflasi) Gemilang...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak