• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Catatan Dahlan Iskan

Obat #Stress2019 ala Shanghai

Aas Arbi by Aas Arbi
Kamis, 3 Mei 2018 19:21
in Catatan Dahlan Iskan
Problem Bule Baca Disway

Waktu di Shanghai saya terkesima dengan berita ini: orang antre beli rumah mewah. Yang disebut ‘rumah’ di sana berarti apartemen.

Apartemen mewah jadi kacang goreng. Baru terjadi dua minggu lalu. Menjelang saya berangkat ke Amerika.

RelatedPosts

Sayap Ekonom

Sayap Ekonom

Rabu, 30 Juli 2025 08:11
Copot Kursi

Copot Kursi

Selasa, 29 Juli 2025 10:34
Gajah Lebar

Gajah Lebar

Jumat, 25 Juli 2025 06:30
Penasihat Komisaris

Penasihat Komisaris

Rabu, 23 Juli 2025 09:50

Misalnya di proyek Qiantan Ocean One. Yang dibangun Joy City Property. Dia hanya jual 437 unit. Yang antre membeli 3.100 orang.

Padahal harga per meter perseginya selangit: 93.800 Renminbi. Atau sekitar Rp 190 juta/m2. Berati satu rumah yang luasnya 290 m2 itu harganya Rp 55 miliar.

Mengapa begitu laris? Ternyata harga itu dianggap murah. Itulah harga maksimum yang ditetapkan pemerintah. Untuk kawasan itu. Untuk kelas itu. Harga pasarnya 20 persen lebih tinggi.

Apakah di Shanghai pemerintah menetapkan harga? Yang tidak boleh dilanggar?

Begitulah.

Itu peraturan baru. Untuk mengendalikan gilanya kenaikan harga rumah. Tak tertahankan. Sudah menjadi keluhan nasional: rakyat tidak akan lagi mampu beli rumah. Sebesar apa pun UMR-nya.

Anak-anak muda stress berat. Padahal untuk berani melamar (calon istri) harus sudah bisa beli rumah (mencicil). Malu.

Saya lihat di Tiongkok tidak ada budaya menjadi kontraktor: pengantin baru mengontrak rumah.

Peraturan baru itu diharap bisa ikut mengendalikan gilanya kenaikan harga apartemen. Tapi banyak pula yang skeptis: mana bisa. Peraturan itu dibuat hanya untuk disiasati.

Harga maksimum itu benar-benar jauh dari harga pasar. Bahkan, kata teman-teman saya, lebih murah dari harga rumah di pasar second hand.

Antrean serupa juga terjadi di proyek baru Daning Jianmao Palace. Juga di Shanghai.

Yang Sabtu dua minggu lalu melakukan penjualan 382 unit. Harga per unitnya sekitar Rp 40 miliar. Yang mendaftar 751 orang.

Padahal untuk mendaftar saja sudah harus menyetor uang Rp 2 miliar. Juga harus menunjukkan bukti punya deposito minimal Rp 6 miliar. Baru sisanya akan dibiayai dari pinjaman bank.

Tidak boleh ada lelang. Tidak boleh penawar tertinggi yang mendapatkannya. Maka jalan satu-satunya lotere. Undian. Siapa yang beruntung dialah yang berhak membeli. Yang kalah uang Rp 2 miliar dikembalikan.

Kondisi yang seperti itu tidak hanya di Shanghai. Juga di Beijing. Mungkin juga akan diikuti kota lain: Shenzhen. Terus ke kota Guangzhou. Dan seterusnya.

Itulah sebabnya Beijing memerlukan Meijing. Seperti Jakarta memerlukan Meikarta. Sebuah perumpamaan yang memang agak benar –ngawurnya.

Beijing sudah merencanakan membangun kota baru: dekat Baoding. Yang akan jadi kota modern abad mendatang. Inilah proyek prestisus Presiden Xi Jinping.

Tiongkok sudah terkenal pembangun proyek serba besar. Tapi inilah yang akan menjadi terbesar.

Mengalahkan proyek kereta cepat dan apa pun. Yang akan membuat nama Xi Jinping dikenang berabad-abad. Seperti Tembok Besar.

Saya sempatkan ke calon lokasi kota baru itu. Bulan lalu. Masih berupa desa-desa dan tanah pertanian.

Kini masyarakat sudah tidak boleh menjual tanah di situ. Di radius 100 km2. Pun yang coba-coba investasi tanah gigit jari. Tidak mungkin lagi.

Itu juga untuk mengerem gilanya kenaikan harga rumah di Beijing. Agar yang muda mulai berani melamar.

Kalau ini terjadi di Jakarta mungkin sudah pada bikin hastag #Stress2019.(***)

Tags: Catatan Dahlan Iskan
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Setelah Menjanda, Sumi Nikah dengan Pacar Lamanya yang Masih Perjaka

Next Post

Banten Punya Atlet Layar Berkelas Internasional

Next Post

Banten Punya Atlet Layar Berkelas Internasional

Mutasi Polda Banten

Tak Hanya Kapolresta Serang Kota, Dansat Brimob dan Direktur Resnarkoba Polda Banten Juga Diganti

Rabu, 4 November 2026 16:46
Ketua Komisi II DPRD Lebak Dilaporkan Dua Rekan Kerja ke Polda Banten

Ketua Komisi II DPRD Lebak Dilaporkan Dua Rekan Kerja ke Polda Banten

Kamis, 5 November 2026 12:01
Mendes Yandri Pastikan APBDes Tidak Dipotong untuk Membiayai Koperasi Desa Merah Putih

Mendes Yandri Pastikan APBDes Tidak Dipotong untuk Membiayai Koperasi Desa Merah Putih

Rabu, 4 November 2026 12:18
dprd lebak

Dilaporkan ke Polda Banten Soal Penipuan, Ini Kata Ade Adriana Ketua Komisi II DPRD Lebak

Kamis, 5 November 2026 16:27
Dua Dalang Cilik Juara Nasional, Ternyata Berasal dari Pandeglang

Dua Dalang Cilik Juara Nasional, Ternyata Berasal dari Pandeglang

Kamis, 5 November 2026 11:22
87 ASN Ikuti Seleksi Tujuh Jabatan Eselon II Pemkot Cilegon, Tiga Besar Segera Diserahkan

87 ASN Ikuti Seleksi Tujuh Jabatan Eselon II Pemkot Cilegon, Tiga Besar Segera Diserahkan

Rabu, 4 November 2026 12:08
Guru Asal Pandeglang Ukir Prestasi Nasional

Guru Asal Pandeglang Ukir Prestasi Nasional, Raih Juara 3 Kompetisi Video Pembelajaran Minerba 2026

Kamis, 5 November 2026 16:17

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Andra Soni Ingatkan Badan Publik Harus Terbuka, Bukan Hanya Saat Penilaian

Andra Soni Ingatkan Badan Publik Harus Terbuka, Bukan Hanya Saat Penilaian

by Yusuf Permana
Jumat, 6 November 2026 14:01
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Keterbukaan informasi publik tidak boleh berhenti pada kegiatan penilaian maupun pemeringkatan badan publik. Transparansi harus menjadi bagian...

Perpustakaan Sekolah Diminta Jangan Hanya Jadi Tempat Pajangan Buku

Perpustakaan Sekolah Diminta Jangan Hanya Jadi Tempat Pajangan Buku

by Ahmad Rizal Ramdhani
Jumat, 6 November 2026 13:36
0

SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang mendorong optimalisasi peran perpustakaan sekolah dalam meningkatkan kecerdasan kognitif siswa. Perpustakaan tidak boleh hanya memajang...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.