slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Catatan Dahlan Iskan

Kuda Messi Keledai Emosi

Aas Arbi by Aas Arbi
25-06-2018 18:53:32
in Catatan Dahlan Iskan
Melorot Karena Sewot
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

Messi itu ibarat kuda sekaligus keledai. Kuda bagi klubnya: Barcelona. Keledai bagi negaranya: Argentina.

Itu bukan pendapat saya. Itu ejekan dari media sosial. Setelah tim piala dunia Argentina ‘dikalahkan’ Islandia dengan skor 1-1. Apalagi saat mendapat hadiah penalti

Baca Juga :

Sayap Ekonom

Copot Kursi

Penasihat Komisaris

Hakka

Messi gagal bikin gol: tendangannya terlalu lemah. Seperti tidak ada semangat.

Lebih-lebih setelah Argentina ditaklukkan beneran oleh Croasia 0-3. Dan Messi belum bikin satu pun gol.

Kritik lain lebih masuk akal: Messi itu kurang Argentina. Emosinya bukan emosi Argentina. Tangisnya bukan cry for Argentina.

Sejak umur 13 tahun Messi sudah pindah ke Barcelona: sejak anak genius ini terkena penyakit defisit hormon. Ia mendapat pengobatan di Barcelona. Atas biaya klub kaya itu. Sejak itu hidupnya praktis di Barcelona. Argentina memberinya tempat lahir. Dan penyakit. Barcelona memberinya hidup. Dan kehidupan.

Teori yang agak ngawur itu dikuatkan oleh peristiwa dua tahun lalu. Saat Argentina masuk final Copa America yang dimajukan. Melawan Chili. Argentina kalah dari tetangganya itu: Messi juga gagal di tendangan penalti.

Copa America itu dilaksanakan di Amerika Serikat. Ditepatkan dengan HUT ke-100 Copa America. Saya lagi di sana saat itu. Tiga bulan. Melihat drama itu di cafe yang gemuruh di Kansas City, Missouri. Disway belum lahir saat itu.

Sejak itulah Chili dibenci di seluruh Amerika Latin. Bukan hanya di Argentina. Sikap Chili begitu merendahkan Argentina. Setelah drama itu. Membuat Chili menjadi musuh bersama di seluruh Amerika Latin. Hingga gagal maju ke piala dunia saat ini: oleh sepakbola gajah.

Saat itu Peru bermain mata dengan Colombia. Permainan itu disebut ‘Pakta Lima’. Lima adalah ibukota Peru. Mereka sepakat untuk tidak saling menyerang. Sambil menunggu hasil pertandingan lain. Para pemain saling mendekat dan berbisik. Pemain lawan juga membisikkan sesuatu ke rivalnya. Bola nyaris selalu berada di daerah pertahanan masing-masing. Saling umpan. Tanpa ada pemain lawan yang merebut bola. Hasilnya: 1-1. Chili tersungkur. Dan tersingkir. (Lihat video).

Maka janganlah lecehkan Messi. Ingatlah ini: tanpa tiga gol Messi di babak penyisihan Argentina sudah senasib dengan Chili.

Bahwa di Barcelona ia seperti the Black Stallion mungkin karena ini: iklim team secara keseluruhan memang mendukungnya. Barcelona adalah team perjuangan. Emosinya emosi perjuangan. Seperti ehm Persebaya sekarang ini.

Barcelona adalah alat perjuangan: membawa missi pro kemerdekaan Cataluna. Dari kerajaan Spanyol. Yang kalau merdeka ibukotanya di Barcelona. Lihatlah kalau Barcelona lagi bertanding. Home. Begitu banyak berkibar bendera Cataluna. Tidak ada satu pun bendera Spanyol.

Karena itu Barcelona harus selalu menang lawan klub Espanol: sebuah klub di Barcelona yang didirikan untuk pro-integrasi.

Dan jangan lupa: Barcelona juga harus menang setiap melawan Real Madrid. Klub dari ibukota Spanyol itu.

Penuh dengan emosi. Sepakbola tanpa emosi… apalah apalah apalah artinya.

Tidak percaya? Cobalah nonton pertandingan piala dunia sekarang ini. Cobalah jangan memihak salah satunya. Di mana asyiknya?

Menonton sepakbola itu harus memihak. Asyik…. bisa seperti jaran goyang.

Misalnya saat Mesir lawan Saudi Arabia. Sama sekali tidak menarik. Sama-sama Arabnya. Sama-sama sudah tersingkirnya. Tapi tetap saja saya akan memihak Mesir. Karena ada Mo Salahnya.

Memang ia dapat hadiah rumah di dekat Mekkah. Oleh raja Saudi. Setelah Salah mencetak gol terbanyak di Inggris. Dan mendapat tropi pemain terbaik Inggris tahun ini.

Tapi saya tetap memihak Mesir: karena ia Liverpool.
Padahal mestinya saya itu memihak Chelsea. Di Chelsea-lah saya belajar mengelola supporter sepakbola.

Atribut Persebaya itu dulunya terinspirasi dari Chelsea. Tapi emosi saya tetap di Liverpool: sejak Liverpool dapat hadiah penalti. Penendangnya sengaja tidak mau memasukkan bola penalti itu. Tidak seharusnya Liverpool dapat penalti. Wasit lah yang salah lihat.

Tanpa teknologi VAR pun Liverpool sudah fair play. Pokoknya sepakbola itu penuh emosi. Teknologi VAR justru akan mengurangi derajat emosi itu.

Kenapa tidak menambah wasit saja? Menjadi dua? Seperti di basket?

Bayangkan: bagaimana penonton baru bisa meneriakkan ”gooool…” dua menit setelah bolanya masuk gawang. Di mana asyiknya?

Teriakan gooool yang tertunda itu ibarat main seks yang ejakulasinya tersendat.

Tanyakan saja pada Xherdan Shaqiri. Saat pemain Swiss ini mencetak gol kemenangan lawan Serbia. Sabtu dini hari lalu.

Selebrasi Shaqiri bikin heboh. Mungkin ia akan kena denda. Ia copot kausnya. Ia peragakan jempol dan jarinya. Melambangkan bendera Albania.

Shaqiri memang warga Swiss. Tapi darahnya Albania. Waktu kecil ia diajak orangtuanya mengungsi ke Swiss. Setelah suku Albania yang Islam ditindas habis di Serbia.

Akibat perang Balkan itu Albania dan Serbia memisahkan diri dari Yugoslavia.

Perang Balkan ternyata berlanjut di Piala Dunia. Shaqiri salah. Pemain klub Stok City ini membawa politik ke pertandingan sepakbola.

Saat ditanya mengapa mantan pemain Bayern Munchen dan Inter Milan ini melakukan itu jawabnya singkat: saya tadi emosi.

Dendam turunan rupanya dibawa ke bawah sadarnya. (dis)

Tags: Catatan Dahlan IskanPiala Dunia 2018
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Hingga Kini, Iman Ariyadi Masih Kendalikan Golkar Cilegon

Next Post

Ubi Jalar Bermanfaat bagi Penderita Diabetes?

Related Posts

Sayap Ekonom
Catatan Dahlan Iskan

Sayap Ekonom

by Agung S Pambudi
Rabu, 30 Juli 2025 08:11

Oleh:Dahlan Iskan DALAM hidup saya ada dua Tionghoa terkenal yang sengaja tidak mau mengubah nama: Kwik Kian Gie dan Goh...

Read moreDetails

Copot Kursi

Penasihat Komisaris

Hakka

Untung Ada Komentar

Dosa Ultah

Ultah

Penyelamatan

Guo Nian

Andrian

Next Post
Ubi Jalar Bermanfaat bagi Penderita Diabetes?

Ubi Jalar Bermanfaat bagi Penderita Diabetes?

Bidang Guru Bisa Diisi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja

Sebentar Lagi Gaji Ke-13 ASN Cair, Dipastikan Lancar

Belum Genap Satu Bulan Bebas, Sony Pawitan Kembali Diciduk Polisi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Pembukaan Festival Shafara dan Digiwara 2026 di Bintaro Jaya XChange Mall, Kota Tangerang Selatan, Jumat, 22 Mei 2026.

BI Banten Gelar Shafara Festival dan Digiwara Festival 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 17:39
Dari Aktifitas Iseng Saat Pandemi, Kini Jadi Bisnis Menjanjikan 

Dari Aktifitas Iseng Saat Pandemi, Kini Jadi Bisnis Menjanjikan 

Sabtu, 23 Mei 2026 17:39
Mendes Yandri Susanto Sebut Pembinaan Qori dan Qoriah di Kabupaten Serang Sejalan dengan Program Kemendes

Mendes Yandri Susanto Sebut Pembinaan Qori dan Qoriah di Kabupaten Serang Sejalan dengan Program Kemendes

Sabtu, 23 Mei 2026 17:21
Pemkab Serang  Targetkan Juara Umum di MTQ Provinsi

Pemkab Serang  Targetkan Juara Umum di MTQ Provinsi

Sabtu, 23 Mei 2026 16:51
Kekerasan Seksual Anak di Pandeglang Jadi Sorotan, PATBM Diminta Jadi Garda Terdepan

Kekerasan Seksual Anak di Pandeglang Jadi Sorotan, PATBM Diminta Jadi Garda Terdepan

Sabtu, 23 Mei 2026 14:49
Sinar Mas Land Gelar Workshop UMKM 2026, Dorong Pelaku Usaha Melek AI

Sinar Mas Land Gelar Workshop UMKM 2026, Dorong Pelaku Usaha Melek AI

Sabtu, 23 Mei 2026 14:10
Pembukaan Festival Shafara dan Digiwara 2026 di Bintaro Jaya XChange Mall, Kota Tangerang Selatan, Jumat, 22 Mei 2026.

BI Banten Gelar Shafara Festival dan Digiwara Festival 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 17:39
Dari Aktifitas Iseng Saat Pandemi, Kini Jadi Bisnis Menjanjikan 

Dari Aktifitas Iseng Saat Pandemi, Kini Jadi Bisnis Menjanjikan 

Sabtu, 23 Mei 2026 17:39
Mendes Yandri Susanto Sebut Pembinaan Qori dan Qoriah di Kabupaten Serang Sejalan dengan Program Kemendes

Mendes Yandri Susanto Sebut Pembinaan Qori dan Qoriah di Kabupaten Serang Sejalan dengan Program Kemendes

Sabtu, 23 Mei 2026 17:21
Pemkab Serang  Targetkan Juara Umum di MTQ Provinsi

Pemkab Serang  Targetkan Juara Umum di MTQ Provinsi

Sabtu, 23 Mei 2026 16:51
Kekerasan Seksual Anak di Pandeglang Jadi Sorotan, PATBM Diminta Jadi Garda Terdepan

Kekerasan Seksual Anak di Pandeglang Jadi Sorotan, PATBM Diminta Jadi Garda Terdepan

Sabtu, 23 Mei 2026 14:49
Sinar Mas Land Gelar Workshop UMKM 2026, Dorong Pelaku Usaha Melek AI

Sinar Mas Land Gelar Workshop UMKM 2026, Dorong Pelaku Usaha Melek AI

Sabtu, 23 Mei 2026 14:10

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Pembukaan Festival Shafara dan Digiwara 2026 di Bintaro Jaya XChange Mall, Kota Tangerang Selatan, Jumat, 22 Mei 2026.

BI Banten Gelar Shafara Festival dan Digiwara Festival 2026

by Rostinah
Sabtu, 23 Mei 2026 17:39

TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Bank Indonesia (BI) untuk pertama kalinya menggabungkan dua agenda besar, yakni Shafara Festival dan Digiwara Festival 2026....

Dari Aktifitas Iseng Saat Pandemi, Kini Jadi Bisnis Menjanjikan 

Dari Aktifitas Iseng Saat Pandemi, Kini Jadi Bisnis Menjanjikan 

by Ahmad Rizal Ramdhani
Sabtu, 23 Mei 2026 17:39

SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- Berawal dari keisengan saat adanya pandemi Covind-19 lalu, aktivitas berkebun anggur yang dilakukan oleh Aparatur Sipil Negara di Dinas...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak