SERANG – Sesosok bayi lelaki ditemukan tergeletak di depan rumah milik Muksin di Kompleks Permata Banjar Asri, Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Cipocokjaya, Kota Serang, Selasa (28/8). Bayi yang diperkirakan berusia dua minggu itu diduga dibuang oleh orangtuanya.
Penemuan bayi malang itu bermula ketika Entin Olianti mendengar suara tangis bayi dari rumah milik Muksin. Lantaran takut keluar rumah, Entin memutuskan kembali tidur.
“Karena suaminya lagi enggak ada, ibu yang di depan rumah itu enggak berani keluar,” kata Ismail, warga sekitar.
Sekira pukul 04.00 WIB, Ismail keluar rumah untuk melaksanakan salat Subuh di masjid. Saat melintas di kediaman Muksin, Ismail juga mendengar suara tangisan bayi. Kendati curiga, Ismail meneruskan perjalanan menuju masjid. “Saya sempat dengar kok ada suara bayi,” kata Ismail.
Selepas pulang dari masjid, Ismail mengajak Suadi Saat dan Ade Sohili mendatangi kediaman Muksin. Ketiga lelaki itu kemudian mengecek halaman rumah Muksin. Sosok bayi berbalut selimut ditemukan di teras rumah. “Suaranya udah mengecil. Kedinginan. Sempat periksa, siapa tahu ada surat gitu kan (dari orang tua bayi-red), tapi enggak ada,” ungkap Ismail.
Yakin bahwa bayi itu dibuang oleh orangtuanya, warga membangunkan Muksin yang sedang tertidur di dalam rumah. Muskin yang baru bangun kaget atas temuan bayi tersebut. Bayi itu kemudian dibawa masuk ke dalam rumah. “Habis itu lapor ke Polsek,” kata Ismail.
Terpisah, Kanitreskrim Polsek Cipocok Inspektur Polisi Satu (Iptu) Tatang S mengaku masih belum menemukan sosok yang dicurigai sebagai pelaku pembuang bayi. “Lingkungan sekitar itu kan kompleks. Tidak ada kontrakan. Menurut warga, lingkungan tersebut tidak ada yang hamil,” kata Tatang.
Terkait temuan bayi, kepolisian telah berkoordinasi dengan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2 TP2A) Kota Serang. “Tadi pagi sudah dibawa ke RSUD Banten. Untuk selanjutnya ditangani P2TP2A,” kata Tatang. (Merwanda/RBG)












