slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama Sosial Budaya

Demi Nafsu Berjudi Tega Curi Uang Mertua yang Lagi Sakit

Aas Arbi by Aas Arbi
05-09-2018 18:45:46
in Sosial Budaya
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

Wiwin (51), nama samaran, mengaku kriteria lelaki pilihan hidupnya sederhana. Tak perlu tampan, tak perlu kaya, asal bisa bikin bahagia, sudah merasa sempurna hidup di dunia. Hal itu tentu membuat Cuprit (55), bukan nama sebenarnya, semakin dibuai asmara.
Sekian lama berumah tangga bahkan sampai memiliki buah hati tercinta, nyatanya tak bisa menjamin kepercayaan satu sama lain. Bagai pepatah lama dikasih hati minta ampela, rumah tangga Wiwin dan Cuprit sempat diterjang masalah. Peristiwa itu terjadi ketika Wiwin berusia 32 tahun dan Cuprit 36 tahun.

Seperti diceritakan Wiwin, Cuprit yang dikenalnya tak lama sebelum putus dengan sang mantan, memang terkenal ramah dan humoris. Memiliki banyak teman mulai dari yang seusia sampai jauh di atasnya, Cuprit kerap menjadi pusat perhatian ketika sedang berkumpul bersama masyarakat kampung.

Terlahir dari keluarga sederhana, ayah pekerja dan ibu penjahit rumahan, Cuprit memiliki masa muda berwarna. Meski dari segi ekonomi biasa saja, anehnya kalau urusan cinta ia dikelilingi banyak wanita. Meski begitu, katanya, kalau untuk kesetiaan, Wiwin bisa menjaminnya. Wih, pede amat sih, Teh?

“Dia enggak bakal berani khianatin saya, Kang. Soalnya ya sedari pacaran juga sudah keliahatan takut banget kehilangan,” kata Wiwin.

Wiwin sendiri bukan perempuan biasa. Terlahir dari keluarga berada, ditambah status sang ayah sebagai tokoh masyarakat, sosok Wiwin yang manis dan menarik, membuat orang-orang menaruh hormat padanya. Tidak sembarang melayangkan rayuan gombal, para lelaki di kampung mengagumi secara diam-diam.

Memiliki tubuh ideal dengan kulit putih, tak membuat Wiwin sombong kepada para pemuda kampung. Kerap menebar senyum dengan sapaan hangat, Wiwin menjadi wanita incaran banyak pria. Katanya, dulu sampai ada yang kirim-kirim surat ke rumah. Widih, romantis amat ya.

Sampai usia beranjak dewasa, Wiwin sempat mengalami peristiwa menyedihkan saat menuju pelaminan. Ketika kedua keluarga sudah saling sepakat menuju tanggal pernikahan, kejadian yang tak diinginkan semua calon pengantin terjadi padanya. Sang calon suami membatalkan pernikahan secara sepihak. Parahnya, ia melakukan hal itu karena pengaruh sang mantan. Astaga, kok bisa sih, Teh?

“Ya, waktu itu sebenarnya saya sudah curiga dari awal, dia kayak enggak semangat gitu. Dan ternyata benar, pas dekat-dekat ke hari H dan undangan sudah disebar, main ngebatalin gitu saja,” curhat Wiwin mengenang masa lalu.

Namun, kesedihan itu tak berlangsung lama. Sebulan setelah peristiwa batal nikah, Cuprit datang menawarkan kebahagiaan. Ditemani ayah serta paman yang ternyata kenal dekat dengan ayah Wiwin, Cuprit percaya diri melamar sang wanita idaman.

Meski awalnya sempat ragu, Wiwin tak bisa berbuat banyak lantaran sang ayah sudah mengeluarkan lampu hijau. Namun, seolah belajar dari pengalaman, Wiwin tak ingin buru-buru ke pelaminan. Menjalani masa pacaran sampai setahun lamanya, ia dan sang kekasih saling menguji ketulusan cinta.

Hingga merasa sudah sama-sama siap, tak menunggu waktu lama, pesta pernikahan pun terlaksana. Mengikat janji sehidup semati, Wiwin dan Cuprit resmi menjadi suami istri.
Di awal pernikahan, tidak seperti pasangan baru pada umumnya, Cuprit tampak tak begitu canggung kepada keluarga sang istri. Santai dan banyak bicara, Cuprit pandai mencuri hati. Berbaur dengan ayah mertua sampai ke pembantu rumah tangga, Cuprit menunjukkan sosok hangat dan ramah.

Tapi yang namanya rumah tangga, pasti tak lepas dari urusan ekonomi. Nah, di sinilah Cuprit tak berdaya untuk memberi nafkah lebih bagi istri. Bekerja sebagai pegawai di salah satu perusahaan swasta di Kota Serang, Cuprit berjuang meraih kebahagiaan istri.
Tak seperti wanita kebanyakan, Wiwin yang biasa hidup sederhana meski punya harta, bersikap santai dengan ekonomi rumah tangga yang sulit. Terus memberi semangat pada suami untuk meningkatkan kualitas hidup, rumah tangga mereka berjalan mesra. Sampai akhirnya, orangtualah yang menjadi tumpuan keuangan.

“Ya, sebenarnya kan tujuan saya nikah memang enggak nuntut banget harus sejahtera. Asalkan Kang Cuprit bisa bikin saya bahagia, semua sudah cukup,” aku Wiwin.

Singkat cerita, setelah punya anak pertama, mungkin karena tak tega, orangtua Wiwin membelikan rumah. Berharap sang anak bisa hidup mandiri dan semakin merasakan nikmatnya hidup berumah tangga, mereka memberikan segalanya untuk sang anak tercinta.

Setahun berjalan semua tampak lancar. Apa mau dikata, mungkin karena terbuai dengan fasilitas yang ada, semakin diperhatikan orangtua bukannya berpikir maju, justru malah membuat Cuprit keenakan dan malah banyak menyia-nyiakan waktu. Terjebak dengan lingkungan di rumah baru, setiap malam ia sering main judi dengan pemuda setempat.

Oalah, kok bisa begitu, Teh?

“Saya sudah melarang, Kang. Tapi, dia alasannya kalau enggak ikutan, nanti enggak gaul sama warga sekitar. Kan kita orang baru. Ya, sudah saya enggak bisa melarang lagi,” curhat Wiwin.

Baca Juga :

Istri Tak Bisa Mijat, Malah Cari yang Plus-plus

Mertua Sayang, Tapi Kok Menderita

Dulu Soleh Minta Cerai, Suami Baru Tak Pernah Salat

Kepincut Adik Tersayang, Cincin Lamaran Melayang

Apalah daya, kebiasaan sang suami main judi tak terbendung. Sering meminta uang pada istri, Cuprit seolah tak lagi mengenal kata malu. Apa pun dilakukan demi bisa memuaskan hasrat berjudi. Hingga suatu hari, dampak akibat berjudi itu muncul menghancurkan kepercayaan keluarga.

Malam itu Wiwin ditelepon untuk segera pulang ke rumah. Bersama sang suami, ia melesat menembus jalan perkampungan. Sesampainya di rumah, Wiwin kaget lantaran sang ayah terbaring lemas tak berdaya. Saat itu juga dengan mobil pribadi, seluruh keluarga berangkat ke rumah sakit terdekat.

Sesampainya di rumah sakit, Cuprit diminta kembali ke rumah untuk membawa pakaian karena sang ayah harus dirawat. Saat itu semua terkesan seolah tak ada apa-apa. Setelah melaksanakan tugasnya, Cuprit pergi entah ke mana. Meninggalkan sang istri dan keluarga.

Keesokan harinya, sang ibu yang sengaja pulang ke rumah merasa heran. Uang simpanan keluarga sejumlah belasan juta rupiah hilang. Parahnya, bagai hilang ditelan bumi, saat itu Cuprit tak pulang ke rumah. Seminggu kemudian, ditanyalah Cuprit terkait uang hilang. Awalnya tak mengaku, tapi setelah ditekan oleh paman sang istri, mengakulah Cuprit kalau ia memakai uang itu untuk berjudi. Aih-aih.

“Sumpah waktu itu saya malu dan kecewa sama dia. Enggak nyangka,” tukas Wiwin emosi.
Keributan terjadi bagai ‘perang dunia’. Cuprit kabur dari rumah, Wiwin menangis sendiri di kamar. Beruntung, rumah tangga mereka tak sampai cerai. Meski begitu, hubungan Cuprit dengan keluarga sang istri tak sehangat dahulu.

Ya ampun, sabar ya Teh Wiwin. Semoga Kang Cuprit enggak melakukan hal itu lagi. Amin! (daru-zetizen/zee/dwi)

Tags: Love Story
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

e-Paper Radar Banten, Rabu 5 September 2018

Next Post

Penerimaan CPNS Tahun Ini Ada Formasi untuk Lulusan SMA

Related Posts

Istri Tak Bisa Mijat, Malah Cari yang Plus-plus
Love Story

Istri Tak Bisa Mijat, Malah Cari yang Plus-plus

by Redaksi
Rabu, 26 Januari 2022 16:41

Amarah Santi (35) nama samaran, tak bisa padam saat tahu kalau suaminya, sebut saja Joko (38) mendownload aplikasi yang bisa...

Read moreDetails

Mertua Sayang, Tapi Kok Menderita

Dulu Soleh Minta Cerai, Suami Baru Tak Pernah Salat

Kepincut Adik Tersayang, Cincin Lamaran Melayang

Ketahuan Bawa Penumpang, Mobil Dilelang

Suami Butuh Kehangatan, Malah Diacuhkan

Demi Janda, Rela Jual Sawah

Awalnya Diragukan, Sudah Kaya Jadi Tumpuan

Mantanku Teman Baik Suamiku

Terlalu Dikekang, Rumah Rasa Medan Perang

Next Post
Masyarakat Jangan Asal Percaya Info Loker PNS

Penerimaan CPNS Tahun Ini Ada Formasi untuk Lulusan SMA

Yandri Susanto Tolak Pengaturan Azan

Lima Makanan Ini Efektif Turunkan Darah Tinggi

Lima Makanan Ini Efektif Turunkan Darah Tinggi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Pelebaran Jalan Bojonegara–Serdang Butuh Anggaran Rp250 Miliar

Pelebaran Jalan Bojonegara–Serdang Butuh Anggaran Rp250 Miliar

Senin, 13 Juli 2026 09:58
Tak Ikuti Tahapan Seleksi, Dua Calon Kadis Gugur

Tak Ikuti Tahapan Seleksi, Dua Calon Kadis Gugur

Senin, 13 Juli 2026 09:40
Lomba Berburu dan Baksos, Semarak Hari Bhayangkara

Lomba Berburu dan Baksos, Semarak Hari Bhayangkara

Senin, 13 Juli 2026 08:45
Lomba Menembak Kapolda Cup 2026, Pembinanan Personel

Lomba Menembak Kapolda Cup 2026, Pembinanan Personel

Senin, 13 Juli 2026 08:38
Apresiasi untuk Dedikasi Personel Polda Banten

Apresiasi untuk Dedikasi Personel Polda Banten

Senin, 13 Juli 2026 08:33
Momentum Gerakan Kurangi Plastik

Ruang untuk Banyak Karya

Senin, 13 Juli 2026 07:43
Pelebaran Jalan Bojonegara–Serdang Butuh Anggaran Rp250 Miliar

Pelebaran Jalan Bojonegara–Serdang Butuh Anggaran Rp250 Miliar

Senin, 13 Juli 2026 09:58
Tak Ikuti Tahapan Seleksi, Dua Calon Kadis Gugur

Tak Ikuti Tahapan Seleksi, Dua Calon Kadis Gugur

Senin, 13 Juli 2026 09:40
Lomba Berburu dan Baksos, Semarak Hari Bhayangkara

Lomba Berburu dan Baksos, Semarak Hari Bhayangkara

Senin, 13 Juli 2026 08:45
Lomba Menembak Kapolda Cup 2026, Pembinanan Personel

Lomba Menembak Kapolda Cup 2026, Pembinanan Personel

Senin, 13 Juli 2026 08:38
Apresiasi untuk Dedikasi Personel Polda Banten

Apresiasi untuk Dedikasi Personel Polda Banten

Senin, 13 Juli 2026 08:33
Momentum Gerakan Kurangi Plastik

Ruang untuk Banyak Karya

Senin, 13 Juli 2026 07:43

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Pelebaran Jalan Bojonegara–Serdang Butuh Anggaran Rp250 Miliar

Pelebaran Jalan Bojonegara–Serdang Butuh Anggaran Rp250 Miliar

by Yusuf Permana
Senin, 13 Juli 2026 09:58

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mulai mematangkan rencana pelebaran Jalan Bojonegara–Serdang, Kabupaten Serang. Berdasarkan Detail Engineering Design (DED)...

Tak Ikuti Tahapan Seleksi, Dua Calon Kadis Gugur

Tak Ikuti Tahapan Seleksi, Dua Calon Kadis Gugur

by Purnama Irawan
Senin, 13 Juli 2026 09:40

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Sebanyak dua dari 21 peserta seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) atau open bidding di lingkungan...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak