SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mulai mematangkan rencana pelebaran Jalan Bojonegara–Serdang, Kabupaten Serang. Berdasarkan Detail Engineering Design (DED) yang saat ini tengah disusun, proyek pelebaran jalan tersebut diperkirakan membutuhkan anggaran konstruksi sekitar Rp250 miliar.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Provinsi Banten, Arlan Marzan, mengatakan penyusunan DED ditargetkan rampung pada akhir 2026. Dokumen tersebut akan menjadi acuan teknis pelaksanaan pembangunan, sekaligus menentukan kebutuhan lahan yang harus dibebaskan.
“InsyaAllah akhir tahun selesai,” ujar Arlan kepada Radar Banten, Minggu, 12 Juli 2026.
Menurut Arlan, ruas Jalan Bojonegara–Serdang direncanakan diperlebar hingga memiliki lebar 25 meter. Ukuran tersebut disesuaikan dengan standar Kementerian Pekerjaan Umum guna meningkatkan kapasitas jalur menuju kawasan industri dan Pelabuhan Bojonegara.
“Rencana pelebaran 25 meter sesuai standar Kementerian PU,” katanya.
Meski demikian, kebutuhan lahan untuk proyek tersebut masih dalam tahap pengkajian. DPUPR masih menunggu hasil kajian yang akan menjadi dasar penetapan luas lahan yang harus dibebaskan sebelum pekerjaan fisik dimulai.
“Untuk lahan masih menunggu hasil kajian selesai,” ungkapnya.
Arlan memperkirakan kebutuhan anggaran konstruksi mencapai sekitar Rp250 miliar. Nilai tersebut belum termasuk biaya pembebasan lahan yang baru dapat dihitung setelah kajian selesai.
“Kalau konstruksi perkiraan sekitar Rp250 miliar,” jelasnya.
Ia menambahkan, rencana peningkatan Jalan Bojonegara–Serdang telah mendapat perhatian pemerintah pusat. Bahkan, Menteri Pekerjaan Umum sebelumnya telah meninjau langsung kondisi ruas jalan tersebut sebagai bagian dari upaya percepatan pembangunan infrastruktur penunjang kawasan industri dan Pelabuhan Bojonegara.
Melalui pelebaran jalan tersebut, Pemprov Banten berharap konektivitas menuju kawasan industri dan pelabuhan semakin lancar. Peningkatan kapasitas jalan itu juga diharapkan mampu mendukung pertumbuhan investasi serta mempercepat distribusi barang dan jasa di wilayah utara Kabupaten Serang.*
Editor : Krisna Widi Aria









