slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Catatan Dahlan Iskan

Cari Resep Yang Mahal

Aas Arbi by Aas Arbi
16-09-2018 07:40:21
in Catatan Dahlan Iskan
Cari Resep Yang Mahal
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

Oleh: Dahlan Iskan

Obat saya hilang. Di Amerika. Sebagian. Entah tercecer di mana. Padahal obat itu penyangga nyawa saya.
Memang, apa pun gampang hilang bersama saya: buku, jaket, topi, sepatu, bahkan jabatan.

Itu ada baiknya: bisa selalu belajar mengikhlaskan apa saja. Tidak mudah sakit hati. Tapi, dalam hal obat ini saya harus cari gantinya.

Baca Juga :

Ingin Staycation Murah? Horison Altama Pandeglang Punya Promo Menarik

Astra Honda Dream Cup 2026 Siap Digelar, Vario 160  Siap Melesat

Bupati Ratu Zakiyah Launching Aplikasi Serba DIGI

Ciptakan Lingkungan Bersih, Bupati Pandeglang  Gaungkan Gerakan Indonesia Asri

Saya coba ke Walmart: apa pun bisa dibeli di situ. Mulai meja, terigu, daging, benang sulam, tenda biru, sledri, chicken wing sampai komputer. (Saya coba beli daging bison. Ternyata gak ada. Saya coba beli benih alfalfa. Juga tidak ada).

Di counter apoteknya saya sodorkan sisa-sisa obat saya. Tiga macam. Biar dilihat. Apakah ada.

Ada: tapi saya tidak boleh beli. Harus dengan resep dokter. Saya rayu sampai dengan gombal sekali pun: tidak bisa.

Di manakah saya bisa cari dokter, eh resep dokter? Kota kecil di pedalaman Amerika ini benar-benar asing. Di New York lebih mudah. Ada dokter Amerika kelahiran Indonesia. Atau di Washington DC. Atau di Los Angeles. Gratis pula.

Paling minta foto bersama. Atau, yang di Los Angeles itu, saya harus mau tidur di rumahnya: yang seperti istana.

Tapi ini kota –kota ini– di tengah padang praire. Ke mana cari resep?

Petugas apotek itu akhirnya baik hati. Saya, katanya, bisa ke walk-in clinic. Di sebelah starbucks. Sekitar 1 mil jauhnya. Bisa minta resep di sana.

Ketemu. Klinik itu buka. Tapi  ternyata tidak bisa memberi resep. Jenis obat saya ini resepnya harus khusus. Harus dari dokter tertentu. Saya diberi alamat: First Clinic. Di tengah kota.

Nyetir mobil di tengah kota harus waspada. Biar pun jarang ada mobil lewat. Di  perempatan sering ada tanda ‘STOP’. Warna merah. Kita harus memberhentikan mobil. Sampai benar-benar berhenti. Baru boleh jalan lagi. Padahal tidak ada mobil sama sekali.

Kota ini sepi… Sepuluh menit lagi pun belum tentu ada mobil lewat. Tapi harus patuh. Harus berhenti di tanda itu.

Sering juga ada tanda perubahan kecepatan. Kita harus waspada. Asyik-asyik nyetir dengan kecepatan 60 km/jam tiba-tiba harus jadi 30 km/jam: ada sekolah di pinggir jalan itu.

Akhirnya saya temukan klinik tersebut. Di sebelah dua gereja yang berseberangan –letaknya maupun alirannya.
Saya utarakan (catatan: siapa ya yang tahu sejarah lahirnya kata ‘utarakan’ ini? Kenapa tidak selatankan?) maksud saya: minta resep.

Saya disuruh isi formulir dulu. Tiga lembar. Data pribadi.

Banyak yang tidak bisa saya isi: pertanyaan-pertanyaan di sekitar asuransi. Saya tidak punya asuransi di Amerika ini. Padahal maksud saya sederhana saja: beri saya resep, lalu berapa biayanya, saya bayar sendiri.

Tapi tidak bisa begitu. Harus ikut prosedur.

Ya…sudah. Ikut prosedur. Saya serahkan kembali formulir itu. Yang banyak tidak terisi jawaban itu. Ternyata tidak dipermasalahkan. Bahkan tidak dilihat.

Lantas saya diminta foto. Foto? Apa hubungannya dengan resep? Saya kan bukan ingin bikin SIM? Yaaa… sudahlah. ikut prosedur.

Di mana fotonya? Di situ juga. Ternyata ada kamera di atas komputer itu. Saya buka topi. ”Terima kasih mau membuka topi,” katanya.

Selesai. Saya pikir segera dibuatkan resep. Ternyata belum. Saya masih ditanya: apakah mau dibikinkan janji ketemu dokternya? Oh… ma…ma…mauu!

Lho… kan harus mau. Saya kan sudah ditarik bayaran: 108 dolar. Sekitar Rp 1,4 juta. Saya pun diberi secuil kertas.

Saya lihat jam di memo kecil darinya itu: masih dua jam lagi. Saya bisa muter-muter 10 kali di kota ini. Saking kecilnya.

Waktu dua jam itu saya manfaatkan untuk ke desa sebelah. Ada museum kecil di situ: rumah masa kecilnya Chrysler. Tokoh permobilan Amerika. Yang namanya dipakai merk mobilnya.

Saya pun balik ke klinik tepat waktu. Diminta isi formulir lagi. Dua halaman.

Banyak sekali pertanyaan yang harus saya isi: pernah punya ashma? Ada batuk-batuk? Sulit kencing? Suka ngorok? Dan seterusnya.

Mudah mengisinya: tinggal mencontreng semua kolom ‘No’. Banyak sekali jumlahnya.

Halaman duanya tidak saya baca lagi. Langsung saja saya contreng semua ‘No’ nya.
Isian formulir ini juga tidak dia baca.

Saya diminta membawanya ke lantai atas: ke ruang tunggu dokter.

Ada 20-an kursi di situ. Tiga terisi. Ruang tunggu yang nyaman. Ada TV. Ada layar video on demand. Ada lukisan-lukisan praire. Ada seni instalasi. Ada jam dinding raksasa. Ada mainan anak-anak.

Seorang suster memanggil: ”Dalan… ”
Saya sudah hafal. Orang barat sulit memanggil Dahlan dengan benar. Orang Tiongkok apalagi. Ayah saya sendiri pun sulit. Memanggil anaknya itu: Dakelan.

Dipanggil Dalan begitu saya berdiri. Menyerahkan isian formulir. Lalu mengiringinya ke satu koridor: disuruh timbang badan. Diukur tinggi badan.

Berat badan saya entah berapa. Hitungannya dalam pound. Tinggi badan saya juga entah berapa. Hitungannya dalam inci.

Tapi saya percaya.  Biar pun dihitung dengan inci badan saya tidak akan lebih tinggi. Angkanya saja yang lebih banyak.

Lalu masuklah ke ruang pemeriksaan. Ada tempat tidur pasien beralas kertas. Saya hanya diminta duduk di situ. Diukur tekanan darah.

Dimasukkan satu paku ke mulut saya: pengukur suhu badan. Ditanya apakah alergi terhadap obat.

Petugas itu keluar. Menutup pintu di depan saya. Masuklah dokter: wanita. Matanya biru. Rambutnya blonde. Celananya jeans. Muda. Tapi tidak setinggi umumnya orang bule.

”Saya minta dibikinkan resep,” kata saya. Untuk tiga jenis obat itu. Untuk keperluan satu bulan. Dia pun membuatkannya: selesai.

Bentuk resepnya print-out. Yang lebarnya satu folio. Satu jenis obat satu print-out.

Jadi, ada tiga lembar resep: boros banget. Hematan dokter Indonesia. Tujuh obat sekali pun ditulis dalam satu resep –kertas kecil yang tulisannya sulit dibaca itu.

Saya bawa resep itu ke Walmart. Saya jejer-jejer dulu di atas kursi. Saya foto. Kapok dia. Biar tiga lembar memfotonya jadi satu. Hemat.

Ternyata hanya ada dua jenis obat yang tersedia di apotik Walmart. Dua-duanya yang terkait dengan aorta dissection saya itu. Yang satu lagi, yang kaitannya dengan transplant hati: kosong. Tidak ada stok.

Saya pun membayar untuk yang ada itu. Beres. Siap pulang.

Lalu saya dipanggil lagi. Ditanya: apakah untuk yang satu lagi itu saya mau menunggu satu hari. Akan didatangkan dari kota besar.  Harganya (30 tablet): 680 dolar. Atau sekitar Rp 8 juta.

Itulah harga obat jenis entecavir. Yang juga harus saya minum seumur hidup. Untuk merawat hati saya.

Itu bukan obat yang untuk mensinkronkan hati dan badan itu. Itu lain lagi namanya. Lain pula harganya. Saya masih punya cadangannya.

Begitu mahal obat untuk lever itu. Itulah sebabnya enam tahun lalu saya minta ini: Kimia Farma harus bisa memproduksi entecavir yang harganya terjangkau.

Mumpung saya punya jabatan saat itu.

Terlalu banyak penderita liver di Indonesia. Tidak mungkin mampu membeli obat Rp 8 juta sebulan.

Alhamdulillah. Kimia Farma berhasil. Nama obatnya: Heplav. Harganya: Rp 200 ribu/30 butir.

Lesson learned: kalau ke Amerika bawalah obat yang cukup. Resepnya saja Rp 1,4 juta. Belum mondar-mandirnya. Seandainya sewa mobil: dua juta sendiri lagi.

Jangan bodoh seperti saya. Yang mudah kehilangan apa saja. (dis)

Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Ditekan Sana-sini, Diam-diam Nikah Lagi

Next Post

Seleksi Penyelenggara Pemilu Harus Adil bagi Perempuan

Related Posts

Ingin Staycation Murah? Horison Altama Pandeglang Punya Promo Menarik
Bisnis

Ingin Staycation Murah? Horison Altama Pandeglang Punya Promo Menarik

by Moch. Madani Prasetia
Kamis, 16 April 2026 20:40

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Horison Altama Pandeglang menghadirkan berbagai promo menarik untuk menarik minat tamu, khususnya saat momen libur dan akhir...

Read moreDetails

Astra Honda Dream Cup 2026 Siap Digelar, Vario 160  Siap Melesat

Bupati Ratu Zakiyah Launching Aplikasi Serba DIGI

Ciptakan Lingkungan Bersih, Bupati Pandeglang  Gaungkan Gerakan Indonesia Asri

Datangi Rumah Warga, Istri Wali Kota Cilegon Kawal Langsung Penyaluran Bantuan

Realisasi Luas Tambah Tanam Capai 44 Ribu Hektar

Perluas Akses Air Bersih, Tirta Benteng Sasar 10 Ribu Pelanggan Baru

Penanganan Banjir dan Longsor di  Tangsel Terus Dilakukan

Cegah Korupsi Anggaran, Pemkot Tangsel Minta Pengawasan Jaksa

Efisiensi Energi, Dinas ESDM Banten Larang Pegawai Pakai Mobil Setiap Kamis

Next Post
Pengumuman Daftar Calon Sementara Anggota DPRD Banten Pemilu 2019

Seleksi Penyelenggara Pemilu Harus Adil bagi Perempuan

Kelanjutan Pembangunan Masjid Agung Kota Serang Tergantung Kajian

Imam Masjid Meninggal Saat Sujud Salat Jumat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Ingin Staycation Murah? Horison Altama Pandeglang Punya Promo Menarik

Ingin Staycation Murah? Horison Altama Pandeglang Punya Promo Menarik

Kamis, 16 April 2026 20:40
Astra Honda Dream Cup 2026 Siap Digelar, Vario 160  Siap Melesat

Astra Honda Dream Cup 2026 Siap Digelar, Vario 160  Siap Melesat

Kamis, 16 April 2026 20:36
Bupati Ratu Zakiyah Launching Aplikasi Serba DIGI

Bupati Ratu Zakiyah Launching Aplikasi Serba DIGI

Kamis, 16 April 2026 20:05
Ciptakan Lingkungan Bersih, Bupati Pandeglang  Gaungkan Gerakan Indonesia Asri

Ciptakan Lingkungan Bersih, Bupati Pandeglang  Gaungkan Gerakan Indonesia Asri

Kamis, 16 April 2026 19:49
Datangi Rumah Warga, Istri Wali Kota Cilegon Kawal Langsung Penyaluran Bantuan

Datangi Rumah Warga, Istri Wali Kota Cilegon Kawal Langsung Penyaluran Bantuan

Kamis, 16 April 2026 19:21
Realisasi Luas Tambah Tanam Capai 44 Ribu Hektar

Realisasi Luas Tambah Tanam Capai 44 Ribu Hektar

Kamis, 16 April 2026 18:57
Ingin Staycation Murah? Horison Altama Pandeglang Punya Promo Menarik

Ingin Staycation Murah? Horison Altama Pandeglang Punya Promo Menarik

Kamis, 16 April 2026 20:40
Astra Honda Dream Cup 2026 Siap Digelar, Vario 160  Siap Melesat

Astra Honda Dream Cup 2026 Siap Digelar, Vario 160  Siap Melesat

Kamis, 16 April 2026 20:36
Bupati Ratu Zakiyah Launching Aplikasi Serba DIGI

Bupati Ratu Zakiyah Launching Aplikasi Serba DIGI

Kamis, 16 April 2026 20:05
Ciptakan Lingkungan Bersih, Bupati Pandeglang  Gaungkan Gerakan Indonesia Asri

Ciptakan Lingkungan Bersih, Bupati Pandeglang  Gaungkan Gerakan Indonesia Asri

Kamis, 16 April 2026 19:49
Datangi Rumah Warga, Istri Wali Kota Cilegon Kawal Langsung Penyaluran Bantuan

Datangi Rumah Warga, Istri Wali Kota Cilegon Kawal Langsung Penyaluran Bantuan

Kamis, 16 April 2026 19:21
Realisasi Luas Tambah Tanam Capai 44 Ribu Hektar

Realisasi Luas Tambah Tanam Capai 44 Ribu Hektar

Kamis, 16 April 2026 18:57

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Ingin Staycation Murah? Horison Altama Pandeglang Punya Promo Menarik

Ingin Staycation Murah? Horison Altama Pandeglang Punya Promo Menarik

by Moch. Madani Prasetia
Kamis, 16 April 2026 20:40

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Horison Altama Pandeglang menghadirkan berbagai promo menarik untuk menarik minat tamu, khususnya saat momen libur dan akhir...

Astra Honda Dream Cup 2026 Siap Digelar, Vario 160  Siap Melesat

Astra Honda Dream Cup 2026 Siap Digelar, Vario 160  Siap Melesat

by Eko Fajar
Kamis, 16 April 2026 20:36

JAKARTA, RADARBANTEN.CO.ID– PT Astra Honda Motor (AHM) kembali menghadirkan ajang balap yang dinantikan para pecinta motorsport Tanah Air melalui Astra...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak