slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Catatan Dahlan Iskan

Green Street Itu Bernama Ryomyom

Aas Arbi by Aas Arbi
22-10-2018 18:36:43
in Catatan Dahlan Iskan
Green Street Itu Bernama Ryomyom
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

Oleh Dahlan Iskan

Pemandangan ini tidak saya sangka. Sama sekali.

Baca Juga :

Disway Group Jajaki Kerja Sama Bisnis dengan SIPF dari Jepang

Disway Group Jajaki Kerja Sama Bisnis dengan SIPF Jepang 

Pertama Kali! Disway Group Jalin Kerjasama dengan Brand Kecantikan Lokal B Erl Cosmetics

Disway Awards 2025: Momentum Apresiasi Integritas dan Kredibilitas Serta Reputasi Brand Nasional

Tiba-tiba muncul banyak gedung tinggi. Di depan mata saya. Di beberapa kawasan strategis di pusat kota Pyongyang.

Itulah kawasan baru. Yang baru dibangun. Salah satunya baru selesai tahun lalu. Disebut kawasan Green Street. Orang Korea Utara menyebutnya kawasan Jalan Ryomyom. Jalan Fajar Menyingsing.

Menjelang senja itu saya diajak jalan-jalan di kawasan ini. Saya hitung. Ada 18 gedung tinggi.

Semuanya baru. Semua dicat dengan nuansa warna daun muda.

Yang tertinggi 70 lantai. Arsitekturnya sudah indah. Jauh dari arsitektur era komunisme.

Lihatlah foto-fotonya.


”Kim Jong-Un sendiri yang memerintahkan pembangunan kawasan ini. Kim Jong-Un bilang setahun harus jadi,” ujar pejabat yang mengantarkan saya itu.

Awal tahun lalu pembangunan dimulai. Akhir tahun lalu semua jadi.

Itulah ‘rapor’ setahun di tahun 2017. Bagi Kim Jong-Un. Di bidang pembenahan kota.

Pembangunan ‘hutan gedung’ itu tidak pakai kontraktor. Dikerjakan langsung oleh tentara. Angkatan Darat. Oleh devisi yang memiliki kemampuan membangun gedung-gedung. Mungkin sejenis kesatuan zeni di struktur angkatan darat kita.

Hanya desainnya dikerjakan oleh para arsitek. Lima tahun terakhir Kim Jong-Un banyak mengirim arsitek ke luar negeri: Prancis, Jerman, Singapura dan Shanghai.

Hasilnya: kawasan baru seperti Ryomyom ini. Tidak ada mall di kawasan baru ini. Yang ada toko-toko. Atau salon kecantikan. Dan sebangsanya.

Semua gedung tinggi itu adalah perumahan. Apartemen. Untuk rakyatnya. Gratis.

Sampai malam hari saya di kawasan ini. Ingin lihat suasana malamnya. Cukup terang. Tapi tidak gemerlap. Tidak terasa ingin menonjolkan kemewahan.

Suasana malam di Ryomyom

Bangunan baru begitu banyak di Pyongyang. Juga restoran baru. Pusat kebugaran baru. Sauna baru.

Tahun pertama kepemimpinannya Kim Jong-Un juga bikin kejutan. Membangun museum perang yang amat megah. Juga setahun jadi. Halamannya sangat luas. Pas saya ke museum itu lagi ada yang berfoto pra-wedding.


Di sisi kanan halaman museum dipamerkan persenjataan Amerika. Yang berhasil direbut dalam perang. Atau tank yang dilumpuhkan. Atau pesawat-pesawat tempur yang ditembak jatuh.

Di satu bagian museum itu ada gedung bundar. Diorama perang. Kita duduk diam di bangku. Lampu dimatikan. Muncul suara bom. Dan sinar dari ledakan bom itu.

Itulah awal Perang Korea. Di tahun 1950. Pesawat Amerika menjatuhkan bom di Taejon. Dekat Seoul. Di waktu subuh. Fajar menyingsing. Diorama itu menjadi seperti suasana pagi. Di pedesaan. Di pegunungan.

Kita lupa kalau lagi berapa di dalam gedung. Kita seperti berada di planetarium. Lantai yang kita duduki berputar pelan 360 derajat. Adegan pertempuran terjadi seperti sungguhan.

Semua foto pahlawan dipajang di museum itu. Saya kira militer akan bangga pada museum ini. Rakyat juga mengagumi cara penyajiannya.

Di bidang ekonomi hampir tidak ada yang tahu: Kim Jong-Un mulai membenahi sistem perbankan. Sudah 30 bank yang mulai disesuaikan dengan sistem perbankan modern.

Rakyat sudah diperbolehkan menabung di bank. Dengan mendapat bunga tabungan 5 persen/tahun. Kim Jong-Un mengijinkan dimulainya persaingan antar 30 bank itu. Dalam menambah nasabah. Dan dalam memberi bunga.

Ada yang sudah berani memberi bunga 7 persen.

Di bidang telekomunikasi ternyata juga sudah mulai terbuka: rakyat boleh punya smartphone. Dengan jaringan 3G. Sudah ada iklan untuk mempromosikan 3G.

Pembangunan dua jalur jalan tol juga sedang disiapkan. Yang 50 Km dan 800 Km.

Hanya saja masih sulit merumuskan bagaimana penarifannya. Agar sejalan dengan ideologi Juche. Semacam ideologi komunisme ala Korut. Manusia adalah tuan bagi dirinya sendiri. Rakyat sudah terbiasa serba gratis. Atau serba sangat murah. Bagaimana harus menghadapai jalan tol.

Rumah gratis. Sekolah gratis. Ke dokter gratis. Naik bus kota hanya bayar setara dengan Rp 75. Tujuh puluh lima rupiah. Segitu juga tarif kereta bawah tanah.

Saya juga banyak ditanya soal sistem penarifan listrik. Yang tidak memberatkan rakyat. Yang tidak bertentangan dengan Juche-isme.

Selama ini rakyat mendapat listrik 450VA. Dengan hanya membayar Rp 7 ribu untuk tiga bulan.

Saya pun melihat fenomena modern. Saat ke kota kecil Kaesong. Dekat Pamunjom: ada orang membawa solar panel di sepedanya.

Ternyata memang lagi musim solar panel di kota itu. Saya mendongak ke atas. Ke gedung-gedung tinggi itu. Di jendela-jendela apartemen mereka itu terlihat tambahan solar panel.

Solar panel di luar apartemen menjadi pemandangan biasa.

Itu menunjukkan kebutuhan listrik yang meningkat. Juga menunjukkan mulai ada daya beli. Menandakan rakyat di kota kecil itu mulai tidak puas. Dengan jatah listrik yang 450 kV.

Proyek Ryomyom adalah lompatan kasat mata ketidaksabaran pemimpin muda Korea Utara: untuk maju.

Saya tidak bisa membayangkan: bagaimana kalau sanksi dunia atas blokade ekonomi Korea Utara dicabut. Rasanya akan langsung take off.
Dalam posisi diblokade total saja tetap menggeliat seperti itu. Dengan cepatnya.

Saya bisa memahami mengapa Kim Jong-Un ingin segera bebas dari blokade. Sekarang ini Korut merasa sangat tidak puas. Sudah merasa berbuat banyak.

Dengan pembatalan program nuklirnya. Tapi belum sedikit pun ada pelonggaran blokade.
”Kore Utara sudah membuat lima langkah. Mereka berharap pihak Amerika juga membuat langkah. Sekecil apa pun. Tidak usah lima langkah. Dua langkah pun cukup,” ujar seorang diplomat di Pyongyang.

Yang sangat mereka harapkan adalah: mulai boleh ekspor. Satu-dua komoditi saja dulu. Misalnya: batubara. Ke Korea Selatan dan ke Tiongkok.

Tapi Kim Jong-Un tidak menyerah. Ia terus melangkah: untuk terus membuat Ryomyom-Ryomyom baru. Di berbagai bidang.

Sejak itu tiap tahun ada proyek baru di Pyongyang. Terakhir kawasan Ryomyom itu.

Jelas sekali Kim Jong-Un terinspirasi oleh Singapura. Atau Shanghai. Dan ia ingin mengejarnya. (Dahlan Iskan)

Foto-foto: disway.id

Tags: Catatan Dahlan IskanDisway
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

e-Paper Radar Banten, Senin 22 Oktober 2018

Next Post

SMAN 1 Cilegon Juara Tri Liga Basket

Related Posts

Disway Group Jajaki Kerja Sama Bisnis dengan SIPF dari Jepang
Berita Utama

Disway Group Jajaki Kerja Sama Bisnis dengan SIPF dari Jepang

by Agung S Pambudi
Sabtu, 8 November 2025 22:14

JAKARTA,RADARBANTEN.CO.ID - Disway Group menerima kunjungan Shonan Industrial Promotion Foundation (SIPF) dari Jepang. Direktur Keuangan Disway Group Verry Madur dan...

Read moreDetails

Disway Group Jajaki Kerja Sama Bisnis dengan SIPF Jepang 

Pertama Kali! Disway Group Jalin Kerjasama dengan Brand Kecantikan Lokal B Erl Cosmetics

Disway Awards 2025: Momentum Apresiasi Integritas dan Kredibilitas Serta Reputasi Brand Nasional

Bos Radar Banten Group Mashudi Ditunjuk Jadi Direktur Pemberitaan dan Jaringan Disway Group

Menkop Budi Arie: Koperasi Merah Putih Bisa Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Sayap Ekonom

Copot Kursi

Penasihat Komisaris

Disway Award 2024: Andra Soni Raih Penghargaan Sosok Inspiratif Generasi Muda

Next Post
SMAN 1 Cilegon Juara Tri Liga Basket

SMAN 1 Cilegon Juara Tri Liga Basket

Insomnia Saat Hamil? Lakukan Olahraga ini

Insomnia Saat Hamil? Lakukan Olahraga ini

Kejati Banten Optimalkan Fungsi TP4D

Kejati Banten Optimalkan Fungsi TP4D

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Wakil Menteri PU Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat di Pandeglang

Wakil Menteri PU Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat di Pandeglang

Rabu, 29 April 2026 18:09
Pemkab Serang Target Juara Umum Porprov VII Banten 2026

Pemkab Serang Target Juara Umum Porprov VII Banten 2026

Rabu, 29 April 2026 18:07
Pansus LKPJ DPRD Pandeglang Sampaikan 13 Rekomendasi, Ini Poin-poinnya

Pansus LKPJ DPRD Pandeglang Sampaikan 13 Rekomendasi, Ini Poin-poinnya

Rabu, 29 April 2026 18:06
Seniman Asal Tangerang Juara MR. D.I.Y Art Competition 2025

Seniman Asal Tangerang Juara MR. D.I.Y Art Competition 2025

Rabu, 29 April 2026 18:04
Angin Puting Beliung Terjang Munjul, Tiang Listrik Patah

Angin Puting Beliung Terjang Munjul, Tiang Listrik Patah

Rabu, 29 April 2026 18:03
ASN Kabupaten Pandeglang Ajukan Pindah ke Serang

ASN Kabupaten Pandeglang Ajukan Pindah ke Serang

Rabu, 29 April 2026 18:02
Wakil Menteri PU Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat di Pandeglang

Wakil Menteri PU Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat di Pandeglang

Rabu, 29 April 2026 18:09
Pemkab Serang Target Juara Umum Porprov VII Banten 2026

Pemkab Serang Target Juara Umum Porprov VII Banten 2026

Rabu, 29 April 2026 18:07
Pansus LKPJ DPRD Pandeglang Sampaikan 13 Rekomendasi, Ini Poin-poinnya

Pansus LKPJ DPRD Pandeglang Sampaikan 13 Rekomendasi, Ini Poin-poinnya

Rabu, 29 April 2026 18:06
Seniman Asal Tangerang Juara MR. D.I.Y Art Competition 2025

Seniman Asal Tangerang Juara MR. D.I.Y Art Competition 2025

Rabu, 29 April 2026 18:04
Angin Puting Beliung Terjang Munjul, Tiang Listrik Patah

Angin Puting Beliung Terjang Munjul, Tiang Listrik Patah

Rabu, 29 April 2026 18:03
ASN Kabupaten Pandeglang Ajukan Pindah ke Serang

ASN Kabupaten Pandeglang Ajukan Pindah ke Serang

Rabu, 29 April 2026 18:02

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Wakil Menteri PU Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat di Pandeglang

Wakil Menteri PU Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat di Pandeglang

by Purnama Irawan
Rabu, 29 April 2026 18:09

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Wakil Menteri Pekerjaan Umum (Wamen PU), Diana Kusumastuti, melakukan kunjungan kerja untuk meninjau langsung progres pembangunan Sekolah...

Pemkab Serang Target Juara Umum Porprov VII Banten 2026

Pemkab Serang Target Juara Umum Porprov VII Banten 2026

by Ahmad Rizal Ramdhani
Rabu, 29 April 2026 18:07

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang menargetkan meraih gelar juara umum pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten 2026....

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak