slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama Sosial Budaya

Nikah Muda Malah Direbut Duda

Aas Arbi by Aas Arbi
25-10-2018 19:55:45
in Sosial Budaya
Nikah Muda Malah Direbut Duda
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

Entah karena bosan atau mungkin tak lagi cinta, keberadaan sang buah hati tak mampu menjadi benteng bagi Wati (28) menahan emosi saat diterjang masalah bersama sang suami, sebut saja Jujun (29). Berjalan dua tahun usia pernikahan, bukannya semakin kuat malah jadi penuh karat.

“Saya enggak nyangka bisa ngalamin hal rumit ini sama dia. Ini bener-bener bikin saya drop, enggak kuat, Kang. Kejadiannya pas saya usia 23 tahun dan Wati 22 tahun!” curhat Jujun kepada Radar Banten.

Baca Juga :

Istri Tak Bisa Mijat, Malah Cari yang Plus-plus

Mertua Sayang, Tapi Kok Menderita

Dulu Soleh Minta Cerai, Suami Baru Tak Pernah Salat

Kepincut Adik Tersayang, Cincin Lamaran Melayang

Padahal, seperti diceritakan Jujun, hubungan asmara dengan Wati sudah terjalin sejak SMP. Mereka bertemu ketika masih sama-sama bau kencur. Belum mengerti arti cinta sesungguhnya, bahkan pacaran pun masih dalam tahap senang-senang saja.

Hebatnya, waktu itu mereka mampu bertahan tiga tahun lamanya. Di tengah godaan teman wanita yang jauh lebih cantik dan lelaki tampan, baik Jujun maupun Wati mampu mempertahankan hubungan. Kisah asmara mereka menyita banyak perhatian.

Namun, yang namanya cinta di masa remaja, terkadang mereka saling bertengkar dan marah satu sama lain. Tapi ibarat magnet yang saling tarik-menarik, Jujun seolah tak rela Wati menghilang begitu saja. Setelah lulus SMA, ya mungkin sama-sama khilaf, Jujun tak ingin menceritakan detail bagaimana peristiwa itu terjadi. Yang jelas, ia dan Wati sudah melakukan perbuatan yang seharusnya tidak dilakukan. Astaga.

“Waktu itu saya benar-benar menyesal. Sudah bikin kecewa orangtua dan keluarga. Untungnya kakak tertua mau menemani, jadi saya datang tiba-tiba dan langsung melamar. Ya, meski persiapan seadanya, tapi alhamdulillah bisa terlaksana,” tuturnya.

Meski terkesan memaksakan, acara lamaran malam itu berjalan tanpa ada kendala. Setidaknya, ketakutan Jujun akan kehilangan sang kekasih tercinta bisa teratasi karena sudah ada ikatan. Tak lama berselang, hanya dalam waktu seminggu mereka menuju jenjang pernikahan.

Dengan pesta sederhana, hanya mengundang tetangga dan orang terdekat, hari bahagia itu menjadi hari bersejarah bagi Jujun dan Wati. Mengikat janji sehidup semati, keduanya resmi menjadi sepasang suami istri. Dengan usia yang sebenarnya terbilang muda, mereka siap membangun bahtera rumah tangga.

Di awal pernikahan, Jujun menjadi suami yang baik dan perhatian, baik kepada istri maupun mertua. Setiap gajian, pasti membawa makanan. Biasalah, hitung-hitung cari perhatian dan beradaptasi dengan lingkungan. Perlakuan serupa tak jauh berbeda dilakukan Wati kepada keluarga suami.

Senang mengirimi makanan ke rumah mertua, Wati juga mencoba beradaptasi agar mendapat kesan baik di mata keluarga. Hasilnya, baik Jujun maupun Wati sama-sama disayang mertua. Rumah tangga mereka berjalan sempurna, pokoknya, mereka hidup bahagia.

Beberapa bulan kemudian, lahirlah bayi lelaki lucu kebanggaan pasangan muda itu. Hubungan dengan kedua keluarga pun semakin harmonis. Namun, terkadang kebahagiaan memang tak selaras dengan keabadian. Menginjak tahun kedua pernikahan, sikap Wati tak lagi harmonis saat awal berumah tangga. Lah, kok gitu Kang?

“Saya juga merasa aneh. Bukan cuma istri, tapi sikap keluarga dia juga beda. Setiap hari kayak mojokin gitu,” curhatnya.

Tak ada lagi tegur sapa, tak ada obrolan hangat menjelang senja. Keberadaan Jujun bagai patung yang tak bernyawa. Pokoknya, apa yang ia lakukan tak pernah dipandang baik istri dan keluarga. Sampai suatu ketika, selayaknya kepala keluarga, Jujun bertanya baik-baik pada Wati.

Dibawanya sang istri ke kamar dan berbicara empat mata. Saat itu, diketahuilah akar dari masalah yang terjadi. Katanya, Wati tersiksa ditekan orangtua dan keluarga besarnya karena rumah tangga mereka tak pernah bisa mandiri. Lagi-lagi, masalah ekonomi. Aih.

“Ya saya akui waktu itu memang saya enggak kerja. Atuh namanya juga hidup, kan enggak selamanya senang, saya juga terus berusaha cari kerjaan, tapi keluarga dia enggak mau ngertiin,” curhat Jujun.

Sampai suatu hari, mungkin tak tahan dengan sikap sang istri, Jujun dengan tegas kembali meminta pengertian sang istri. Tapi seolah lebih takut pada keluarga daripada suami, Wati membentak, keributan pun terjadi. Tak peduli pada keberadaan orangtua, Jujun berani adu mulut sambil berteriak.

Tak disangka, di puncak tingkat amarahnya, mungkin tak kuat menahan beban masalah yang begitu rumit di usia masih belia, Wati mengatakan sesuatu yang ditakuti setiap pasangan, perceraian. Saat itu juga, ia berhasil membungkam mulut Jujun yang tak henti berceloteh banyak hal. Wati keluar rumah, mendatangi bibinya dan memeluk erat sambil menangis histeris.

Parahnya, seolah tak ingin ikut campur pada masalah sang anak, ayah Wati cenderung diam dan tak peduli. Mungkin lantaran malu, ditambah perasaan yang tak dapat dikendalikan, Jujun pergi begitu saja, pulang ke rumah orangtua. Sejak saat itu, hubungan keduanya jauh dari kata mesra.

Sampai seminggu kemudian, tak disangka, Wati serius mengurus perceraian. Melewati proses persidangan yang cukup menguras tenaga, waktu, dan biaya. Mereka berpisah untuk selama-lamanya. Ya ampun, sabar ya, Kang!

“Sabar banget, Kang. Bahkan setelah dua bulan dia langsung nikah sama duda kaya juga saya mah sabar, sudah ikhlas,” tukas Jujun. Ya ampun kok bisa, Kang.

“Saya juga awalnya enggak nyangka, tapi kata orang-orang sih, keluarganya memang sudah merencanakan kalau anaknya bakal dinikahkan sama duda itu,” terang Jujun menutup perbincangan.

Ya ampun, semoga Kang Jujun diberi jodoh yang lebih baik ya, Kang. Amin. (daru-zetizen/zee/ags)

 

 

 

Tags: Love Story
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Janji Ke Baekdu Harapan Ke Halla

Next Post

Permudah Pelanggan, JNE Cilegon Buka Layanan Baru di Ahmad Yani Serang

Related Posts

Istri Tak Bisa Mijat, Malah Cari yang Plus-plus
Love Story

Istri Tak Bisa Mijat, Malah Cari yang Plus-plus

by Redaksi
Rabu, 26 Januari 2022 16:41

Amarah Santi (35) nama samaran, tak bisa padam saat tahu kalau suaminya, sebut saja Joko (38) mendownload aplikasi yang bisa...

Read moreDetails

Mertua Sayang, Tapi Kok Menderita

Dulu Soleh Minta Cerai, Suami Baru Tak Pernah Salat

Kepincut Adik Tersayang, Cincin Lamaran Melayang

Ketahuan Bawa Penumpang, Mobil Dilelang

Suami Butuh Kehangatan, Malah Diacuhkan

Demi Janda, Rela Jual Sawah

Awalnya Diragukan, Sudah Kaya Jadi Tumpuan

Mantanku Teman Baik Suamiku

Terlalu Dikekang, Rumah Rasa Medan Perang

Next Post
Permudah Pelanggan, JNE Cilegon Buka Layanan Baru di Ahmad Yani Serang

Permudah Pelanggan, JNE Cilegon Buka Layanan Baru di Ahmad Yani Serang

Tebang Pohon Milik Perhutani, Petani Diadili

Tebang Pohon Milik Perhutani, Petani Diadili

BKN Pastikan Website Pendaftaran CPNS 2018 Siap Diakses

Sabtu Mulai Tes CASN, BPSDM Banten Siapkan 500 Komputer

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Brasil Bantai Haiti 3-0 di Piala Dunia 2026, Matheus Cunha dan Vinícius Junior Jadi Penentu Kemenangan

Brasil Bantai Haiti 3-0 di Piala Dunia 2026, Matheus Cunha dan Vinícius Junior Jadi Penentu Kemenangan

Sabtu, 20 Juni 2026 10:10
DPRD Lebak Dukung Penataan PKL Alun-alun Rangkasbitung

DPRD Lebak Dukung Penataan PKL Alun-alun Rangkasbitung

Sabtu, 20 Juni 2026 09:42
Gaji PPPK 2026 Terbaru: Rincian Lengkap Golongan I–XVII dan Tunjangan yang Diterima

Gaji PPPK 2026 Terbaru: Rincian Lengkap Golongan I–XVII dan Tunjangan yang Diterima

Sabtu, 20 Juni 2026 09:06
KAHMI Banten Jembatani UICI dan Pemkab Serang untuk Perkuat Kerja Sama Pendidikan

KAHMI Banten Jembatani UICI dan Pemkab Serang untuk Perkuat Kerja Sama Pendidikan

Sabtu, 20 Juni 2026 09:04
Fitur AI WhatsApp Business Bantu Tingkatkan Penjualan UMKM, Ini Cara Kerja dan Manfaatnya

Fitur AI WhatsApp Business Bantu Tingkatkan Penjualan UMKM, Ini Cara Kerja dan Manfaatnya

Sabtu, 20 Juni 2026 09:02
Momen Haru Pembagian Rapor di Cilegon, Camat Citangkil Jadi Wali Siswa Yatim

Momen Haru Pembagian Rapor di Cilegon, Camat Citangkil Jadi Wali Siswa Yatim

Sabtu, 20 Juni 2026 08:31
Brasil Bantai Haiti 3-0 di Piala Dunia 2026, Matheus Cunha dan Vinícius Junior Jadi Penentu Kemenangan

Brasil Bantai Haiti 3-0 di Piala Dunia 2026, Matheus Cunha dan Vinícius Junior Jadi Penentu Kemenangan

Sabtu, 20 Juni 2026 10:10
DPRD Lebak Dukung Penataan PKL Alun-alun Rangkasbitung

DPRD Lebak Dukung Penataan PKL Alun-alun Rangkasbitung

Sabtu, 20 Juni 2026 09:42
Gaji PPPK 2026 Terbaru: Rincian Lengkap Golongan I–XVII dan Tunjangan yang Diterima

Gaji PPPK 2026 Terbaru: Rincian Lengkap Golongan I–XVII dan Tunjangan yang Diterima

Sabtu, 20 Juni 2026 09:06
KAHMI Banten Jembatani UICI dan Pemkab Serang untuk Perkuat Kerja Sama Pendidikan

KAHMI Banten Jembatani UICI dan Pemkab Serang untuk Perkuat Kerja Sama Pendidikan

Sabtu, 20 Juni 2026 09:04
Fitur AI WhatsApp Business Bantu Tingkatkan Penjualan UMKM, Ini Cara Kerja dan Manfaatnya

Fitur AI WhatsApp Business Bantu Tingkatkan Penjualan UMKM, Ini Cara Kerja dan Manfaatnya

Sabtu, 20 Juni 2026 09:02
Momen Haru Pembagian Rapor di Cilegon, Camat Citangkil Jadi Wali Siswa Yatim

Momen Haru Pembagian Rapor di Cilegon, Camat Citangkil Jadi Wali Siswa Yatim

Sabtu, 20 Juni 2026 08:31

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Brasil Bantai Haiti 3-0 di Piala Dunia 2026, Matheus Cunha dan Vinícius Junior Jadi Penentu Kemenangan

Brasil Bantai Haiti 3-0 di Piala Dunia 2026, Matheus Cunha dan Vinícius Junior Jadi Penentu Kemenangan

by Nurabidin
Sabtu, 20 Juni 2026 10:10

RADARBANTEN.CO.ID – Brasil meraih kemenangan perdana dengan mengalahkan Haiti 3-0 pada Matchday kedua Grup C Piala Dunia 2026 yang berlangsung...

DPRD Lebak Dukung Penataan PKL Alun-alun Rangkasbitung

DPRD Lebak Dukung Penataan PKL Alun-alun Rangkasbitung

by Nurandi
Sabtu, 20 Juni 2026 09:42

LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lebak menyatakan dukungan terhadap program penataan pedagang kaki lima (PKL) di...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak