slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Catatan Dahlan Iskan

Gwadar

Aas Arbi by Aas Arbi
17-01-2019 08:22:46
in Catatan Dahlan Iskan
Gwadar

Sumber foto: disway.id

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

Oleh: Dahlan Iskan

Ini tidak penting: dibanding debat calon presiden nanti malam. Yang salah satu temanya HAM. Yang bikin saya melihat youtube ILC-nya Prof. Rocky Gerung Selasa lalu. Yang membuat tema debat itu seperti sudah kehilangan substansinya. Yang tema debat lainnya adalah penegakan hukum. Yang apa lagi yang masih bisa diperdebatkan. Melihat kenyataan keadaan hukum kita.

Baca Juga :

Disway Group Jajaki Kerja Sama Bisnis dengan SIPF dari Jepang

Disway Group Jajaki Kerja Sama Bisnis dengan SIPF Jepang 

Pertama Kali! Disway Group Jalin Kerjasama dengan Brand Kecantikan Lokal B Erl Cosmetics

Disway Awards 2025: Momentum Apresiasi Integritas dan Kredibilitas Serta Reputasi Brand Nasional

Tapi biarlah teater demokrasi itu berjalan. Tontonlah itu. Jangan baca disway edisi hari ini. Yang hanya membahas perjuangan sebuah negera Islam. Untuk keluar dari kesulitannya yang parah: Pakistan.

Kita toh tidak dalam keadaan sulit. Negeri kita gemah ripah loh jinawi. Suatu saat nanti.

Tidak seperti Pakistan hari ini.
Pakistan sebenarnya punya alam yang jauh-gemah-jauh-ripah tapi amat strategis.
Namanya daerah Gwadar.

Pantainya amat menggiurkan. Untuk sebuah pelabuhan laut dalam. Terbaik di Pakistan. Lokasinya strategis. Di Laut Arab. Menghadap ke Oman. Bertetangga dengan Iran. Tidak jauh dari negara-negara kaya gas dan minyak: Iran, UEA, Qatar, Bahrain, Kuwait.
Begitu dekatnya sumber energi. Tapi Pakistan kini krisis listrik. Krisis gas. Krisis moneter. Krisis apa saja.

Gwadar, sayangnya, berada jauh dari pusat ekonomi Pakistan: Karachi, Lahore, Punjab.
Gwadar berada jauh di Barat. Yang penduduknya sedikit. Yang tanahnya gersang. Yang propinsinya tertinggal: Baluchistan.
Yang ingin merdeka pula.

Zaman dulu Gwadar tidak penting. Pelabuhan laut yang dalam tidak begitu diperlukan. Populasi kapal besar tidak banyak.
Zaman berubah.

Kapal besar bisa mengangkut barang lebih banyak. Ongkos angkutnya menjadi lebih murah.
Keunggulan kompetisi sebuah negara kini juga ditentukan oleh ini: pelabuhannya dalam atau tidak.

Zaman Presiden Musharaf Gwadar sudah diincar. Modal asing diundang: Singapura. Yang dianggap juara dunia untuk manajemen pelabuhan. Pelabuhan Gwadar pun dibangun oleh Singapura. Senilai 250 juta dolar.

Itu 12 tahun lalu.
Pembangunannya sukses.
Cita-citanya gagal.

Pelabuhan itu tidak membawa kemajuan apa-apa. Kapal yang datang tidak pernah pergi. Dan yang pergi tidak pernah datang.
Ibaratnya begitu.

Itulah nasib infrastruktur yang kurang dihitung hinterlandnya. Termasuk kurang dihitung yang satu ini: Amerika menjatuhkan sanksi pada Iran. Yang semula dianggap akan bisa memanfaatkan pelabuhan itu. Untuk ekspor minyak dan gasnya.

Pakistan yang sekutu Amerika dan Singapura yang juga sekutu Amerika terkena dampak kebijakan Amerika.

Sepuluh tahun kemudian…
Datanglah ide besar.
Untuk Gwadar.
Dari siapa lagi.
Kalau bukan Tiongkok.

Gwadar akan dibangun lebih gila-gilaan lagi. Dengan dana dua miliar dolar.
Kedalaman pelabuhannya akan mencapai 30 meter. Kita hanya punya satu pelabuhan sedalam itu: Bitung.
Kapal terbesar di dunia pun akan bisa berlabuh di Gwadar.

Angkut apa? Bukankah Gwadar di daerah miskin? Yang tandus?

Tiongkok lah yang memikirkan ya. Negara itu akan membangun infrastruktur sambungannya: jalan tol, rel kereta api dan pipa. Yang panjangnya ribuan kometer. Yang menghubungkan pelabuhan itu dengan….. Xinjiang!

Dari Xinjiang jangan dibicarakan lagi: sudah ada tol dari Xinjiang ke mana pun di Tiongkok. Sudah ada rel kereta cepat ke segala arah. Sudah ada pipa ke mana-mana.

Tiongkok berpikir: pelabuhan itu, biar pun di pantai Pakistan, tetap lebih dekat ke Xinjiang. Daripada dari pelabuhan Shanghai, Shenzhen atau mana pun.

Lewat Gwadar lebih mudah bagi Tiongkok membangun Xinjiang. Dan wilayah baratnya yang lain. Juga lebih aman: tidak perlu lagi lewat selat Malaka.

Atau lewat Laut China Selatan. Yang bisa saja diblokade Amerika. Tiba-tiba. Untuk mengunci jalur logistik ke Tiongkok.

Dengan Gwadar minyak dan gas tinggal diseberangkan. Dari negara-negara Teluk. Lalu dialirkan lewat pipa.

Pun barang-barang Tiongkok bisa dilewatkan kereta. Atau truk. Diekspor ke Timteng. Atau Eropa. Lewat Gwadar itu.

Pemimpin baru Pakistan, Imran Khan sadar. Kritik keras akan dibombardirkan ke proyek itu. Apa lagi kalau bukan karena proyek Tiongkok.

Maka Imran Khan bikin keseimbangan. Arab Saudi diundang masuk ke Gwadar. Dengan proyek senilai 6 miliar dolar. Proyek refinery. Minyak mentahnya dari Saudi. Diolah di Gwadar. Dengan segala industri keturunannya.

Pangeran MBS sudah setuju. Proyek segera dimulai. Bulan depan. Pangeran sendiri yang akan ke Gwadar.
Tapi hasilnya kan masih lama.
Padahal Pakistan perlu uang. Sekarang. Hari ini. Untuk mencegah kebangkrutannya.

Begitu besar persoalan negara itu.
Tapi tetap saja banyak yang memperebutkan kekuasaannya. (Dahlan Iskan)

Tags: Catatan Dahlan IskanDisway
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Jalan Palima-Simpang Boru Dilebarkan, Tanahnya Belum Dibayar

Next Post

Ronaldo Bawa Juventus Menang atas AC Milan

Related Posts

Disway Group Jajaki Kerja Sama Bisnis dengan SIPF dari Jepang
Berita Utama

Disway Group Jajaki Kerja Sama Bisnis dengan SIPF dari Jepang

by Agung S Pambudi
Sabtu, 8 November 2025 22:14

JAKARTA,RADARBANTEN.CO.ID - Disway Group menerima kunjungan Shonan Industrial Promotion Foundation (SIPF) dari Jepang. Direktur Keuangan Disway Group Verry Madur dan...

Read moreDetails

Disway Group Jajaki Kerja Sama Bisnis dengan SIPF Jepang 

Pertama Kali! Disway Group Jalin Kerjasama dengan Brand Kecantikan Lokal B Erl Cosmetics

Disway Awards 2025: Momentum Apresiasi Integritas dan Kredibilitas Serta Reputasi Brand Nasional

Bos Radar Banten Group Mashudi Ditunjuk Jadi Direktur Pemberitaan dan Jaringan Disway Group

Menkop Budi Arie: Koperasi Merah Putih Bisa Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Sayap Ekonom

Copot Kursi

Penasihat Komisaris

Disway Award 2024: Andra Soni Raih Penghargaan Sosok Inspiratif Generasi Muda

Next Post
Ronaldo Bawa Juventus Menang atas AC Milan

Ronaldo Bawa Juventus Menang atas AC Milan

Bintang Sains 2019 di Kecamatan Cikande, Semakin Menarik dan Kompetitif

Bintang Sains 2019 di Kecamatan Cikande, Semakin Menarik dan Kompetitif

39 Desa di Serang Masuk Kategori Desa Tertinggal

39 Desa di Serang Masuk Kategori Desa Tertinggal

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Mobil Disita, Debitur PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk Cabang Serang Menggugat

Mobil Disita, Debitur PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk Cabang Serang Menggugat

Minggu, 17 Mei 2026 07:56
Cetak Sejarah, Dua Inovator Muda PLTU Banten 2 Labuan Raih Penghargaan Satyalencana Wira Karya

Cetak Sejarah, Dua Inovator Muda PLTU Banten 2 Labuan Raih Penghargaan Satyalencana Wira Karya

Minggu, 17 Mei 2026 07:41
SPPG Banggalawa Diresmikan, Serentak dengan 166 SPPG Polri

SPPG Banggalawa Diresmikan, Serentak dengan 166 SPPG Polri

Minggu, 17 Mei 2026 07:20
Wakil Bupati Tangerang Ikut Penen Jagung Serentak Kuartal II di Cisauk

Wakil Bupati Tangerang Ikut Penen Jagung Serentak Kuartal II di Cisauk

Minggu, 17 Mei 2026 06:58
Pengganti Sekretaris DPRD Kabupaten Pandeglang Harus Disetujui Pimpinan Legislatif

Pengganti Sekretaris DPRD Kabupaten Pandeglang Harus Disetujui Pimpinan Legislatif

Minggu, 17 Mei 2026 06:49
1 Juni 2026, Sekretaris DPRD Pandeglang Pensiun

1 Juni 2026, Sekretaris DPRD Pandeglang Pensiun

Minggu, 17 Mei 2026 06:09
Mobil Disita, Debitur PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk Cabang Serang Menggugat

Mobil Disita, Debitur PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk Cabang Serang Menggugat

Minggu, 17 Mei 2026 07:56
Cetak Sejarah, Dua Inovator Muda PLTU Banten 2 Labuan Raih Penghargaan Satyalencana Wira Karya

Cetak Sejarah, Dua Inovator Muda PLTU Banten 2 Labuan Raih Penghargaan Satyalencana Wira Karya

Minggu, 17 Mei 2026 07:41
SPPG Banggalawa Diresmikan, Serentak dengan 166 SPPG Polri

SPPG Banggalawa Diresmikan, Serentak dengan 166 SPPG Polri

Minggu, 17 Mei 2026 07:20
Wakil Bupati Tangerang Ikut Penen Jagung Serentak Kuartal II di Cisauk

Wakil Bupati Tangerang Ikut Penen Jagung Serentak Kuartal II di Cisauk

Minggu, 17 Mei 2026 06:58
Pengganti Sekretaris DPRD Kabupaten Pandeglang Harus Disetujui Pimpinan Legislatif

Pengganti Sekretaris DPRD Kabupaten Pandeglang Harus Disetujui Pimpinan Legislatif

Minggu, 17 Mei 2026 06:49
1 Juni 2026, Sekretaris DPRD Pandeglang Pensiun

1 Juni 2026, Sekretaris DPRD Pandeglang Pensiun

Minggu, 17 Mei 2026 06:09

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Mobil Disita, Debitur PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk Cabang Serang Menggugat

Mobil Disita, Debitur PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk Cabang Serang Menggugat

by Fahmi
Minggu, 17 Mei 2026 07:56

Ilustrasi gugatan debitur terhadap PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk Cabang Serang. (Foto: AI)

Cetak Sejarah, Dua Inovator Muda PLTU Banten 2 Labuan Raih Penghargaan Satyalencana Wira Karya

Cetak Sejarah, Dua Inovator Muda PLTU Banten 2 Labuan Raih Penghargaan Satyalencana Wira Karya

by Purnama Irawan
Minggu, 17 Mei 2026 07:41

Dua inovator muda PLTU Banten 2 Labuan meraih penghargaan Satyalancana Wira Karya 2025 dari Kementerian ESDM. (Foto: Purnama Irawan)

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak