TANGERANG – Peluang Wiganda Saputra menduduki kursi kepala pelatih Persita Tangerang telah tertutup. Soalnya, Widodo Cahyono Putro telah memberi kepastian untuk menerima pinangan sebagai pelatih kepala Pendekar Cisadane–julukan Persita Tangerang.
Kamis (17/1), Media Officer Persita Tangerang Aries Maulansyah menyatakan, Persita Tangerang akan kembali memberikan kesempatan Wiganda Saputra sebagai pelatih kepala. Skenario itu berlaku bila Widodo tidak memberi jawaban hingga Sabtu (19/1).
“Kalaupun Widodo tidak (bergabung-red), kita sudah mengantisipasinya dengan alternatif lain. Ya, mungkin saja Wiganda akan jadi pelatih kepala lagi,” kata Aries.
Namun, Jumat (18/1), Aries Maulansyah memastikan asa Persita Tangerang menggaet Widodo Cahyono Putro sebagai pelatih kepala telah terwujud. Persita dan Widodo resmi meneken kontrak dengan durasi dua tahun.
“Beberapa nama sudah kami hubungi dan kami jalin komunikasi. Akhirnya nama coach Widodo yang kami pilih untuk menangani Persita. Selain karena visi misinya, kami berharap pengalamannya menangani timnas dan klub Liga 1 akan membawa kami promosi ke Liga 1,” kata Manajer Persita I Nyoman Suryanthara melalui rilis yang disampaikan oleh Aries Maulansyah.
Nyoman memaparkan, Widodo juga dinilai mempunyai nilai lebih lantaran bersedia mengembangkan para pemain usia dini U-16 dan U-18. Kata Nyoman, regenerasi pemain penting dipersiapkan agar bibit pesepak bola terus berkembang.
“Sehingga saat Persita lolos ke Liga 1 musim depan, kami sudah siap dengan tim supporting (tim pembinaan usia dini-red). Dan, itu butuh lebih dari satu tahun pembinaan,” ujar Nyoman.
Sementara itu, Widodo mengaku senang karena mendapat kepercayaan dari Persita untuk menukangi tim musim 2019. Widodo mengamini pernyataan Nyoman soal alasan bergabung dengan Persita. Yakni, visi dan misi yang sama dengan tim yang dikalahkan pada final Liga Indonesia 2002 saat membela Petro Kimia Putra Gresik.
“Kenapa jatuh pilihan kepada Persita, tentu karena klub ini punya ambisi yang kuat, bukan hanya untuk lolos Liga 1, tetapi mereka juga membangun klub dengan pemain muda. Hal ini tentu saja nantinya membuat Persita tidak akan kesulitan mencari pemain,” tuturnya.
Untuk mengusung Persita menuju Liga 1, Widodo mengaku tidak bisa jika hanya bergerak sendiri. Kata dia, perlu kerja tim yang solid. Ia mengharapkan bantuan semua elemen yang ada di Persita agar Pendekar Cisadane bisa mencapai target promosi. “Seleksi pemain akan segera dilakukan setelah saya pulang dari Spanyol (kursus pelatih-red). Saya akan bicara dengan manajemen soal pemain baru,” ujar Widodo seraya menyatakan, dirinya harus mengikuti kursus lanjutan lisensi AFC Pro di Spanyol mulai 20 hingga 30 Januari. (Riko B/RBG)








