SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Borneo FC menorehkan sejarah baru dengan meraih sepuluh kemenangan beruntun di awal kompetisi Super League 2025/2026.
Hasil impresif ini membuat Pesut Etam kokoh di puncak klasemen dengan koleksi 30 poin, unggul jauh dari pesaing terdekatnya, Persija Jakarta.
Namun, di balik pencapaian tersebut, masih ada pihak yang meragukan performa Borneo FC. Beberapa pengamat menilai keberhasilan tim asal Samarinda itu disebabkan oleh faktor keberuntungan dan jadwal yang lebih banyak di partai kandang.
Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, menanggapi santai cibiran tersebut. Ia menegaskan bahwa timnya memiliki kualitas dan kedalaman skuad yang mumpuni untuk bersaing di papan atas.
“Banyak orang mengatakan hal yang sama, bahwa kami akan kehabisan bensin. Mereka tidak tahu seberapa besar tangki yang kami punya,” ujar Lefundes dikutip dari laman resmi borneo-fc.id.
Menurutnya, Borneo FC memiliki potensi besar untuk mencapai target akhir musim, yaitu menjuarai Super League.
“Kami akan terus mencoba melakukan yang terbaik untuk mencapai tujuan kami di akhir liga,” tegasnya.
Lefundes mengakui bahwa rekor sepuluh kemenangan beruntun merupakan pencapaian membanggakan, namun ia menilai catatan tersebut tidak berarti apa-apa jika tidak diakhiri dengan trofi juara.
“Tentu saya senang, semua harus senang — pemain, manajemen, direktur, dan seluruh fans. Karena ini hasil kerja sama tim dan semua pihak,” ucapnya.
Meski begitu, pelatih asal Brasil itu menegaskan bahwa fokus utama Borneo FC bukan pada rekor, melainkan pada gelar juara.
“Musim 2023/2024 lalu, Borneo FC finis di puncak klasemen dengan 70 poin, tapi gagal juara karena sistem championship series. Saat itu saya belum di sini, tapi saya tahu ceritanya. Sekarang kami bekerja keras untuk gelar, bukan rekor,” ungkapnya.
Lefundes pun mengingatkan anak asuhnya agar tetap rendah hati dan fokus menjalani setiap pertandingan.
“Biarlah orang lain yang menghitung rekor. Tugas kami hanya satu: bekerja dan terus bekerja di jalur yang benar untuk mengejar gelar,” pungkasnya.











