SERANG – Perahu eretan yang menyeberangi Sungai Ciujung di Desa Malabar, Kecamatan Bandung, Kabupaten Serang, terbalik, Selasa (22/1) sekira pukul 06.30 WIB.
Perahu eretan itu melaju dari arah Desa Katulisan, Kecamatan Cikeusal, menuju Desa Malabar, Kecamatan Bandung. Perahu melaju membelah aliran Sungai Ciujung dengan kondisi deras.
Koordinator Pusdalpos BPBD Kabupaten Serang Jhony Erwangga saat dikonfirmasi, Selasa (22/1/), menjelaskan, data sementara perahu itu mengangkut sebanyak 22 orang dan 13 sepeda motor. “Yang selamat 21 orang. Yang belum ditemukan satu orang atas nama Suwanda, warga Cirogol,” kata Jhony.
“Korban selamat tidak ada yang mengalami luka berat. Kemungkinan hanya trauma saja,” jelasnya.
Mengenai nasib 13 unit kendaraan, lanjut dia, pihaknya belum fokus menangani sepeda motor. “Apakah hilang atau sudah ditemukan, kami belum fokus ke arah itu,” katanya.
BACA JUGA : Perahu Eretan di Sungai Ciujung Terbalik
Sebelumnya diberitakan, perahu eretan yang menyeberangi Sungai Ciujung di Desa Malabar, Kecamatan Bandung, Kabupaten Serang, terbalik, Selasa (22/1) sekira pukul 06.30 WIB.
Dari kesaksian warga, kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 06.30 WIB. Saat itu perahu membawa belasan warga yang ingin bekerja ke wilayah industri. “Pas perahu mau nyandar, terbalik,” kata Dadi Suhardi, warga Desa Katulisan, Kecamatan Cikeusal, di lokasi kejadian.
Dadi mengatakan, perahu eretan melaju dari arah Desa Katulisan, Kecamatan Cikeusal, menuju Desa Malabar, Kecamatan Bandung. Perahu melaju membelah aliran Sungai Ciujung dengan kondisi yang deras.
“Pas mau nyandar, nabrak sampah, terus perahunya kebalik,” pungkasnya. (Abdul Rozak/Aas)
BACA selengkapnya di koran Radar Banten atau versi digital di epaper.radarbanten.co.id. Saksikan juga di Banten Raya TV pada program SELAMAT PAGI BANTEN (07.00 WIB), BANTEN SIANG (13.00 WIB), BANTEN PETANG (17.00 WIB) dan BANTEN MALAM (21.00 WIB) di channel 50 UHF/702 MHz, atau melalui streaming www.barayatv.com/live.











