LEBAK – Isak tangis keluarga jamaah mewarnai pelepasan 385 calon jamaah haji kelompok terbang (kloter) 53 di pendopo Bupati Lebak, Minggu (28/7). Ratusan jamaah haji tersebut dilepas Wakil Bupati Ade Sumardi, Kepala Kantor Wilayah Kemenag Banten A Bazari Syam, Kepala Kemenag Lebak A Tohawi, dan pejabat eselon II Pemkab Lebak.
Calon jamaah haji Kabupaten Lebak Tahun1440H/2019 M Kloter JKG – 53 berjumlah 385 orang. Perinciannya, laki-laki 182 orang dan perempuan 203 orang. Usia tertua atas nama Sumedi Jaeli Jahidi asal Citorek, Kecamatan Cibeber. Sedangkan termuda usia 19 tahun atas nama Muhamad Mul Fauz asal Kecamatan Sobang.
Wakil Bupati Ade Sumardi menyatakan, petugas haji dapat melaksanakan tugasnya dengan baik dalam melayani jamaah. Mereka harus mendampingi jamaah mulai dari keberangkatan sampai pulang kembali ke Tanah Air. Jika ada yang sakit atau tersesat harus segera dikoordinasikan dengan petugas haji dan jamaah yang lain.
“Calon jamaah haji harus saling membantu, khusunya jamaah haji yang masih muda agar memerhatikan yang sudah lanjut usia. Intinya, saya ingin para jamaah kloter 53 ini tolong menolong dan membantu rekannya yang lain,” kata Ade Sumardi di pendopo Pemkab Lebak, Minggu (28/7).
Selama berada di Arab Saudi, mantan Ketua DPRD Lebak ini meminta kepada jamaah untuk menjaga kesehatan. Jika sakit maka harus segera mendatangi posko kesehatan yang disiapkan pemerintah. Tentunya, dengan berkoordinasi terlebih dahulu dengan petugas haji asal Lebak atau Banten.
Yuli, warga Cipanas, mengantarkan orangtuanya berangkat haji ke Arab Saudi. Dia berharap orangtuanya diberikan kesehatan, kelancaran, dan kemudahan dalam menjalankan ibadah haji selama di Madinah dan Makkah. Keduanya bisa pulang kembali ke Lebak dengan selamat dan menjadi haji yang mabrur.
“Saya harap orangtua diberikan kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan ibadah haji,” harapnya. (Mastur)








