PANDEGLANG – Bupati Pandeglang Irna Narulita melepas 393 calon haji (calhaj) yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 40, di gedung Pendopo Kabupaten Pandeglang, Rabu (24/7).
Di acara itu, Irna berpesan agar para jamaah beribadah dengan khusuk dan menjaga kesehatan agar bisa kembali ke tanah air dengan selamat.
“Para jemaah haji harus menguatkan niat, serta menjaga kesehatan. Jaga kesehatan hingga 18 hari ke depan, karena saat wukuf bertemu dengan seluruh manusia dari penjuru dunia. Tentu fisik harus disiapkan,” katanya, kemarin.
Hadir di acara tersebut Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Pandeglang Pery Hasanudin, Inspektur Inspektorat Iskandar, Staf Ahli Bupati Bidang Kesra Abdul Ghaffar, Kepala Dinas Kesehatan Raden Dewi Setiani, dan Kepala Bagian (Kabag) Kesra Sansudin.
Menurut Irna, menunaikan ibadah haji merupakan kewajiban setiap umat muslim. Oleh karena itu, kata dia, semua jamaah agar fokus beribadah dan mengharap ridho Allah SWT.
“Urusan duniawi kita tinggalkan dulu. Jangan pikirkan hal yang macam- macam. Yang paling utama fokus ibadah baik wajib maupun rukunnya, agar ibadah haji kita bisa bernilai,” katanya.
Irna mengatakan, melaksanakan haji merupakan pesan dalam rukun Islam yang harus dilaksanakan bagi umat yang mampu.
“Seluruh umat muslim di dunia sangat menunggu kesempatan ini. Kadang sudah punya uang, belum ada kesempatan untuk berangkat, jadi bapak ibu merupakan manusia terpilih,” katanya.
Di tempat yang sama, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Pandeglang Endang mengatakan, jumlah jemaah haji kloter 40 berjumlah 393 orang, terdiri dari 385 jemaah delapan orang petugas haji. “Kita akan tiba di Pondok Gede pukul 12.00 WIB, nanti berangkat ke Bandara Soekarno Hatta tanggal 25 pukul 09:00 WIB dan langsung menuju Jeddah. Karena banyak lansia yang di kloter ini, koper tidak usah ditunggu karena akan diantar dari bandara Jeddah ke maktab,” katanya. (Adib F/RBG)










