slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Penyebab Keracunan Belasan Santri di Tangerang Menunggu Uji Lab

Redaksi by Redaksi
05-09-2019 11:49:42
in Berita Utama, Umum
Penyebab Keracunan Belasan Santri di Tangerang Menunggu Uji Lab
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

TANGERANG – Penyebab keracunan massal santriwati Pondok Pesantren SMPIT Nurul Hikmah di Desa Pangadegan, Kecamatan Pasarkemis masih belum terpecahkan. Sementara Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang masih menyelidiki dan menunggu hasil uji laboratorium dari sampel yang diambil dari tempat kejadian dan pabrik yang berada di lingkungan sekitar.

Kepala DLHK Kabupaten Tangerang Ahmad Taufik mengaku, pihaknya kembali mengambil sampel untuk dilakukan pengujian ulang untuk memastikan penyebab terulangnya keracunan massal itu. “Peristiwa sesak nafas terjadi dialami 15 santri untuk yang kedua kalinya di tempat yang sama dengan jenis sakit yang sama yaitu sesak nafas dan mual-mual. Untuk memastikan penyebabnya, kami kembali mengambil sampel dan dilakukan uji laboratorium. Hasilnya diperlukan 10 hari ke depan,” katanya, Rabu (4/9).

Baca Juga :

Belasan Santri di Tangerang Keracunan Lagi

Taufik menjelaskan, ada beberapa perusahaan pengolahan limbah yang disinyalir menjadi penyebab sesak nafas massal yang dialami santriwati itu. Pabrik-pabrik tersebut merupakan usaha pengangkutan dan pengolahan limbah yang berjarak 700 meter hingga 1,2 kilometer dari lokasi Ponpes.

“Situasi dan kondisi antara pabrik limbah dengan Ponpes sudah dipadati rumah warga, sekolah dasar (SD), dan penduduk mulai dari bayi hingga dewasa. Tetapi warga tersebut, tidak mengalami keluhan dari adanya perusahaan pengolah limbah itu. Aktivitas warga berjalan normal,” jelasnya.

Sedangkan kondisi Ponpes, kamar tidur santriawati ada dua kamar dan hanya berukuran sekira 3×5 meter persegi diisi oleh 13 orang serta dipadati lemari-lemari pakaian dan buku-buku. Sedangkan dapurnya hanya berukuran sekira 2,4 meter persegi.

“Dari keterangan pengurus Ponpes sudah berdiri sejak 15 tahun lalu dan baru kali ini terjadi. Sedangkan ada santriwati yang sudah dua sampai tiga tahun pun baru kali ini mengalami sesak nafas karena menghirup udara yang kena polusi katanya,” ungkap mantan Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) itu.

Taufik mengaku, saat ini pihaknya belum bisa berbuat banyak lantaran masih menunggu hasil uji laboratorium yang diambil dari Ponpes dan pabrik pengolah di wilayah tersebut. “Kami sudah memeriksa kualitas air dan udara. Sementara ini belum ada hasilnya karena masih dalam proses pemeriksaan dan uji lab. Kami juga bersinergi dengan instansi terkait mulai dari Pjs Kepala Desa, Camat, Dinas Kesehatan dan lainnya,” akunya.

Sebelumnya, belasan santri mengalami sesak nafas massal hingga dua kali. Pertama terjadi Rabu (28/8) lalu. Lalu, terbaru Senin (2/9) lalu. Belasan santri yang mengalami sesak nafas itu dirawat di Puskesmas Pasarkemis dan sempat dirawat semalaman hingga kondisinya membaik.

Sementara itu, Dinas Kesehatan melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Hendra Tarmizi mengatakan, berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan tim di Puskesmas Pasarkemis santri yang sesak nafas itu dipicu sakit maag.

“Jadi sementara bukan karena polusi udara yang tercemar karena pengolahan limbah. Karena maag pun bisa memicu sesak nafas. Dua kali peristiwa sesak nafas itu juga dialami oleh santri yang sama. Kalau penyebabnya polusi udara, bisa jadi warga yang tinggal dekat pabrik-pabrik pun keracunan dan sesak nafas, tapi ini enggak,” katanya, Rabu (4/9). (mg04/asp)

Tags: Keracunan polusi
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Festival Seni Multatuli Targetkan 25 Ribu Pengunjung

Next Post

APBD-P Pandeglang 2019 Terancam Tak Bisa Dibahas

Related Posts

Berita Utama

Belasan Santri di Tangerang Keracunan Lagi

by Redaksi
Selasa, 3 September 2019 09:45

TANGERANG - Belasan santri di Pondok Pesantren SMPIT Nurul Hikmah Kampung Bugel, Desa Pangadegan, Pasarkemis kembali mengalami sesak nafas diduga...

Read moreDetails
Next Post
Net. ILUSTRASI

APBD-P Pandeglang 2019 Terancam Tak Bisa Dibahas

Baru Dilantik, DPRD Kota Cilegon Soroti Pendidikan

Baru Dilantik, DPRD Kota Cilegon Soroti Pendidikan

Wanita Hamil Ditandu ke Puskesmas, Bayi Mati dalam Kandungan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Polres Pandeglang, AKP Burhanudin Surya Muhammad/Moch Madani Prasetia

Polisi Selidiki Kondisi Kepala DPMPTSP usai Menyeruduk 9 Orang di Depan SD

Kamis, 30 April 2026 20:52
Kondisi Mobil diamankan di Polsek Kota Pandeglang/Moch Madani Prasetia

Mobil Kadis di Pandeglang Seruduk Siswa di Depan Sekolah, 9 Korban Berjatuhan

Kamis, 30 April 2026 20:40
Wisatawan tengah berlibur bersama keluarga di Hotel Aston Anyer (Aston Anyer)

Ini Promo Baru Aston Anyer Beach Hotel, Jangan Dilewatkan

Kamis, 30 April 2026 20:27
Sejumlah pekerja tengah menyelesaikan pengerjaan proyek Sekolah Rakyat yang berlokasi Desa Koranji, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang, Kamis, 30 April 2026.

Menampung 1.000 Siswa, Proyek Pembangunan Sekolah Rakyat di Pandeglang Mencapai 22 Persen

Kamis, 30 April 2026 20:17
Syamsul Rizal kembalikan berkas pendaftaran Ketua KONI Kabupaten Serang, di hari terkahir pendaftaran dan pengembalian berkas.

Syamsul Rizal Kembalikan Berkas Pendaftaran Balon Ketua KONI Kabupaten Serang

Kamis, 30 April 2026 20:01
Ketua DPRD Kota Cilegon Rizki Khairul Ichwan, usai menghadiri kegiatan Pelantikan PJ Sekda Kota Cilegon di Rumah Dinas Wali Kota, Kamis 30 April 2026.

Ini Harapan Ketua DPRD Cilegon Terhadap Pj Sekda yang Baru Dilantik

Kamis, 30 April 2026 19:48
Polres Pandeglang, AKP Burhanudin Surya Muhammad/Moch Madani Prasetia

Polisi Selidiki Kondisi Kepala DPMPTSP usai Menyeruduk 9 Orang di Depan SD

Kamis, 30 April 2026 20:52
Kondisi Mobil diamankan di Polsek Kota Pandeglang/Moch Madani Prasetia

Mobil Kadis di Pandeglang Seruduk Siswa di Depan Sekolah, 9 Korban Berjatuhan

Kamis, 30 April 2026 20:40
Wisatawan tengah berlibur bersama keluarga di Hotel Aston Anyer (Aston Anyer)

Ini Promo Baru Aston Anyer Beach Hotel, Jangan Dilewatkan

Kamis, 30 April 2026 20:27
Sejumlah pekerja tengah menyelesaikan pengerjaan proyek Sekolah Rakyat yang berlokasi Desa Koranji, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang, Kamis, 30 April 2026.

Menampung 1.000 Siswa, Proyek Pembangunan Sekolah Rakyat di Pandeglang Mencapai 22 Persen

Kamis, 30 April 2026 20:17
Syamsul Rizal kembalikan berkas pendaftaran Ketua KONI Kabupaten Serang, di hari terkahir pendaftaran dan pengembalian berkas.

Syamsul Rizal Kembalikan Berkas Pendaftaran Balon Ketua KONI Kabupaten Serang

Kamis, 30 April 2026 20:01
Ketua DPRD Kota Cilegon Rizki Khairul Ichwan, usai menghadiri kegiatan Pelantikan PJ Sekda Kota Cilegon di Rumah Dinas Wali Kota, Kamis 30 April 2026.

Ini Harapan Ketua DPRD Cilegon Terhadap Pj Sekda yang Baru Dilantik

Kamis, 30 April 2026 19:48

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Polres Pandeglang, AKP Burhanudin Surya Muhammad/Moch Madani Prasetia

Polisi Selidiki Kondisi Kepala DPMPTSP usai Menyeruduk 9 Orang di Depan SD

by Moch. Madani Prasetia
Kamis, 30 April 2026 20:52

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Polisi masih menyelidiki kecelakaan maut yang melibatkan mobil milik Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu...

Kondisi Mobil diamankan di Polsek Kota Pandeglang/Moch Madani Prasetia

Mobil Kadis di Pandeglang Seruduk Siswa di Depan Sekolah, 9 Korban Berjatuhan

by Moch. Madani Prasetia
Kamis, 30 April 2026 20:40

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Polisi masih mendalami kecelakaan maut di depan SDN Sukaratu 5, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang. Insiden yang terjadi...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak