PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Polisi masih mendalami kecelakaan maut di depan SDN Sukaratu 5, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang. Insiden yang terjadi saat jam istirahat sekolah itu menewaskan seorang siswa dan melukai sejumlah korban lainnya.
Peristiwa terjadi pada Kamis, 30 April 2026 pagi. Sebuah mobil hitam yang dikemudikan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Pandeglang, Ahmad Mursidi, tiba-tiba menabrak kerumunan siswa dan warga di depan sekolah.
Kasatlantas Polres Pandeglang, AKP Burhanudin Surya Muhammad mengatakan, korban dalam kejadian tersebut berjumlah sembilan orang. Satu siswa meninggal dunia. Sementara enam siswa lainnya, satu pedagang, dan satu tenaga sales mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan.
“Kami turut berduka cita atas kejadian ini. Saat ini korban yang meninggal dunia satu orang, dan lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit,” kata Burhanudin, Kamis, 30 April 2026.
Polisi saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan. Polisi juga sudah meminta keterangan sejumlah saksi. Tak hanya itu, penyidik juga mengumpulkan alat bukti.
Burhanudin mengungkapkan, dari hasil pengamatan awal di lapangan, pengemudi diduga dalam kondisi kurang sehat saat mengemudi. Bahkan, terlihat menggunakan selang oksigen. Meski demikian, pihaknya belum dapat memastikan kondisi tersebut tanpa hasil pemeriksaan medis.
“Untuk kondisi pengemudi, kami belum bisa menyimpulkan. Harus ada pembuktian secara medis terkait dugaan sakit,” ujarnya.
Saat ini, Ahmad Mursidi masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik Satlantas Polres Pandeglang. Polisi juga memastikan kendaraan yang digunakan merupakan mobil pribadi, bukan kendaraan dinas.
Selain itu, tujuan perjalanan pengemudi sebelum kejadian juga masih dalam proses pendalaman. Polisi menegaskan, pihaknya akan menelusuri kemungkinan termasuk unsur kelalaian secara menyeluruh. “Kami masih dalami semua aspek, termasuk kemungkinan adanya kelalaian dalam peristiwa ini,” pungkasnya.
Editor : Rostinah









