TANGERANG – Desa Buaranmangga sangat berpotensi menjadi lumbung padi atau gabah di Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang. Wilayah desa ini 350 hektare, seluas 300 hektare di antaranya merupakan lahan pertanian. Sawah produktif.
”Alhamdulillah pertanian di Desa Buaranmangga produktif karena mayoritas penduduk berprofesi sebagai petani,” kata Kepala Desa Buaranmangga Dulmajid.
Ia menyatakan, pertanian menjadi potensi desa yang diunggulkan. Setiap panen, sawah di Desa Buaranmangga rata-rata menghasilkan enam ton gabah kering panen per hektare. Produksi padi yang diakui belum istimewa ini didukung ketersediaan air yang melimpah dari Kali Apur.
”Tetapi, tahun lalu menurun karena musim kemarau panjang. Tahun ini, alhamdulillah, panen melimpah lagi. Bahkan, lebih dari enam ton per hektare,” tuturnya.
Potensi desa yang besar ini menjadi pemikiran Pemerintah Desa Buaranmangga untuk menggulirkan program pembangunan bidang pertanian. Dulmajid memiliki niat untuk meningkatkan jumlah produksi padi atau gabah di desanya.
Untuk mendukung produktivitas petani, Pemerintah Desa Buaranmangga telah memberikan bantuan peralatan pertanian, berupa pompa air dan traktor. Petani di desa ini juga mendapatkan bantuan benih, pupuk, dan peralatan pertanian lain dari Pemkab Tangerang.
”Selain infrastruktur jalan di perkampungan, kami (Pemerintah Desa Buaranmangga-red) juga membangun jalan jalur petani. Tujuannya untuk membantu mobilisasi pertanian,” ungkap Dulmajid yang akan mengakhiri masa baktinya sejak 2013 itu pada tahun ini.
Desa Buaranmangga merupakan satu dari 14 desa di Kecamatan Pakuhaji. Jumlah penduduknya 4.509 jiwa, dengan laki-laki 2.225 jiwa dan perempuan 2.284 jiwa.
Perbatasan wilayahnya, sebelah Utara dengan Desa Sukawali, Kecamatan Pakuhaji. Kemudian, sebelah Timur dengan Desa Pakualam, Kecamatan Pakuhaji. Lalu, sebelah Selatan berbatasan dengan Desa Mekarkondang, Kecamatan Sukadiri, dan sebelah Barat dengan Desa Rawakidang, Kecamatan Sukadiri.
Dulmajid berharap, desanya semakin maju, teruatama pertaniannya. ”Semoga, para petani tidak hanya mengandalkan padi hasil panennya untuk kebutuhan konsumsi. Tetapi, bisa didistribusikan ke berbagai wilayah di Kabupaten Tangerang, sehingga Desa Buaranmangga bisa menjadi pemasok beras terbesar di Kabupaten Tangerang,” tutupnya. (pem/rb/sub)











