LEBAK – Wakil Bupati (Wabup) Lebak Ade Sumardi meminta semua perusahaan swasta yang beroperasi di Lebak agar mendukung pengembangan pariwisata.
Salah satunya, kata dia, dengan membangun taman buatan di lokasi yang menjadi domisili perusahaan tersebut.
“Saya ingin swasta ikut mendukung program pemerintah dalam pembangunan di bidang pariwisata. Apalagi, lima tahun ke depan Bupati memiliki visi menjadikan Lebak sebagai destinasi wisata unggulan nasional berbasis potensi lokal,” kata Ade Sumardi usai pencanangan gerakan makan (Gema) 100 juta telur di PT Charoen Pokphand Indonesia, di Desa Lebakasih, Kecamatan Curugbitung, Kamis (19/9).
Di Lebak, lanjutnya, banyak sekali obyek wisata alam dan buatan yang dapat dikunjungi wisatawan lokal dan nasional. Bahkan sekarang sedang viral obyek wisata negeri di atas awan di Gunungluhur, Desa Citorek, Kecamatan Cibeber. Tiap hari, masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia berkunjung ke obyek wisata alam yang ditemukan pertama kali oleh para pekerja pembukaan jalan provinsi tersebut.
“Pariwisata akan memilik daya ungkit terhadap perekonomian masyarakat di daerah. Bahkan, usaha kecil menengah akan tumbuh dan berkembang, sehingga kesejahteraan masyarakat otomatis akan meningkat,” jelasnya.
Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Banten ini mengapresiasi komitmen manajemen PT Charoen Pokphand Indonesia dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Program Gema 100 juta telur akan memberikan asupan gizi kepada generasi muda di daerah. Pembangunan SDM akan berhasil direalisasikan jika asupan gizinya cukup.
“Pembangunan tidak akan berhasil tanpa dukungan dari berbagai elemen masyarakat, termasuk perusahaan swasta,” ujarnya.
Perwakilan PT Charoen Pokphand Indonesia Iwan Hermawan menyatakan, perusahaan memiliki tanggung jawab sosial terhadap masyarakat. Bentuk kontribusi yang diberikan, yakni dengan membantu pemerintah daerah dan masyarakat melalui program corpotare social responsibility (CSR). Salah satu program yang dicanangkan tahun ini, yakni Gema 100 juta telur.
“Dengan program ini diharapkan dapat meningkatkan gizi anak-anak Indonesia, khususnya yang ada di Lebak,” paparnya.
Pada kesempatan tersebut, Iwan berjanji akan mendukung program pembangunan yang dilaksanakan pemerintah daerah. Dengan keyakinan, keberadaan perusahaan dapat memberikan kontribusi terhadap pembangunan di Bumi Multatuli.
“Kami ingin terjadi simbiosis mutualisme antara perusahaan dengan pemerintah daerah dan masyarakat. Jadi prinsipnya sama-sama diuntungkan,” katanya. (tur/zis)








