SERANG – Dua atlet Banten berpeluang mengikuti kejuaraan dunia cabang olahraga karate. Peluang itu terbuka kala atlet Banten atas nama Raka Nandar dan Marzella merebut medali emas pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Karate Piala Panglima TNI VII.
Kejurnas berlangsung di GOR Ahmad Yani, Mabes TNI, Cilangkap, Jawa Timur pada Jumat (13/9) hingga Senin (16/9). Raka Nandar turun di nomor kumite di atas 70 kilogram cadet putra. Sementara Marzela turun di nomor kata perorangan putri junior.
Ketua II Pengurus Provinsi (Pengprov) Federasi Olahraga Karate-do Indonesia (FORKI) Banten, Joe Manalu mengatakan, kejuaraan dunia karate dikabarkan bakal berlangsung di Santiago, Chile tahun ini. Juara Kejurnas Karate Piala Panglima TNI ke-VII akan mengisi kuota atlet untuk ikut serta di kejuaraan dunia itu.
“Karateka Banten meraih hasil menggembirakan. Dari Kejurnas Karate Piala Panglima TNI VII, atlet Banten meraih empat emas, dua perak, dan dua perunggu. Bahkan dua atlet diantaranya akan dipanggil masuk pelatnas (Pemusatan Latihan Nasional-red), untuk ikut kejuaraan dunia,” kata Joe, Kamis (19/9).
Dijelaskan Joe, selain dari Raka Nandar, dan Marzela, empat medali emas tersebut dipersembahkan oleh Rizal Columbus di nomor kumite di atas 84 kilogram putra senior dan Jacob Noel di nomor kurang 55 kilogram putra senior.
“Meski Jacob dan Rizal juga meraih emas, tapi mereka tidak bisa ikut ke Kejuaraan Dunia nanti. Karena yang dipertandingkan di Kejuaraan Dunia itu mulai dari kategori cadet, junior, sampai 21 tahun. Jacob dan Rizal sudah kategori senior,” ungkap Joe.
Joe berharap karate Banten bisa mempersembahkan prestasi terbaiknya, untuk nama Indonesia dan Banten. Apalagi peraih medali di Kejurnas Piala Panglima TNI tersebut keseluruhannya merupakan atlet Pra PON Banten.
“Atlet Banten patut diperhitungkan di kancah nasional. Harapannya, yang ikut Pelatnas bisa membawa harum nama Indonesia. Kemudian raihan emas di Kejurnas Panglima TNI ini bisa terus dijaga hingga ke Pra PON 2019 dan PON Papua 2020,” kata Joe. (rbs/nda/ags)








