SURABAYA – Kontingen cabang olahraga (cabor) panjat tebing Banten telah sampai di Surabaya, Jawa Timur, sejak Selasa (24/9). Sebelas atlet terbaik bakal bertanding pada ajang Pra PON 2019.
Ketua Harian Pengurus Provinsi (Pengprov) Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Banten Arsani Maidi mengatakan, peserta mulai melakukan registrasi dan technical meetting pada Kamis (26/9). Sementara, pertandingan dimulai Jumat (27/9) hingga Selasa (1/10) di Lapangan KONI Jawa Timur.
“Sebelas atlet bersama empat pelatih panjat tebing Banten saat ini sudah berada di Surabaya. Karena technical meetting sudah akan digelar besok (hari ini),” kata Arsani, Rabu (25/9).
Dikatakan Arsani, ada tiga atlet yang telah ditempa program Pelatda Jangka Panjang (PJP) KONI Banten menjadi andalan dari sebelas atlet yang diboyong.
“Yang berangkat tiga atlet PJP dan delapan non PJP. Dari 14 nomor yang dipertandingkan di Pra PON. Banten hanya turun di tujuh nomor saja. Yaitu speed world record perorangan putra, speed world record perorangan putri, lead perorangan putra , lead tim putra, boulder perorangan putra, boulder tim putra, dan combien perorangan putra,” jelas Arsani.
Arsani berharap atlet panjat tebing Banten mampu mempersembahkan hasil terbaik. Arsani berpesan agar atletnya bermain lepas tanpa beban, sekali pun menghadapi atlet kelas dunia.
“Kami mohon doanya agar atlet bisa meraih prestasi. Target Banten
sendiri di ajang Pra PON ini bisa naik podium (tembus tiga besar). Lawan-lawan
yang akan dihadapi sudah biasa bertemu. Jadi tidak perlu risau. Yang terpenting
teruslah menjaga kondisi fisik dan mental,” kata Arsani. (rbs/nda)









