SERANG – DW (34), kepergok mencopet di area Masjid Banten Lama, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Minggu (27/10). Ibu rumah tangga (IRT) asal Kota Serang sempat diarak keliling Banten Lama sebelum diamankan polisi.
Kasus percobaan pencurian tersebut terjadi sekira pukul 14.00 WIB. Pelaku ketika itu memanfaatkan keramaian Banten Lama dengan menempel Mimin warga Kabupaten Tangerang yang sedang berziarah. Apes bagi pelaku, saat merogoh isi tas korban, aksinya kepergok oleh peziarah lain. Pelaku pun diteriaki copet.
Pelaku ditangkap dan diarak keliling Banten lama. Selain itu, pelaku menggunakan pengeras suara diperintahkan mengaku sebagai copet.
Sejumlah warga sempat merekam pengakuan pelaku. Video copet Banten Lama tersebut seketika viral di media sosial (medsos) Facebook.
Kapolsek Kasemen Ajun Komisaris Polisi (AKP) M Sueb mengatakan pelaku telah diamankan dari lokasi. “Kejadianya sekira jam 14.00 WIB di area Masjid Banten Lama. Korbannya peziarah warga Tangerang,” kata Sueb dikonfirmasi Radar Banten kemarin.
Saat diinterograsi, pelaku mengaku telah tiga kali mencopet di area Banten Lama. Namun, aksinya selalu gagal. “Sudah tiga kali, tapi tidak pernah berhasil (mengambil barang-red) karena dia takut (ditangkap-red),” kata Sueb.
DW tidak sendiri. Dia melakukan aksinya secara berkelompok. Komplotan itu berjumlah enam orang. “Pengakuannya kenal di jalan sama lima orang lain. Mereka perempuan dan laki-laki yang merupakan warga Bogor, Jawa Barat,” ucap Sueb.
Dikatakan Sueb, korban tidak melaporkan kasus pencopetan ke polisi. Sehingga, polisi akan mengambil langkah penyelesaiannya di luar proses hukum pidana atau restorative justice. “Korban enggak mau repot (buat laporan-red), lagian barangnya juga tidak ada yang hilang. Saat ini masih kami amankan (pelaku-red). Suaminya tadi sudah datang beserta anaknya yang masih kecil,” kata Sueb.
Selain itu, suami pelaku berjanji mengawasi istrinya dan menjamin peristiwa tersebut tidak akan terulang. “Tapi kami masih menunggu perkembangan pemeriksaan, suamianya sudah menjamin (tidak mengulangi lagi-red),” ucap Sueb.
Sueb mengaku aksi pencopetan di area Banten Lama bukan kali pertama terjadi. Tiga bulan lalu, polisi juga pernah menangkap seorang pencopet. “Tiga bulan dulu pernah kejadian. Tersangka sudah kami limpahkan (kepada kejaksaan-red),” tutur Sueb. (mg05/nda/ags)









