• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Berita Utama

Dewan dan Pemprov Banten Berbeda Perkirakan Silpa

Redaksi by Redaksi
Selasa, 5 November 2019 10:32
in Berita Utama, Pemerintahan
Net. ILUSTRASI

Net. ILUSTRASI

SERANG – Pemprov Banten dan DPRD Banten berbeda data mengenai sisa lebih pembiayaan anggaran (silpa) APBD 2019. Pemprov mengklaim, dari  APBD Provinsi Banten tahun ini sebesar Rp12,64 triliun, silpa diperkirakan mencapai Rp665 miliar.  Berbeda dengan Pemprov, DPRD Banten memperkirakan silpa bisa berpotensi mencapai angka satu triliun rupiah.

Kepala Biro Administrasi Pembangunan Pemprov Banten Mahdani mengatakan, apabila sampai akhir tahun nanti realisasi keuangan semakin tinggi maka silpa akan berkurang. “Tapi sekarang masih berjalan,” ujar Mahdani seusai rapat pimpinan OPD lingkup Pemprov Banten di kantor Bappeda Provinsi Banten, Senin (4/11).

RelatedPosts

Pelantikan pengurus gerindra banten

Dasco Minta Gerindra Banten Panaskan Mesin Politik, Caleg Internal Disiapkan Turun 2027

Minggu, 1 November 2026 17:25
Risiko Cicilan Kopdes Merah Putih

Pengamat Soroti Risiko Cicilan Kopdes Merah Putih, Keuntungan Usaha Belum Terjamin

Minggu, 1 November 2026 15:49
Dana Desa untuk Cicilan Kopdes

Pembangunan Desa Berpotensi Terhambat, AKSI Banten Minta Dana Desa Dipulihkan

Minggu, 1 November 2026 14:15
Dana Desa untuk Cicilan Kopdes

Dana Desa Dipakai Bayar Cicilan Kopdes, Kades di Banten Khawatir Pembangunan Terhambat

Minggu, 1 November 2026 14:00

Mahdani mengatakan, silpa berasal dari dua pekerjaan yang gagal dilaksanakan tahun ini yakni pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bojongmenteng senilai Rp10 miliar di Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Rp10 miliar lagi untuk pembangunan irigasi di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang. Pembangunan TPA Bojongmenteng tidak bisa dilakukan lantaran ada penolakan dari warga setempat.

Tak hanya itu, silpa juga dari efisiensi SPPD, makan minum, dan kegiatan lainnya. “Ada juga dari gaji yang pejabatnya pensiun,” terangnya. Ia mengatakan bahwa realisasi keuangan secara keseluruhan 63 persen. Sedangkan realisasi fisik sudah mencapai 75 persen.

Dihubungi terpisah, Ketua Komisi III DPRD Banten Gembong R Sumedi mengungkapkan, serapan anggaran pada triwulan III masih di bawah 70 persen. Itu artinya, masih ada satu triliun lebih yang harus diserap dalam waktu kurang dari dua bulan yang apabila tidak terserap berpotensi menjadi silpa. “Kita dorong pada triwulan IV ini, serapan anggaran bisa maksimal. Kalau tidak maksimal, berarti pemprov seperti keledai yang terperosok lubang yang sama dua kali,” kata Gembong menanggapi prediksi pemprov terkait silpa APBD 2019.

Politikus PKS ini menegaskan, dalam Rancangan APBD 2020 yang mengalami defisit Rp605 miliar, defisit akan ditutup oleh pembiayaan daerah yang bersumber dari silpa APBD 2019. “Kalau membaca RAPBD 2020, target silpa APBD 2019 sebesar Rp605 miliar. Kalau di atas itu, berarti ada yang salah dalam perencanaan anggarannya,” ungkapnya.

Kendati pesimistis silpa bisa turun signifikan dibanding 2018, namun Gembong berharap agar OPD tidak asal serap anggaran. “Kalau hanya mengejar serapan anggaran, tidak perlu ada perencanaan program. Yang kita dorong adalah serapan anggarannya harus sesuai sehingga manfaatnya dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Meski demikian Gembong masih berharap, silpa APBD 2019 bisa turun setengahnya dari silpa APBD 2018. “Dalam dua tahun terakhir, silpa APBD mengalami kenaikan. Silpa APBD 2017 sebesar Rp752,4 miliar, 2018 naik menjadi Rp1,079 triliun,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Banten Andra Soni mengingatkan semua organisasi pemerintah daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Banten untuk melaksanakan program tahun anggaran 2019 sesuai dengan yang telah direncanakan.

Menurut Andra, serapan anggaran tahun 2019 harus lebih baik dibandingkan tahun anggaran 2018  karena ada satu triliun lebih APBD 2018 yang menjadi silpa lantaran banyak program yang gagal terealisasi. “Ada beberapa penyebab di antaranya gagal lelang hingga kelebihan target pendapatan asli daerah. Tapi idealnya di bawah enam persen dari total APBD,” ungkapnya.

Ia mengingatkan, tahun lalu serapan anggaran rendah akibat program yang dilaksanakan tidak sesuai dengan perencanaan masing-masing OPD. “Tentu kami akan memberikan catatan dan evaluasi terhadap kepala OPD yang menyumbang silpa paling besar, dan akan merekomendasikan kepada gubernur untuk diberikan sanksi,” tegasnya.

Pada bagian lain, dalam rapat pimpinan kemarin juga terungkap proyek jalan menuju “Negeri di Atas Awan”, Citorek, Lebak, terancam tak mencapai target karena kondisi jalan yang cukup tinggi. “Sekarang sedang dibahas apakah memungkinkan selesai atau tidak. Tinggal 1,5 kilometer lagi,” ungkap Mahdani.

Dari total anggaran Rp78 miliar untuk betonisasi jalan sepanjang delapan kilometer, sisa pekerjaan tinggal 1,5 kilometer lagi. Apabila pekerjaan tak terkejar sampai akhir tahun, maka akan dilanjutkan tahun depan. “Keputusannya nanti, sedang dibahas. Kalau terkejar bisa diperpanjang,” terangnya.

Sementara Wakil Gubernur Andika Hazrumy mengatakan, masih ada 40 hari waktu untuk penyelesaian pekerjaan. Saat ini, Pemprov sedang menginventarisasi penyerapan anggaran dan realisasi fisik. “Kami minta OPD untuk memperhatikan 40 hari ini baik realisasi fisik maupun penyerapan anggaran,” ujarnya. (nna-den/alt/ags)

Tags: DPRD BantenPemprov Banten
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Pawai Taaruf MTQ Meriah, Wujudkan Masyarakat Berkarakter Qurani

Next Post

Kasus JLS Cilegon, Kejati Kantongi 3 Calon Tersangka

Next Post
JLS Ditangani Kejari dan Kejati, Walikota: Saya Belum Tahu

Kasus JLS Cilegon, Kejati Kantongi 3 Calon Tersangka

DPW PPP Banten

DPW PPP Banten Apresiasi Keputusan DPP PPP Memberhentikan Agus dan Taj Yasin

Jumat, 30 Oktober 2026 16:52
Jonatan Christie final Hylo Open 2026

Jonatan Christie dan Tiwi/Fadia Lolos ke Final Hylo Open 2026, Indonesia Amankan Dua Tiket

Minggu, 1 November 2026 09:20
Tiket Kereta Jarak Jauh

Pemesanan Tiket Kereta Jarak Jauh Dibuka, KAI Ajak Warga Rangkasbitung Rencanakan Perjalanan

Minggu, 1 November 2026 13:49
Operasi Patuh Maung 2026

Hari Ketujuh Operasi Patuh Maung 2026, Polda Banten Sasar Pasar Lama dan Rutan Serang

Minggu, 1 November 2026 12:05
Kadin Cilegon

Kadin Cilegon Perkuat Sinergi dengan Forkopimda Hadapi Gempuran Investasi

Sabtu, 31 Oktober 2026 17:06
Prakiraan Cuaca Banten Sabtu 31 Oktober, Tujuh Wilayah Berpotensi Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Banten Sabtu 31 Oktober, Tujuh Wilayah Berpotensi Hujan Ringan

Sabtu, 31 Oktober 2026 07:36
Rangkaian Kegiatan Sosial Chandra Asri Group Selama Ramadhan, Salurkan Bantuan Sosial dan Fasilitasi Mudik Gratis

Rangkaian Kegiatan Sosial Chandra Asri Group Selama Ramadhan, Salurkan Bantuan Sosial dan Fasilitasi Mudik Gratis

Selasa, 17 Maret 2026 13:49

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Anggota Fraksi PDIP Ari Muhtadi

Anggota DPRD Kabupaten Serang Fraksi PDI Perjuangan Ari Muhtadi, Putra Daerah yang Ingin Bangun Tanah Kelahiran Lewat Jalur Politik

by Ahmad Rizal Ramdhani
Minggu, 1 November 2026 18:08
0

SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- Kursi legislatif DPRD Kabupaten Serang saat ini banyak diisi oleh wajah-wajah baru. Salah satunya ialah Ari Muhtadi, Legislator muda...

JAMKUSTIK

JAMKUSTIK Untirta Jadi Wadah Kembangkan Bakat Musik, Hadirkan 18 Band

by Haidaroh
Minggu, 1 November 2026 18:04
0

SERANG – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Klasik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) baru saja menggelar acara yang bertajuk JAMKUSTIK atau...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.