TANGERANG – Program Kampung Keluarga Berencana (KB) gencar dilakukan Pemerintah Kabupaten Tangerang di seluruh desa yang tersebar di 29 kecamatan. Dari program tersebut, Desa Pangkat, Kecamatan Jayanti menjadi Kampung KB terbaik. Bukan hanya tingkat kabupaten, melainkan tingkat nasional.
Kepala Desa (Kades) Pangkat Ahmad Judin bercerita, prestasi tersebut didapat bermula dari adanya program peningkatan peranan wanita menuju keluarga sejahtera (P2WKSS) dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Tangerang pada 2017. “Program tersebut berfokus di Kampung Waru. Setelah program itu ada, kemudian muncul Kampung KB yang fokus pada peningkatan kualitas hidup perempuan mulai dari aspek pendidikan, kesehatan dan kebersihan lingkungan,” katanya saat ditemui di kantornya, Selasa (5/11).
Setelah terbentuk, kemudian mengikuti lomba Kampung KB tingkat kabupaten pada 2018 dan berhasil menjadi juara I. “Sebelumnya kami juga ikut serta dalam lomba gerakan sayang ibu (GSI) mewakili kecamatan di tingkat kabupaten. Alhamdulillah juara I dan berikutnya kembali juara I di lomba Kampung KB pada tahun yang sama di tingkat Provinsi Banten,” terang Judin.
Karena prestasi tersebut, Desa Pangkat dipilih mewakili Provinsi Banten untuk bersaing dengan daerah lain dalam perlombaan Kampung KB tingkat nasional pada Juli 2019. Desa Pangkat masuk dalam jajaran empat terbaik dengan daerah lain. Yakni Cilacap mewakili Jawa Tengah, Malang mewakili, Jawa Timur, Bandung mewakili Jawa Barat dan Desa Pangkat Kabupaten Tangerang mewakili Banten.
“Dengan masuk jajaran empat terbaik nasional, Desa Pangkat menjadi desa percontohan nasional,” papar Judin yang menjabat Kades periode 2015-2021 itu.
Lebih lanjut, Judin mengungkapkan, prestasi tersebut didapat tidaklah mudah. Terberat, meningkatkan kesadaran warga untuk memperhatikan tingkat kesejahteraannya sendiri, misalnya cukup memiliki dua anak. “Selain itu, kesehatan dan kebersihan lingkungan juga menjadi penilaian Kampung KB. Butuh proses dan waktu yang panjang untuk meningkatkan kesadaran warga, tetapi alhamdulillah saat ini mulai terlihat perkembangannya. Banyak warga yang mau memasang alat kontrasepsi dan menjaga lingkungannya tidak kumuh dan bersih dari sampah,” ungkapnya.
Di sisi lain, Pemdes Pangkat juga berupaya keras agar bisa menjadi desa percontohan nasional. Bentuknya, melalui sarana prasarana yang mendukung. Di antaranya membentuk pendidikan anak usia dini (PAUD), Posyandu, dan taman publik berbagai fasilitas seperti tempat bermain, lapangan olahraga dan taman asri yang saat ini memasuki tahap finishing.
Di sisi lain, pembangunan infrastruktur fisik diakui Judin sudah mencapai 99 persen. Pembangunannya berupa pavingblock, betonisasi, saluran pembuangan air limbah (SPAL), jembatan, dan sarana mandi cuci kakus (MCK). Ia berharap, Desa Pangkat lebih maju lagi. “Pada 2014 Desa Pangkat sempat dikatakan desa tertinggal, tapi sekarang sudah maju. Pembangunan infrastruktur sudah merata dan ke depan akan fokus pembangunan ekonomi. Semoga desa lebih maju dan bisa bersaing dengan desa lain di Kabupaten Tangerang,” pungkasnya. (pem/rb)









