slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Penghuni Huntara Korban Tsunami Selat Sunda di Pandeglang Kehabisan Beras

Redaksi by Redaksi
07-11-2019 10:52:37
in Berita Utama, Umum
Penghuni Huntara Korban Tsunami Selat Sunda di Pandeglang Kehabisan Beras
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

PANDEGLANG – Hampir setahun, kehidupan pengungsi korban tsunami Selat Sunda di hunian sementara (huntara) di Desa Teluk, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, masih memprihatinkan. Mereka kehabisan stok beras untuk keperluan makan sehari-hari.

Ada ratusan pengungsi yang tinggal di huntara. Mereka adalah korban tsunami Selat Sunda yang menghantam Banten pada 22 Desember 2018 lalu.

Baca Juga :

Program Serang Digital Bisa Mudahkan Masyarakat Urus Administrasi

Raperda Lingkungan Hidup dan Persampahan Segera Rampung di Masa Sidang II 

Jual Miras, Ruko di Ciruas Disegel Satpol PP

165 Layanan Pemkot Serang Bisa Diakses di Serang Digital

Penghuni huntara, Asmainah menceritakan, sudah beberapa hari tidak ada stok beras untuk kebutuhan makan. Suaminya yang berprofesi sebagai nelayan masih belum melaut karena ikan yang ditangkap minim di musim kemarau. “Melaut sedang paceklik, enggak bisa diandalkan,” katanya.

Ia mengaku, para penghuni huntara sudah menyampaikan kekurangan stok beras kepada pihak kecamatan, tetapi  belum ada respons. “Sudah tahu orang kecamatan juga,” katanya.

Dihubungi terpisah, Camat Labuan Atep Purnama mengatakan, bantuan jaminan hidup berupa uang Rp10 ribu per orang per hari untuk dua bulan sudah disalurkan Pemkab. “Belum lama ini bantuan jadup (jaminan hidup) sudah diberi untuk kebutuhan warga yang tinggal di huntara Desa Teluk sebanyak 248 kepala keluarga. Terkecuali beras,” katanya.

Kata Atep, pihaknya sudah mengusulkan ke Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Pandeglang untuk mengatasi kebutuhan beras korban tsunami di huntara. “Sudah diusulkan ke Ketapang (Dinas Ketahanan Pangan-red), “ katanya.

Dihubungi melalui telepon seluler, Kepala DKP Kabupaten Pandeglang Mohamad Amri membantah, pihaknya menyediakan beras untuk kebutuhan para korban tsunami di huntara. “Soal beras mah di BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah-red),” katanya.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pandeglang Surya Darmawan menerangkan, untuk kebutuhan hidup warga yang tinggal di 1.071 unit huntara sudah diberikan berupa jadup. “Sudah diberikan bantuan berupa jadup. Tetapi, kan enggak selamanya diberi bantuan agar mereka mandiri,” katanya.

Kata dia,  untuk kebutuhan beras, pihaknya sedang mengusulkan ke DKP Pandeglang dan DKP Banten.

Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) belum membangun 709 unit hunian tetap (huntap) di Panimbang bagi penghuni huntara. Sebab, terkendala lahan Pemprov Banten belum bisa menyediakan lahan 63,8 hektare untuk pembangunan sarana tempat tinggal tersebut.

Asda Bidang Ekonomi Pembangunan (Ekbang) Pemkab Pandeglang Indah Dinarsiani mengatakan, Pemprov Banten belum melakukan pembayaran ganti rugi lahan untuk pembangunan huntap. “Lahannya sudah ada, tetapi belum dilakukan pembayaran oleh Pemprov Banten,” katanya.

Indah mengaku, belum mengetahui anggaran yang dikeluarkan Pemprov untuk membayar ganti rugi lahan itu. “Selain menggunakan tanah negara, ada juga tanah warga yang digunakan, makanya dilakukan ganti rugi,” katanya.

Indah memastikan, pembangunan huntap bisa langsung dikerjakan jika lahan yang dibutuhkan sudah tersedia. “Sebetulnya sudah siap dilakukan pembangunan. Hanya saja memang untuk lahannya belum selesai sehingga pembangunan belum bisa dilakukan. Tetapi, dari segi anggaran dan lainnya sudah siap semua,” katanya.

Kepala Seksi (Kasi) Rehabilitasi dan Rekonstruksi  BPBD Kabupaten Pandeglang Lilis Sulistiati berjanji akan berkoordinasi dengan Pemprov dan BNPB agar pembangunan huntap segera dilakukan. “Dari awal persoalan kita di lahan untuk huntap,” katanya.

Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (DPRKP) Provinsi Banten M Yanuar mengatakan, proses pembebasan lahan huntap tinggal proses bayar, sebab lahan dan anggarannya sudah siap. “Targetnya akhir Oktober 2019 sudah dibebaskan semua. Namun, ada persoalan teknis pembayaran yang membuat pembebasan lahan mundur dari target,” kata Yanuar.

Ia menjelaskan, persoalan teknis yang dihadapi terkait teknis pembayaran pembebasan. Pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) Banten meminta agar lahan huntap dibayar terlebih dahulu untuk selanjutnya diterbitkan surat pelepasan hak (SPH). Sementara, Pemprov ingin sebaliknya, sesuai peraturan gubernur (pergub) yang berlaku.

“Menurut BPN bayar dulu baru keluar SPH. Tapi, aturan di pergub, SPH dulu baru dibayar. Ini kita koordinasi dulu dengan BPN,” jelasnya

Agar ada titik temu, Pemprov sudah berkirim surat ke BPN terkait persoalan tersebut. “Apa pun keputusan BPN kita jalankan. Mudah-mudahan awal November ini semua pembebasan lahan huntap sudah selesai,” ungkapnya.

Setelah lahan dibebaskan, selanjutnya BNPB yang membangun huntap lebih dari 700 tempat tinggal, dengan luas lahan masing-masing 90 meter persegi dengan tipe bangunan 36/90. “Pemprov hanya memiliki kewenangan untuk pembebasan lahan. Sementara untuk proses pembangunan fisiknya dilakukan oleh pemerintah pusat (BNPB), termasuk rancangan site plan atau rencana tapaknya,” urainya.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Doni Monardo menyampaikan rencana pembangunan huntap untuk warga terdampak bencana tsunami di Kabupaten Pandeglang terancam molor. “Kita masih menunggu pembebasan lahan selesai. Kalau sudah selesai, langsung kita bangun,” kata Doni saat meninjau selter tsunami di Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, beberapa waktu lalu. (her-den/alt/ira)

Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Titip Keamanan Pilkada 2020 di Banten

Next Post

Korban Kerusuhan Wamena Asal Kota Serang Dapat Modal Usaha

Related Posts

Program Serang Digital Bisa Mudahkan Masyarakat Urus Administrasi
Kota Serang

Program Serang Digital Bisa Mudahkan Masyarakat Urus Administrasi

by Nahrul Muhilmi
Selasa, 26 Mei 2026 13:22

SERANG,RADARBANTEN.CO.ID - Serang Digital disebut menjadi salah satu program untuk kemudahan bagi masyarakat dalam mengurus berbagai kebutuhan administrasi pemerintah. Wali...

Read moreDetails

Raperda Lingkungan Hidup dan Persampahan Segera Rampung di Masa Sidang II 

Jual Miras, Ruko di Ciruas Disegel Satpol PP

165 Layanan Pemkot Serang Bisa Diakses di Serang Digital

Lantik 5 Pejabat Eselon II, Bupati Butuh Pejabat Bekerja Cerdas

DPRD Cilegon Soroti Lambatnya Respons PT MCCI, Singgung Ledakan Bukan Kali Pertama Terjadi

Ketua DPRD Banten Fahmi Hakim Apresiasi WTP ke-10, Ingatkan APBD Harus Berdampak bagi Rakyat

Terdampak Ledakan, Dua Karyawan PT MCCI Alami Luka Bakar dan Patah Tulang

Polres Serang Ringkus Tiga Maling Spesialis Bobol Rumah

Paska Ledakan di PT MCCI, Wali Kota Cilegon Minta Perusahaan Bertanggung Jawab Penuh

Next Post
Korban Kerusuhan Wamena Asal Kota Serang Dapat Modal Usaha

Korban Kerusuhan Wamena Asal Kota Serang Dapat Modal Usaha

Untuk Bersaing, Pemprov dan Pemkab Harus Tingkatkan SDM

Untuk Bersaing, Pemprov dan Pemkab Harus Tingkatkan SDM

Selama Pilkada, Polres Tingkatkan Patroli Cyber

Selama Pilkada, Polres Tingkatkan Patroli Cyber

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Program Serang Digital Bisa Mudahkan Masyarakat Urus Administrasi

Program Serang Digital Bisa Mudahkan Masyarakat Urus Administrasi

Selasa, 26 Mei 2026 13:22
Raperda Lingkungan Hidup dan Persampahan Segera Rampung di Masa Sidang II 

Raperda Lingkungan Hidup dan Persampahan Segera Rampung di Masa Sidang II 

Selasa, 26 Mei 2026 13:19
Jual Miras, Ruko di Ciruas Disegel Satpol PP

Jual Miras, Ruko di Ciruas Disegel Satpol PP

Selasa, 26 Mei 2026 12:55
165 Layanan Pemkot Serang Bisa Diakses di Serang Digital

165 Layanan Pemkot Serang Bisa Diakses di Serang Digital

Selasa, 26 Mei 2026 12:42
Lantik 5 Pejabat Eselon II, Bupati Butuh Pejabat Bekerja Cerdas

Lantik 5 Pejabat Eselon II, Bupati Butuh Pejabat Bekerja Cerdas

Selasa, 26 Mei 2026 12:31

DPRD Cilegon Soroti Lambatnya Respons PT MCCI, Singgung Ledakan Bukan Kali Pertama Terjadi

Selasa, 26 Mei 2026 12:01
Program Serang Digital Bisa Mudahkan Masyarakat Urus Administrasi

Program Serang Digital Bisa Mudahkan Masyarakat Urus Administrasi

Selasa, 26 Mei 2026 13:22
Raperda Lingkungan Hidup dan Persampahan Segera Rampung di Masa Sidang II 

Raperda Lingkungan Hidup dan Persampahan Segera Rampung di Masa Sidang II 

Selasa, 26 Mei 2026 13:19
Jual Miras, Ruko di Ciruas Disegel Satpol PP

Jual Miras, Ruko di Ciruas Disegel Satpol PP

Selasa, 26 Mei 2026 12:55
165 Layanan Pemkot Serang Bisa Diakses di Serang Digital

165 Layanan Pemkot Serang Bisa Diakses di Serang Digital

Selasa, 26 Mei 2026 12:42
Lantik 5 Pejabat Eselon II, Bupati Butuh Pejabat Bekerja Cerdas

Lantik 5 Pejabat Eselon II, Bupati Butuh Pejabat Bekerja Cerdas

Selasa, 26 Mei 2026 12:31

DPRD Cilegon Soroti Lambatnya Respons PT MCCI, Singgung Ledakan Bukan Kali Pertama Terjadi

Selasa, 26 Mei 2026 12:01

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Program Serang Digital Bisa Mudahkan Masyarakat Urus Administrasi

Program Serang Digital Bisa Mudahkan Masyarakat Urus Administrasi

by Nahrul Muhilmi
Selasa, 26 Mei 2026 13:22

SERANG,RADARBANTEN.CO.ID - Serang Digital disebut menjadi salah satu program untuk kemudahan bagi masyarakat dalam mengurus berbagai kebutuhan administrasi pemerintah. Wali...

Raperda Lingkungan Hidup dan Persampahan Segera Rampung di Masa Sidang II 

Raperda Lingkungan Hidup dan Persampahan Segera Rampung di Masa Sidang II 

by Ahmad Rizal Ramdhani
Selasa, 26 Mei 2026 13:19

SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- DPRD Kabupaten Serang menargetkan dua Rancangan Peraturam Daerah (Raperda) segara rampung di masa sidang ke II.  Dua macam Raperda...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak