CIKEUSAL -Penataan RT 08 RW 02, Kampung Panenjoan, Desa Cikeusal, Kecamatan Cikeusal, terus dilakukan warganya. Tim juri memberikan beberapa catatan untuk warga Panenjoan. Namun, saat ini, warga fokus menata dan membangun saluran pembuangan air atau drainase di kampungnya.
Ketua RT 08 RW 02, Kampung Panenjoan, Usman mengaku, penataan lanjutan langsung dilakukan setelah mendapat masukan dari tim juri. Pemuda Panenjoan dilibatkan.
“Sesuai dengan masukan dari tim juri, kampung kami masih perlu menata tempat sampah, melakukan penghijauan di halaman rumah-rumah warga, serta menata sanitasi saluran air,” terang Usman kepada Banten TV (grup Radar Banten), Jumat (22/11).
Untuk tahap awal penataan, sebelum penilaian tahap kedua, Desember nanti, warga Panenjoan akan merampungkan pembangunan saluran drainase di kampungnya. Alasannya, kegiatan ini membutuhkan waktu lebih banyak dibandingkan penataan tempat sampah dan penghijauan.
“Untuk penghijauan, secara bertahap, benih dan tanaman yang diinginkan mulai dikumpulkan untuk dibagikan kepada warga. Sedangkan untuk tempat sampah, kita juga mulai mengumpulkan tong cat plastik untuk tempat sampah atau pun pot tanaman yang juga akan dibagikan ke warga,” kata Usman.
Sementara, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Cikeusal Andi Suhandi menyampaikan, penataan lanjutan yang dilakukan warga agak tersendat. Soalnya, banyak pemuda Panenjoan yang selama ini menjadi penggerak warga, sudah mulai bekerja. Oleh karena itu, penataan lanjutan dilakukan secara bertahap.
“Kita yakin, penataan Kampung Panenjoan bisa rampung sebelum penilaian tahap kedua pada 10 Desember mendatang,” harap Andi. (rio/ang/don/ira)









