SERANG – Curah hujan tinggi melanda wilayah Kota Serang beberapa bulan belakangan menyebabkan sejumlah ruas jalan berlubang. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Serang tidak dapat berbuat banyak sehingga perbaikan hanya sebatas tambal sulam.
Pantauan Radar Banten di beberapa ruas jalan. Seperti halnya di Jalan KH Amin Jasuta, Lontar Baru; Jalan Kelapa Dua, Kagungan; dan Jalan Kagungan, Lontar Baru. Kemudian Jalan Sayabulu, Serang juga dilakukan perbaikan. Tumpukan material batu, alat berat sedang, dan sejumlah petugas terlihat memperbaiki jalan berlubang. Ada sebagian yang rampung dikerjakan.
Raudatul Aulia, salah seorang warga Serang mengatakan, perbaikan jalan berlubang berlangsung sejak awal pekan. Petugas menurunkan batu dan papan informasi perbaikan jalan di titik jalan berlubang. “Selasa (3/3) mulai datang itu batu. Sekarang sudah diperbaiki. Tapi baru batu saja belum diaspal,” ujarnya saat berbincang dengan Radar Banten, Kamis (5/3).
Pria yang berasal dari Kelurahan Unyur itu mengaku senang. Namun, menyayangkan perbaikan jalan belum dilakukan pengaspalan. “Senang, jadi tak takut kena lubang. Cuma itu baru batu saja. Bagusnya mah pakai aspal,” terangnya.
Ditemui terpisah, Kepala PUPR Kota Serang M Ridwan mengatakan, perbaikan jalan dilakukan baru sebatas menutup lubang-lubang menggunakan material batu. Untuk pembangunan dan peningkatan jalan, ia mengaku sedang menuju proses lelang. “Sementara ini masih menggunakan batu. Sambil menunggu lelang APBD 2020,” ujarnya.
Tahun 2020 ada beberapa ruas jalan yang ditingkatkan, terutama jalan-jalan utama. Untuk Jalan Amin Jasuta, Kaloran Baru, Jalan Ciracas-Dalung, akan melakukan pemeliharaan tahun ini. Peningkatannya baru akan dilaksanakan tahun depan dengan beton. “Tentu kami ingin semuanya dalam kondisi baik, tapi akan dilakukan secara bertahap,” katanya.
Selain pembangunan yang dibiayai APBD Kota Serang, ada juga yang dibiayai dana alokasi khusus (DAK) dari APBN sebanyak dua ruas jalan dan bantuan keuangan dari APBD Provinsi Banten sebanyak dua ruas. “Salah satunya Jalan Amin Jasuta. Kalau untuk pemeliharaan jalan sudah mulai,” terangnya.
Walikota Serang Syafrudin mengakui di awal tahun ini banyak masyarakat mengadu terkait jalan rusak. Ia pun berharap, PUPR cepat merespons tiap keluhan. “Saya meminta PU segera merespons. Kalau proses lelang masih berjalan, PU mencari solusinya,” katanya.
“Tahun 2020 ini ada beberapa ruas jalan yang akan dibangun, baik peningkatakan maupun pemeliharaan,” pungkasnya. (fdr/air/ags)








