CURUG – Warga Lingkungan Kadengkolan, RT 13 RW 03, Kelurahan Kemanisan, Kecamatan Curug, berniat mencuri nilai tinggi untuk kategori partisipasi masyarakat terbaik Lomba Resik Lan Aman (LRLA) Kota Serang 2020. Ibu-ibu dan pemuda Kadengkolan menyatakan kesiapannya untuk bergotong royong membenahi lingkungan mereka.
Ketika Radar Banten mengunjungi Kadengkolan, Kamis (19/3) siang, belasan ibu-ibu memborong pot bunga dari pedagang keliling yang menggunakan mobil pickup. Menurut mereka, pot-pot bunga itu untuk menanam tanaman jenis sayur di pekarangan rumah masing-masing.
“Saya beli sepuluh pot. Biar rumahnya bagus, banyak pohonnya,” cetus Suranah, salah satu ibu rumah tangga warga Kadengkolan..
Pembelian pot ini menggunakan uang pribadi warga Kadengkolan. Ibu-ibu tersebut mengaku semangat karena bibit tanaman seperti cabai, jahe, tomat, dan terong telah disediakan oleh Ketua RT 13 RW 03, Lingkungan Kadengkolan, Samsudin beserta para pemuda kampung ini.
“Karena minim anggaran, kami swadaya. Saling bantu dan saling gotong royong,” ujar Samsudin.
Warga Kadengkolan, kata Samsudin, telah bergotong royong membersihkan pekarangan rumah masing-masing pada pekan lalu. Kegiatan warga selanjutnya, akan dilakukan oleh ibu-ibu. Mereka akan menata tanaman. Sementara, bapak-bapak dan pemuda Kadengkolan akan membuat pagar dan gapura.
“Senin (23/3), kita mau ada acara Isra Mikraj. Jadi, mulai gotong royong lagi Rabu (25/3),” jelas Samsudin.
Ia menargetkan, tiga pekan lagi, Kadeongkolan berubah lebih hijau dan rapi. “Dengan partisipasi banyak warga, mulai dari ibu-ibu, bapak-bapak, dan pemuda, saya yakin Kadengkolan bisa juara,” tandasnya.
Perkampungan yang dihuni oleh 160 jiwa dari 64 kepala keluarga (KK) ini belum dilengkapi tempat pembuangan sampah sementara. Selama ini, warga membuang sampah ke lahan kosong seluas sekira 7 x 5 meter persegi. Lahan kosong ini berada di bagian belakang Kadengkolan.
“Supaya rapi, sampahnya kami masukin karung dulu. Nanti, diangkut untuk dibuang ke tempat lain,” kata Samsudin.
Keterbatasan ini tidak membuat Samsudin pesimis. Dengan keikutsertaan Kadengkolan dalam LRLA, ia mengaku tetap optimistis, warganya bisa menjadi lebih tertib dan sadar pentingnya kebersihan lingkungan. (mg06/don)










