CIPOCOK JAYA – Penataan lingkungan RT 02 RW 010, Kelurahan Penancangan, Kecamatan Cipocok Jaya, terus berlanjut. Warga salah satu RT di Lingkungan Lebak Gempol ini melakukan persiapan jelang Lomba Resik Lan Aman (LRLA) Kota Serang 2020 tanpa melanggar imbauan physical distancing.
Ketua RT 02 Jaenudin mengakui, kegiatan warga membuat pagar bambu serta mengecat tembok selokan dan paving block sempat terhenti. Warga mengikuti larangan untuk berkumpul guna memutus penyebaran virus corona.
“Awalnya, warga gotong royong dari bikin pagar hingga pemasangan dan pengecatan pagar. Tapi akhirnya berhenti karena ada imbauan dari pemerintah soal virus corona,” ujar Jaenudin, Senin (13/4).
Di tengah physical distancing, warga RT 02 tergerak untuk kembali bergotong royong menata lingkungannya. Warga melakukannya setelah merasakan bahwa penataan lingkungan yang terhenti, telah mengubah wajah kampungnya. Setidaknya, suasana RT 02 menjadi lebih enak dipandang.
“Sekarang, pengecatan selokan dan pemagaran dilakukan warga di halaman rumah masing-masing. Jadi imbauan pemerintah tidak dilanggar, penataan tetap lanjut,” tukas Jaenudin.
Siasat yang dilakukan warga RT 02 agar tidak melanggar larangan pemerintah, jelas Jaenudin, adalah dengan melakukan kegiatan berbeda. Jika ada warga yang mengecat tembok selokan, tetangganya membuat pagar bambu. Tindakan ini dilakukan warga RT 02 yang rumahnya berada di pinggir jalan.
“Jadi, semua enggak ngumpul. Masing-masing aja penataannya,” jelas Jaenudin.
Ketua RW 010 Sahroni membenarkan jika warga RT 02 antusias menyambut LRLA. Hal itu terjadi karena warga merasakan perubahan setelah bergotong royong menata lingkungannya.
“Dulunya mah kumuh. Sekarang, setelah ditata, jadi enggak kumuh lagi. Lebih enak dilihat lah,” tegas Sahroni. (rio/don)









