SERANG- Sebanyak 223 pekerja migran asal Banten di Malaysia telah dipulangkan. Hingga Juli mendatang, pemulangan para pekerja migran terus berlangsung.
Ratusan pekerja migran dari Malaysia itu telah dikembalikan ke kabupaten/kota di Banten. Di antaranya, Kabupaten Pandeglang 16 orang, Kabupaten Lebak 13 orang, Kabupaten Tangerang 74 orang, Kabupaten Serang 94 orang, Kota Cilegon satu orang, Kota Serang 23 orang, dan Kota Tangerang Selatan dua orang.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Banten Al Hamidi mengatakan, gelombang pemulangan pekerja migran itu berlangsung hingga Juli mendatang. Selain itu, anak buah kapal (ABK) dan pelajar/mahasiswa di luar negeri juga dipulangkan.
“Gelombang pemulangan pekerja migran Indonesia sampai Juli. Tapi saya gak berani sebut jumlahnya,” kata Al Hamidi, Jumat (1/5).
Katanya, Disnakertrans masing-masing kabupaten/kota akan menjemput pekerja migran tersebut. Nanti, setiap pekerja migran yang pulang dicek terlebih dahulu kesehatannya. “Pulang dari luar negeri harus ada surat keterangan, tapi sebelum turun juga sudah diperiksa. Ada juga surat keterangan dari negara asal,” terangnya.
Menurutnya, pemulangan para pekerja migran Indonesia berasal dari negara-negara yang menerapkan lockdown. Dan itu akan menjadi tantangan bagi Pemprov. Soalnya, pekerja migran yang tidak kembali bekerja, akan menjadi pengangguran. (Rostina)
Perkuat Kapasitas dan Semangat Pengabdian, 125 Kader Gerindra Pandeglang Ikut Diklatsar
PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kabupaten Pandeglang mengutus sebanyak 125 kader untuk mengikuti Pendidikan dan Pelatihan...
Read moreDetails









