slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Iuran BPJS Naik Lagi, Warga Makin Terbebani

Redaksi by Redaksi
03-07-2020 14:31:07
in Berita Utama, Umum
Iuran BPJS Naik Lagi, Warga Makin Terbebani

Warga mengantre untuk mendaftar keanggotaan BPJS Kesehatan di kantor BPJS Serang, Kota Serang, beberapa waktu lalu.

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG – Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali menaikkan besaran iuran BPJS Kesehatan per 1 Juli 2020. Kenaikan iuran berlaku untuk peserta mandiri atau Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU).

Kebijakan ini tertuang dalam Peraturan Presiden (PP) Nomor 64 Tahun 2020 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Presiden Nomor 82 tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan. Berdasarkan beleid itu, iuran kepesertaan mandiri kelas I akan naik dari Rp80 ribu menjadi Rp150 ribu per peserta.

Baca Juga :

Tujuh Tahun Ai Cuci Darah Ditanggung BPJS Kesehatan Tanpa Kendala, Berharap Program Tetap Ada

Gandeng Posbankum, BPJS Kesehatan Perkuat Perlindungan Hukum Bagi Masyarakat

500 Peserta BPJS PBI Kota Serang Ajukan Reaktivasi, Diberi Waktu 3 Bulan

Pasca Lebaran, Wakil Bupati Intan Tinjau Pelayanan dan Fasilitas RS Insan Nusantara Rajeg

Sementara iuran mandiri kelas II naik dari Rp51 ribu menjadi Rp100 ribu per peserta per bulan. Sedangkan iuran Mandiri kelas III naik dari Rp25.500 per peserta per bulan menjadi Rp35 ribu per peserta per bulan.

Naiknya iuran BPJS Kesehatan membuat warga di sejumlah daerah di Banten yang menjadi peserta mandiri merasa semakin terbebani. Ini lantaran, saat ini keadaan ekonomi makin sulit akibat wabah Covid-19.

Uska Lesmana, salah seorang warga mengaku terbebani dengan kebijakan tersebut. Ia mengaku saat ini makin sulit mendapatkan penghasilan sejak wabah Covid-19.

“Buat kebutuhan sehari-hari aja sekarang sudah pas-pasan,” ujarnya, Kamis (2/7).

Hal senada diutarakan oleh Yuliawati. Ia merasa terbebani karena pendapatan suaminya semakin berkurang saat Covid-19.

“Gaji suami saya lagi dikurangi pak sekarang, buat biaya utama aja lagi kekurangan,” katanya.

Ia menilai kenaikan iuran BPJS Kesehatan saat wabah Covid-19 belum tuntas tidak bijak dan tidak berpihak ke masyarakat.

Keluhan serupa diungkapkan Furkon, warga Desa Sindanglaya, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang. Menurutnya, kenaikan iuran BPJS Kesehatan yang dua kali lipat itu tidak tepat saat masa pandemi Covid-19. “Sekarang ekonomi masyarakat lagi susah-susahnya, kok malah ditambah susah sama pemerintah,” katanya.

Selain itu, kata dia, pelayanan rumah sakit untuk pengguna BPJS juga terkadang dibedakan dengan pelayanan umum. Karena itu, ia berencana akan mengurus penurunan kelas ke BPJS Kesehatan. “Kita bayar kelas satu, tapi pelayananya sama saja, bayarnya saja mahal, jadi mending turun kelas sekalian,” ujarnya.

Senada disampaikan warga Kecamatan Mancak Rizal. Menurutnya, tujuan BPJS Kesehatan untuk solusi kesehatan masyarakat, bukan malah menjadi beban bagi masyarakat. “Sekarang kan BPJS jadi beban, sakit enggak sakit kita harus bayar, terus bayarannya juga mahal,” katanya.

Salah seorang peserta BPJS Kesehatan Kelurahan Unyur, Kecamatan Serang, Juju mengaku telah menurunkan kelasnya dari kelas I ke kelas II. Penurunan kelas berkaitan dengan kenaikan iuran bulanan BPJS Kesehatan di luar kemampuannya. “Sebelumnya kelas I bayar Rp80 ribu. Kemudian naik Rp160 ribu. Kemudian turun lagi. Sekarang naik lagi ke Rp150 ribu. Jadi saya memilih turun kelas,” ujarnya saat berbincang dengan Radar Banten, kemarin.

Menurut Juju, sebelumnya sempat terpikir tak mengaktifkan kepesertaan BPJS Kesehatan karena naiknya iuran. Namun, karena layanan kesehatan penting, akhirnya setelah berbincang dengan keluarga akhirnya tetap menjadi peserta BPJS Kesehatan. “Saya tiga orang. Bayangkan kalau tidak turun kelas. Bayarannya naik. Kalau kelas I aja sekarang bayarnya Rp450 per bulan. Makanya turun ke kelas II,” terangnya.

Juju menyayangkan iuran BPJS Kesehatan terus mengalami kenaikan. Tapi, ia berharap BPJS Kesehatan terus meningkatkan pelayanan pada peserta. “Kalau ada uang mah enggak jadi masalah naik juga. Kondisinya lagi begini. Mudah-mudahan saya mah tetap terbayar iuran kepesertaan,” katanya.

PERGESERAN PESERTA

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Serang, Dasrial mengatakan, keluarnya kebijakan penyesuaian iuran membuat adanya pergeseran peserta pada segmen kelas. “Memang kejadian (pergeseran-red) segmen kelas telah terprediksi sebelumnya. Tapi persentasenya tidak terlalu banyak,” katanya.

Kata Dasrial, penyesuaian tarif baru sesuai dengan Perpres Nomor 64 Tahun 2020 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan mengatur mengenai penyesuaian besaran iuran peserta JKN-KIS. “Saat ini iuran kelas III Rp42.000 tapi yang dibayar segmen mandiri kelas III yang dibayar tetap Rp25.500 disubsidi Rp16.500 oleh pemerintah. Berlaku sejak 1 Juli,” katanya.

Dasrial menjelaskan, penyesuaian ini lebih detailnya untuk segmen mandiri yang mendaftar satu keluarga. Kalau ada masyarakat segmen mandiri tidak terjangkau kemampuan finansialnya dengan kelas I dan II, sangat dimungkinkan beralih ke Kelas III. “Sebenarnya kalau untuk benefit kelas I dan II itu benefit-nya non medis seperti kamar perawatan, sedangkan pelayanan medisnya sama,” terangnya.

“Kalau sekarang baru berjalan dua hari, tapi kalau kami perkirakan sebenarnya yang kelas I dan II sama diposisi iuran di Januari. Kemudian tiga bulan kemudian turun. Dan Juli iurannya dibawah Januari,” tambah Dasrial. (fdr-bam-jek/air)

Tags: BPJS Kesehatan
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Kantor Imigrasi Serang Canangkan Pembangunan

Next Post

Relawan Ati Terus Tumbuh

Related Posts

Tujuh Tahun Ai Cuci Darah Ditanggung BPJS Kesehatan Tanpa Kendala, Berharap Program Tetap Ada
Cilegon

Tujuh Tahun Ai Cuci Darah Ditanggung BPJS Kesehatan Tanpa Kendala, Berharap Program Tetap Ada

by Redaksi
Selasa, 9 Juni 2026 12:02

CILEGON,RADARBANTEN.CO.ID - Ruang hemodialisis Rumah Sakit Krakatau Medika (RSKM) Cilegon ramai oleh pasien cuci darah. Tak sedikit diantaranya adalah peserta...

Read moreDetails

Gandeng Posbankum, BPJS Kesehatan Perkuat Perlindungan Hukum Bagi Masyarakat

500 Peserta BPJS PBI Kota Serang Ajukan Reaktivasi, Diberi Waktu 3 Bulan

Pasca Lebaran, Wakil Bupati Intan Tinjau Pelayanan dan Fasilitas RS Insan Nusantara Rajeg

Alika Putri Ceritakan Kemudahan Berobat Menggunakan BPJS Kesehatan

BPJS Kesehatan Sediakan Layanan Gratis Bagi Pemudik

BPJS Kesehatan Siapkan Kemudahan Layanan Selama Libur Lebaran 2026

Warga Waringinkurung Akui BPJS Kesehatan Permudah Akses Berobat

Ibu Rumah Tangga di Cilegon Sukses Jalani Operasi Infeksi Kulit Berkat BPJS Kesehatan

Dinas Sosial Minta 95 Ribu Warga Kabupaten Tangerang Ajukan Reaktivasi PBI JKN

Next Post
Ratu Ati Masuk Elite Golkar

Relawan Ati Terus Tumbuh

Tingkatkan Produksi, TNI dan Distanbun Tanam Jagung di Cimarga

Tingkatkan Produksi, TNI dan Distanbun Tanam Jagung di Cimarga

BPKP Cek Hasil Audit Proyek JLS Cilegon

Penyidikan JLS Hampir Rampung

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Ahmad Aflahul Aziz menerima Surat Keputusan kepengurusan Karang Taruna Kota Cilegon periode 2026–2031 dari Sekretaris Jenderal PNKT Abdul Malik Haramain di Sekretariat PNKT, Jakarta, Selasa 7 Juli 2026.

Ahmad Aflahul Aziz Resmi Nahkodai Karang Taruna Kota Cilegon

Selasa, 7 Juli 2026 18:05
Koordinator pemberdayaan Masyarakat BNN Provinsi Banten Mita Mahatani.

BNN Banten Tes Urin 54 Calon Paskibraka Lebak

Selasa, 7 Juli 2026 17:52
Screenshot video Kebakaran Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Cilegon di Kelurahan Kubang Laban, Kecamatan Ciwandan, Selasa 7 Juli 2026 sore.

Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Cilegon Terbakar, Pegawai Berhamburan

Selasa, 7 Juli 2026 17:45
Anggota Fraksi Gerindra Jabat Plt Ketua Dekopinda Lebak

Anggota Fraksi Gerindra Jabat Plt Ketua Dekopinda Lebak

Selasa, 7 Juli 2026 17:33
Kantor BUMD Jamkrida Banten (Dok Radar Banten)

74 Orang Daftar Seleksi Direksi dan Komisaris BUMD Banten, Ini Rinciannya

Selasa, 7 Juli 2026 17:25
Kapolda Banten Irjen Pol Hengki

Kapolda Banten Pastikan Penanganan Kebakaran TPA Jatiwaringin Berjalan Optimal

Selasa, 7 Juli 2026 17:07
Ahmad Aflahul Aziz menerima Surat Keputusan kepengurusan Karang Taruna Kota Cilegon periode 2026–2031 dari Sekretaris Jenderal PNKT Abdul Malik Haramain di Sekretariat PNKT, Jakarta, Selasa 7 Juli 2026.

Ahmad Aflahul Aziz Resmi Nahkodai Karang Taruna Kota Cilegon

Selasa, 7 Juli 2026 18:05
Koordinator pemberdayaan Masyarakat BNN Provinsi Banten Mita Mahatani.

BNN Banten Tes Urin 54 Calon Paskibraka Lebak

Selasa, 7 Juli 2026 17:52
Screenshot video Kebakaran Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Cilegon di Kelurahan Kubang Laban, Kecamatan Ciwandan, Selasa 7 Juli 2026 sore.

Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Cilegon Terbakar, Pegawai Berhamburan

Selasa, 7 Juli 2026 17:45
Anggota Fraksi Gerindra Jabat Plt Ketua Dekopinda Lebak

Anggota Fraksi Gerindra Jabat Plt Ketua Dekopinda Lebak

Selasa, 7 Juli 2026 17:33
Kantor BUMD Jamkrida Banten (Dok Radar Banten)

74 Orang Daftar Seleksi Direksi dan Komisaris BUMD Banten, Ini Rinciannya

Selasa, 7 Juli 2026 17:25
Kapolda Banten Irjen Pol Hengki

Kapolda Banten Pastikan Penanganan Kebakaran TPA Jatiwaringin Berjalan Optimal

Selasa, 7 Juli 2026 17:07

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Ahmad Aflahul Aziz menerima Surat Keputusan kepengurusan Karang Taruna Kota Cilegon periode 2026–2031 dari Sekretaris Jenderal PNKT Abdul Malik Haramain di Sekretariat PNKT, Jakarta, Selasa 7 Juli 2026.

Ahmad Aflahul Aziz Resmi Nahkodai Karang Taruna Kota Cilegon

by Adam Fadillah
Selasa, 7 Juli 2026 18:05

CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Ahmad Aflahul Aziz resmi mengantongi Surat Keputusan (SK) kepengurusan dari  (PNKT) sebagai Ketua  Kota Cilegon periode 2026–2031....

Koordinator pemberdayaan Masyarakat BNN Provinsi Banten Mita Mahatani.

BNN Banten Tes Urin 54 Calon Paskibraka Lebak

by Nurabidin
Selasa, 7 Juli 2026 17:52

LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID - Sebanyak 54 calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Lebak mengikuti tes urin yang digelar Badan Narkotika...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak