SERPONG-DS (20), nekat membakar SZ (19), hingga tewas di sebuah kebun di Desa Suradita, Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang, Jumat (9/7). Perbuatan sadis pemuda lajang itu dipicu sakit hati lantaran lamarannya ditolak oleh korban.
Informasi yang diperoleh, sebelum kejadian tersebut, keluarga DS mendatangi kediaman SZ. Tujuannya untuk melamar korban. Tetapi, keluarga gadis yang dicintainya itu menolak lamaran tersebut.
Sakit hati atas penolakan tersebut, DS mengajak US (42), untuk membunuh SZ. Jumat (9/7) dinihari, DS dan US pun membawa korban ke sebuah kebun dan membakarnya hingga tewas.
“Sakit hati karena lamarannya ditolak. Tersangka satu pernah menjalin hubungan dengan korban, dan pada saat melamar korban, tersangka beserta keluarganya ditolak keluarga korban,” tutur Kapolres Tangsel AKBP Iman Imanuddin, Minggu (11/7).
Jasad korban yang terbakar ditemukan oleh penggarap kebun bernama Muslim (58), sekira pukul 06.00 WIB. Muslim mencurigai kepulan asap yang berasal dari lokasi kejadian.
Berdasarkan rekaman video yang beredar, tubuh korban tergeletak di antara pohon singkong di sekitar kebun. Tanah tempat penemuan korban kondisinya menghitam.
Tanah yang hangus membentuk lingkaran dengan diameter sekira dua meter. Ada sisa kain berwarna krem yang tidak terbakar sepenuhnya. Dalam video itu juga terlihat masih ada tulang tersisa di lokasi kejadian.
Polisi yang menerima informasi tersebut mendatangi lokasi kejadian. Jumat (9/7) malam, DS dan US pun diringkus polisi. “Besok (hari ini-red) kami rekonstruksi di TKP,” katanya.
Sementara Kapolsek Cisauk Ajun Komisaris Polisi (AKP) Chairul Rida menduga korban dibakar pada Jumat (9/7) subuh. “Jasad wanita sudah kita bawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur untuk diautopsi,” jelasnya. (rbnn/nda)








