SERANG – Musyawarah Cabang (Muscab) Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kabupaten Serang dinilai dipaksakan. Karenazl, ada beberapa tahapan yang dinilai tidak masuk akal.
Penggiat olahraga di Kabupaten Serang Supiyanto mengatakan, ada beberapa kejanggalan dalam penyelenggaraan Muscab PBVSI tahun ini. Antara lain legalitas penunjukan panitia. Seharusnya penunjukan panitia dilakukan oleh pengurus provinsi atau pengurus cabang. “Tapi, ini langsung dari KONI Kabupaten Serang,” katanya.
Anggota DPRD Kabupaten Serang ini mengatakan, tahapan penjaringan bakal calon juga terkesan dipaksakan. Pendaftaran bakal calon ketua hanya diberikan waktu tiga hari. “Itu pun hari kerjanya hanya satu hari, ini padahal tingkat kabupaten, bukan tingkat desa, ko sesingkat itu,” ujarnya.
Menurutnya, waktu pendaftaran sesingkat itu terkesan membatasi ruang bagi calon lain. “Terkesannya hak-hak untuk orang lain mendaftar sebagai calon dikunci dengan waktu pendaftaran yang sesingkat itu,” ucapnya.











