KRAMATWATU – Wisata alam Situ Tasikardi yang berlokasi di Desa Margasana, Kecamatan Kramatwatu, membutuhkan lampu penerangan. Hal itu guna meminimalisir tindakan kejahatan dan asusila pada malam hari.
Situ yang sempat tutup akibat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sudah dibuka kembali sejak minggu lalu kini dilengkapi wahana bebek-bebekan dan pengunjung mulai ramai. Para pedagang juga sibuk melayani pembeli. Namun jika malam hari, kawasan ini tampak gelap gulita.
Koordinator Pengelolaan Situ Tasikardi Jahidi mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Serang terkait peningkatan penataan Situ Tasikardi. “Kami butuh lampu penerangan,” kata Jahidi kepada Radar Banten, Sabtu (2/10)
Pada malam hari, lanjut dia, sering mendapati pasangan muda mudi di areal situ. Mereka dikhawatirkan melakukan tindakan tak terpuji. “Kami tentu khawatir, soalnya gelap kan,” ungkapnya.
Jahidi menambahkan, fasilitas yang perlu dibangun yaitu pagar besi yang lebih tinggi agar akses ke kawasan situ menjadi satu hanya melalui gerbang utama. “Kadang ada juga yang masuk lewat pager di sisi samping, kan susah ngontrolnya,” ujarnya.
Ketua Pengelola Situ Tasikardi Nahrawi mengatakan, pihaknya merasa miris melihat Situ Tasikardi yang sempat tutup dan kumuh. “Maka kami bangkitkan lagi, supaya potensi ini bisa dimaksimalkan,” kata Nahrawi.
Nahrawi memastikan, Situ Tasikardi perlu ditambah lagi sarana dan prasarananya. Begitu pula dengan peningkatan perawatannya. “Situ ini bermanfaat bagi lahan pertanian di wilayah Kramatwatu. Airnya sudah penuh, para petani bisa ambil air dari sini,” pungkasnya. (drp/bie)










