Di musim hujan seperti ini, kita perlu melakukan cara untuk menjaga kesehatan tubuh. Penyakit yang dipicu oleh virus, bakteri, ataupun kelelahan karena padatnya aktivitas memang tak kenal musim.
Temperatur udara yang tidak menentu menjadi tantangan, terutama kita yang tinggal di daerah tropis, penyakit yang umum terjadi adalah demam berdarah (dengue fever), pilek, dan flu. Maka itu, kesehatan tubuh perlu dijaga dengan baik saat musim hujan.
Menjaga kesehatan tubuh di musim hujan sebenarnya dapat dilakukan dengan cara yang sederhana. Namun seringkali karena segudang aktivitas, kita kerap abai terhadap masalah kesehatan.
Salah satu penyakit yang bisa menyerang saat musim hujan dan banjir adalah DBD. Nyamuk Aedes aegypti ini bertelur pada tampungan air bersih.
Penyebarannya secara mudah dari nyamuk Aedes aegypti, nyamuk betina yang telah terinfeksi virus dengue.
Virus tersebut berkembang di dalam tubuh nyamuk selama 8-12 hari dan bisa menularkan virus tersebut lewat gigitan dari satu orang ke orang lainnya. Demam berdarah hanya dapat ditularkan lewat nyamuk.
Tak hanya demam berdarah, musim hujan juga dapat menyebabkan penyebaran virus influenza dan rhinovirus penyebab pilek. Virus ini dapat secara mudah tersebar pada lingkungan tertutup. Misalnya, kita jadi lebih sering berada di rumah, sekolah, tempat kerja, saat musim hujan datang.
Dengan demikian peluang penularan penyakit dari satu orang ke yang lainnya akan tersebar lebih mudah. Virus dapat dilakukan melalui kontak fisik dan masuk ke sistem pernapasan.
Oleh karenanya, penting untuk menerapkan cara menjaga kesehatan dengan tepat di musim hujan.










