MALINGPING – Hujan deras yang mengguyur wilayah Malingping dan sekitarnya mengakibatkan 30 rumah di Kampung Bingluk, Desa Lebakjaha, Kecamatan Malingping, terendam banjir dengan ketinggian hingga 75 sentimeter. Untuk itu, sebagian warga memilih untuk mengungsi ke lokasi yang aman sambil menunggu banjir kembali surut.
Informasi yang dihimpun Radar Banten, hujan deras mulai mengguyur wilayah Malingping sekira pukul 13.00 – 15.00 WIB. Akibatnya, air dari saluran irigasi Cilangkahan I meluap ke pemukiman penduduk. Apalagi, di sana ada saluran irigasi yang jebol dan sedang dalam penanganan Pemprov Banten. Untuk itu, air dari irigasi tumpah ke pemukiman dan merendam puluhan rumah di Kampung Bingluk.
Camat Malingping Lingga Segara membenarkan, puluhan rumah di Malingping terendam banjir kurang lebih tiga jam. Pukul 17.30 WIB, banjir sudah surut dan masyarakat Kampung Bingluk telah kembali ke rumahnya masing-masing.
“Jadi, di kampung tersebut ada saluran irigasi Cilangkahan 1 yang jebol dan sedang ditangani. Karena curah hujan tinggi, air dari irigasi tumpah semua ke perkampungan dan merendam 30 rumah,” kata Lingga Segara kepada Radar Banten, kemarin.
Mantan Camat Muncang ini menginformasikan, telah menyampaikan laporan terkait bencana banjir di Lebakjaha, Malingping, kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial (Dinsos) Lebak. Harapannya, ada bantuan tanggap darurat yang disalurkan kepada masyarakat yang terdampak banjir.










